Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Pengalaman mengajar smk dan pj teknis

2011 pernah ngontrak rumah lalu bekerja di pbf obat jadi di daerah abdurahman saleh, jaraknya cukup dekat tinggal jalan kaki, disini saya merasa lagi bukan layaknya apoteker tapi sebagai administrasi dan tukang angkat2 barang hehe, sampai2 pernah jatuh dari tangga karena pusing kecapekan, lagi2 bertahan disini hanya 3bulan, ada kejanggalan disini dimana kesepakatan gaji awal adalah 1juta 750ribu tapi pas gajian hanya dikasih 1juta 250ribu.
Sama halnya dengan apotek kerja sebagai penanggungjawab teknis harus ada rekomendasi dari ikatan apoteker indonesia, perijinan dari dinas kesehatan kota, dinas kesehatan propinsi dan balai besar pengawas obat dan makanan, sertifikat kompetensi apoteker, surat tanda registrasi apoteker juga surat ijin kerja apoteker dan perjanjian kerjasama dengan direktur perusahaan dari notaris. Berarti sudah 3x nih punya akte notaris hehe, dan tentunya surat pembatalan kerjasama dengan perusahaan sebelumnya.
Di pbf atau pedagang besar farmasi barang2 dan obat2an …

Pengalaman Mengajar mahasiswa D1 dan APA

Taun 2010 aku pernah mengajar di  lembaga asisten keperawatan, mata kuliah yang kuajarkan adalah etika keperawatan, administrasi keperawatan dan mikrobiologi.

Hari pertama ngajar kuingat diriku duduk barengan mahasiswa dan mahasiswi baru, eh ada yang ngajak kenalan dari smu mana, kujawab aja dari smu jabar, nah begitu kelas dimulai dia agak kaget kok ternyata dosen pengampunya.
Mahasiswa dan mahasiswi ada yang antusias, yang ngantuk pun ada, yang cuma liatin wajah ya ada, yang ngelamun sama mainin hp juga ada, tapi kalau dengan tegas kita melarang biasanya pada nyimak kok, mahasiswa waktu itu cuma berjumlah 20 orang karena ini lembaga pelatihan kerja yang nantinya jadi asisten perawat, ngajar disini cuma setengah semester tepatnya 3bulan, sayang dihentikan karena yang punya yayasan terkena stroke sehingga biaya operasinal tidak ada biaya, di samping itu mahasiswi ada yg keluar karena hamil di luar nikah juga malah keluar karena tidak ada biaya.

Padahal biaya cukup murah, kita dosennya…

Wisata pantai bandengan jepara

Gambar
Dari semarang ke jepara hanya sekitar 2jam lebih, di jalan banyak yang jual duren sekitar 25 ribuan dan rambutan 2 ikat 15 ribu.
Pantai bandengan bisa untuk banana boat dan naik perahu keliling pantai, karena ombaknya kecil. Di pesisir pantai bisa ngambilin cangkang kerang siput dan terumbu karang yang sudah tidak hidup. Bisa untuk hiasan dalam meja yang ada pasir2an.

Tiket masuk pantai bandengan ini murah hanya 3 ribu rupiah per orang plus parkir mobil 3 ribu rupiah juga.




Makan siang di rumah dahar mbak wien tempatnya lumayan adem karena dari bambu dan atap jerami termasuk makan ayam penyet, jeruk anget, orange kiss (mangga campur jeruk), es jeruk, tempe mendoan, terung penyet, nasi uduk buat 4 orang hanya 91 ribu rupiah.