Pantai Parangtritis pesonanya tak lekang oleh masa




Aku dan suamiku suka banget pantai, birunya langit, pasirnya, deburan ombak di pantai, wah booster mood deh.
Terakhir kami kesini pas SMP remaja hihi.
Setelah pantai Parangtritis muncul di AADC 2, dan terakhir itu kita ke pantai Klayar Pacitan dan Bandengan Jepara Desember 2015 lalu hehe, lalu pantai Marina Semarang Februari 2016.
Menurutku setiap pantai memiki pesona dan daya tarik sendiri-sendiri.


Boleh foto disini, kalau pas gak ada yang jaga sih gratis, kalau yang jaganya datang kudu bayar 5 ribu rupiah hehehe.
Kita mah gratis dong ya.
Pantai Parangtriris terletak di Kabupaten Bantul,  kawasannya dekat pantai Depok. 


Dari hotel RedDoorz Casa Grande tempat kami menginap, sekitar 1 jam nyampe sini.
Seneng banget kalau udah liat laut dan pasir dari kejauhan, udaranya yang khas, kaki nempel pasir, dan suara deburan ombak bagai nyanyian merdu.


Nah dengan parkir mobil 20 ribu rupiah, dan tiket per orang 5 ribu rupiah, kita sudah bisa menikmati pantai sepuasnya, tapi dilarang keras berenang di pantai, kalau mau renang boleh di kolam renang pinggir pantai ini.


Kolam renangnya ada 2, mungkin buat anak dan dewasa, dan sepertinya bayar lagi.


Bersih ya pasirnya, liat deh biru laut dan langit seolah menyatu, jangan lupa membumi dan melangitkan doa juga bersyukur ya.


Bisa juga main paralayang disini, entah berapa ya sewanya.
Nah karena perjalanan jauh dari Semarang, dan kami menginap, bangun tidur itu mata merah dan kering. Kalau travelling pasti aku selalu bawa INSTO dry eyes, yang warna hijau, jadi mata kembali segar dan gak merah lagi.
Nah kalau kerja di kantor banyak depan komputer, aku suka pakai INSTO dry eyes yang biru, agar mata terjaga kelembabannya.


Ada tower untuk penjaga pantai. Bisa juga naik delman/andong, kalau males jalan kaki, sambil menikmati angin pantai sepoi-sepoi. Ada ATV juga, lupa menyanyakan berapa rupiah naik delman dan sewa ATVnya.


Nah tiap sudut pantai terdapat foto booth, boleh kok foto sendiri asal sebelum penjaganya datang hihi.


Nah kita kan datang pagi, mungkin yang punya booth bunga-bunga ini belum datang.


Kalau ada diusir pasti haha, gimana mau ke pantai parangtritis menikmati keindahan alam, murah meriah menyenangkan.


Ada yang jualan kelapa dan beraneka makanan di pinggir pantai, dekat toilet sih ya, jangan lupa siapin 2 ribuan buat ke toilet sekedar buang air atau mandi dan cuci kaki abis main pasir.


Liat juga video youtubeku ya, jadi pengen balik lagi ke pantai parangtritis bawa keluarga besar deh, ortu, adik, ponakan 😊.

Komentar

  1. Aku terakhir ke Parangtritis kapan ya...udah lama banget deh kayaknya. Pengen kesana euy, bawa keluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum mbak ika libur lebaran nanti ya ke parangtristis seru 😊

      Hapus
  2. Dari jaman temenku masih sehat sampai sekarang udah nggak ada, masih belum kelakon ke sini. Padahal dulu jaman almarhum masih kuliah di Jogja pernah ngajak ke sini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga almarhum temannya sudah mendapatkan tempat terbaik di sisi Alloh, hayuk atuh mas nuno ke parangtritisnya bareng keluarganya atau temannya yang lain, seru pastinya 😊

      Hapus
  3. Dulu kesini terakhir SMP haha kemarin sempet mau kesitu tapi ga jadi ternyata udah agak beda. Paling pas kalau bukan hari minggu jadi agak sepi ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya waktu itu saya sabtu kesananya, iya lebih bersih sekarang dan ada kuda itu sama photo booth

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca blog saya
Mohon tidak meninggalkan link hidup

Postingan populer dari blog ini

Operasi katarak di rsi sultan agung dengan bpjs

Delman resto semarang

Miss Pink Kitty Cafe and Shop Semarang