Tuesday, July 17, 2018

WISATA dan KULINER di AH POONG SENTUL

July 17, 2018 1 Comments

Weekend kemarin, aku dan suamiku wisata kuliner ke Ah Poong Sentul Bogor. Kenapa memilih Ah Poong karena semua kuliner tersedia disini, sekaligus bisa menikmati taman dan sungai sekitarnya bikin segar.  Tiket masuknya hanya 10 ribu rupiah bisa ditukar dengan air mineral atau teh botol. Parkir pun flat hanya 5 ribu rupiah. Saking komplitnya bahkan ada salon nih di dalam mobil pink itu heuheu. Bisa juga family gathering dengan outbond yang tersedia di Ah Poong. 


Ah Poong Sentul ini juga banyak spot keren yang sangat instagramable. Bisa naik perahu keliling sungai, main pancing ikan, naik kereta-keretaan, juga bola air dan sepeda bebek air. Selain bisa bermain ortu dan anaknya, tersaji hidangan kuliner lezat dari tradisional sampai lintas negara. 


Ada Thai Tea, mie bakso, rujak, nasi kebuli, sate padang, cakwe, martabak, es duren, jus buah, tahu jegrot, siomay, batagor, mie soto bogor, soto ayam, es krim, cotton candy,  nasi bakar, nasi penyet, iga bakar dan masih banyak kuliner lainnya, kaya nemu surga makanan di Ah Poong. 


Kita mah ya hanya beli ini diicipin berdua heuheu. Ada siomay Bandung, tahu gejrot Cirebon, es potong Singapura, sate Padang, dan kembang tahu. Rasanya beneran enak deh, kuah sate padang yummy pas di lidah, es potong singapura juga bikin nagih, kita pilih rasa stroberry. Tahu gejrotnya gak pake cabe juga enak banget. Siomaynya menurut kita biasa saja,  tetep enak di Bandung asli hehe. Kembang tahunya pas di lidah kami, kembang tahunya lembut, kuahnya jahe dan gula merahnya pas. Kembang tahu kalau pas tinggal di Semarang namanya wedang tahu. Segini habis 130 ribu rupiah hihi. 


Bahkan maskot boneka besar Asean Games aja ada di Ah Poong. Indonesia sebagai tuan rumah, euforianya sudah terasa dimana-mana ya. Jalan-jalan mengitari Ah Poong sampai ujung nanti kita ketemu jembatan nemu taman yang teduh dengan pepohonan, asyik buat ngobrol bersama teman dan keluarga disini.


Nih spot favorit pengunjung berfoto bersama coosplay transformer dan patung ini juga robot besar. Di Ah Poong juga ada resto Tekko dan tempat bermain anak-anak. 

Ketemu teman suamiku beserta anak istrinya disini. Ngobrol ngalor ngidul sambil berfoto bersama. Juga makan donut  J-Co dan tahu Sumedang. Habis ini masih makan lanjut ikan kembung pesmol di rumahnya hehehe. 


Bahagia itu memang sederhana dan kita yang ciptakan. Jalan-jalan kesini perut kenyang, hati bahagia, siap menyambut hari kerja dengan semangat. Bahkan di Ah Poong yang suka belanja baju dan tas etnik juga asesoris ada disini dengan harga lumayan terjangkau. Jadi kepengen ngajakin keluargaku kesini nih.

Friday, July 13, 2018

HOTEL HORISON PEKALONGAN JATENG

July 13, 2018 7 Comments

Lebaran telah berlalu, tapi semangat ibadah di bulan Ramadhan dan silaturrahmi harus kita rutinkan setiap hari selama 11 bulan ke depan. Waktu mudik,  dari Jakarta ke Bandung lalu Garut dan Ponorogo juga mampir Semarang. Di jalan dengan menggunakan kendaraan roda empat, melelahkan jika sudah waktu Magrib jelang Isya. Ketika berangkat menuju Ponorogo dari Garut kita menginap di De Kusuma Reddorzs Yogyakarta. Dan pulangnya dari Ponorogo ke Jakarta kita menginap di Pekalongan. Tepatnya di Hotel Horison Pekalongan yang berada di Jl. Gajah Mada 11A Pekalongan 51118 Jawa Tengah. 


Sempat telepon ke hotel Horison di 02854499000 menanyakan kamar ada yang kosong, dan rate harga menginap semalam berapa, kata pihak Horison kalau standar  deluxe 700 ribuan rupiah, dan menyarankan kita agar pesan lewat Traveloka juga bayar via online. Langsung buka aplikasi Traveloka eh iya loh beda 300 ribuan rupiah, akhirnya kami pesan kamar Deluxe seharga 400 ribuan rupiah per malam dan bayar dengan internet banking dan untungnya token dibawa. Tiba di Hotel Horison Pekalongan setengah 7 malam, langsung beberesih diri dan solat.


Menurut kami Hotel Horison Pekalongan ini nyaman dan fasilitas tersedia semua. Dari restoran, kolam renang dan ruang meeting, bahkan disediakan dekat lobby TV berlayar super besar untuk nonton bareng piala dunia sepakbola. Ada Bengawan Resto yang makanannya enak-enak, ada ruang Muria room, Wilis room dan Krakatau Hall untuk meeting. Untuk meeting bisa pilih yang hanya coffea break, lunch dan bahkan ada dinnernya, harga mulai dari 55 ribu, 150 ribu, 180 ribu dan 280 ribu per pax minimal order untuk 20 ribu per pax. Ada juga paket Occupancy dengan fasilitas menginap untuk 1 orang kamar deluxe dengan 2x coffea break, 1x lunch dan 1x dinner 860 ribu per pax,  dan fasilitas menginap untuk 2 orang sebesar 585 ribu rupiah per pax. Fasilitas meeting lainnya ada sound system, white board, board marker, mineral water+candies, memo pad+pen,TV monitor 32 inch, dvd player,  LCD 1000 lumens,  laser pointer,  backdrop, MC, solo organ. 


Makanan dari citarasa tradisional sampai western ada di Hotel Horison Pekalongan. Ada pisang keju coklat dan nasi goreng Bengawan yang yummy. Kalau kita porsi segini kebanyakan jadi dihabiskan berdua, segini cuma 70 ribu rupiah loh. 


Ada tea and coffea set, lengkap dengan kopi, krimer, teh dan gulanya plus 2 botol air mineral. Ada meja rias plus kursinya. Ada kulkas kecil di bawah meja rias, isinya beli sendiri bisa diisi buah atau cemilan atau soft drink heuheu. 


Kamar mandinya lengkap dengan toiletries, sabun sampo, sikat gigi dan pasta gigi juga shower cup. Hair dryer dan air hangat di shower juga tersedia. Penting banget kalau sudah capek di perjalanan pas mandi air hangat. Closet duduk dan handuk bersih juga tersedia. 


Kamar yang tersedia tinggal deluxe yang smoking area, sayang nih pas masuk asap rokoknya masih tercium, setelah beberapa saat menghidupkan AC dan menyalakan blower kamar mandi dengan pintu kamar mandi terbuka baru hilang deh. Kasur yang tersedia pun doble bed heuheu. Ya pada full maklum Lebaran banyak yang menginap karena kelelahan. Kalau di kasih pewangi ruangan akan lebih nyaman lagi nih. 


Karena sarapan biasanya tersedia agak siang, saya dan suami sehabis solat Subuh dan mandi langsung berangkat menuju Jakarta, padahal pengennya staycation dulu dan berenang hehe. Jadi kita sarapan soto tauto Pekalongan depan hotel Horison. Dekat parkiran juga ada yang jualan daster dan celana batik khas Pekalongan. Dan tersedia ATM center di area parkir hotel Horison Pekalongan. Parkiran juga cukup luas, ada traditional massage, aroma therapy massage dan body care massage, rate harga dari 249 ribu,  279 ribu sampai 349 ribu rupiah. Jadi Hotel Horison Pekalongan bisa banget nih untuk staycation bersama keluarga dan pasangan.


Friday, July 6, 2018

KUNTUM FARMFIELD BOGOR

July 06, 2018 19 Comments

Wah gak terasa sudah weekend lagi ya, jadi teringat Sabtu lalu nih, aku dan suamiku ke Bogor. Tepatnya ke Kuntum Farmfield, yang berlokasi di Jalan Raya Tajur 291 Bogor Jawa Barat. Dari rumahku di Jakarta Timur kesini butuh waktu satu jam,  karena jalan lumayan ramai. Di Kuntum Farmfield kembali ke alam, bebas bahan kimia dan ramah lingkungan. Cukup dengan membayar tiket masuk Rp 35.000/orang, kalau kita rombongan minimal 20 orang. Jika tidak rombongan, tiket Rp 40.000/orang.


Di Kuntum Farmfield lapangan parkirnya luas, bahkan bis saja bisa masuk. Untuk parkir tidak bayar lagi, cuma kalau mau kasih Rp 2.000 ke mamang yang jaga disitu dan bantu memarkirkan.  Buka setiap hari Senin-Minggu jam 08.00-18.00 WIB. Setelah membeli tiket di loket tiket dan menunjukkan kepada petugas kita bisa ambil topi caping setelah pintu masuk, agar tidak kepanasan di dalam. 


Sebetulnya kesini itu mau meet up dengan mbak Dedew,  karena sejak aku pindah Jakarta sudah lama tidak ketemu.  Nah Sabtu pagi japri mbak Dedew ada di rumah ortunya atau ada acara, mbak Dedew bilang mau ke Kuntum Farmfield. Tadinya aku dan suamiku abis dari rumah ortu mbak Dedew mau ke De'Ranch Puncak, tapi ternyata tempat kita meet up tempat wisata juga. Eh nyampe sana ternyata ada keluarga besar mbak Dedew.  Karena sudah niat ketemu gak apalah ikutan gabung hihi. 
Jadi malahan kita ikutan rombongan wisata mbak Dedew bersama keluarga besar sekaligus makan-makan.  Aku jadi malu cuma bawa oleh-oleh buku antologi pertamaku hihi. 


Di Kuntum Farmfiled juga banyak pohon Tiin/Ara yang banyak khasiatnya. Buah Tiinnya gak boleh dipetik, tapi ada beberapa buah yang jatuh ke tanah, kuambil karena penasaran. Rasanya seperti perpaduan buah sawo dan jambu biji merah. Beda memang dengan yang sudah dibikin seperti manisan di Arab sana. Tempatnya memang asri,  orang tua dan anak-anak bisa bersenang-senang disini. Ada kolam ikan bisa mancing disini,  juga tersedia kolam ikan kecil untuk arena anak-anak menangkap ikan dengan ayakan plastik. 


Di Kuntum Farmfield juga kita bisa beli susu,  dan dikasih dot buat diberikan kepada para domba lucu ini. Ada ayam, angsa, bebek, sapi juga disini. Anak-anak mah happy aja kasih susu ke kambing atau domba ini. Aku pun mencoba ngasih, cuma si embe pada kenyang karena ada rombongan anak TK yang sebelumnya kasih susu bersamaan hehehe. 


Kuntum Farmfield juga menyediakan bibit bunga krisan, kaktus dan tanaman hias juga buah sawo yang bisa kita beli. Ikan emasnya gede-gede dan lele putih pun tersedia di kolam-kolamnya. Beneran ini mah ternak ikan, domba, dan sapi disini subur.  Menurutku selain kembali ke alam, disini kita bisa juga edukasi buat anak-anak atau keponakan kita, tentang binatang, tanaman dan buah-buahan. 


Disini pun tersedia oleh-oleh, dari beras organik, aneka keripik, buah pepaya, macam-macam bumbu dapur pun tersedia. Bahkan ada kantin untuk jajan membeli makan siang atau cuma minuman dan snack saja. Jika rombongan bisa pesan gazebo disewa sekaligus dengan menu makanan lengkap minumannya untuk keluarga besar atau kumpul arisan. Menu yang tersaji contohnya ada ayam goreng, lalap sambel, sayur asem ikan asin, tahu goreng, dan minuman cendol. 


Kalau cuma berdua atau keluarga kecil bisa juga makan di resto yang tersedia dekat dengan tempat parkir. Sembari menuju keluar bisa membeli bibit tanaman. Gimana  besok weekend nih, ajakin keluarga ke Kuntum Farmfield yuk. 

Tuesday, July 3, 2018

BENTO STICK SO GOOD

July 03, 2018 11 Comments


Lebaran dan Ramadhan sudah berlalu, aneka hidangan masakan Lebaran khas pasti tersaji di setiap ruang makan keluarga.  Opor ayam, rendang, sate, ketupat, sambel goreng kentang, atau lontong dan buncis cabe hijau. Masakan Lebaran memang lezat dan banyak kalorinya. Tetapi anak-anak biasanya hanya ngemil satenya saja dengan kerupuk atau emping goreng. 

Waktu Lebaran kemarin selepas Solat Idul Fitri dan ziarah ke makam keluarga, hidangan khas Lebaran kami santap dengan lahap. Para keponakan sesudah salaman dan terima angpau, mereka juga pengen makan nasi.  Selain sosis dan baso juga nasi goreng, favorit anak-anak adalah nugget. Untung deh bisa beli ke swalayan dan minimarket dekat rumah ortuku Nugget So Good. 

Kenapa harus nugget So Good, karena nugget So Good terbuat dari ayam pilihan, banyak mengandung protein, vitamin dan mineral, dan diolah dengan hygienis. Biasanya aku buatkan sup baso So good dikasih sayuran dan telur burung puyuh buat para keponakan. Tetapi momen Lebaran yang banyak anjangsana ke rumah-rumah, soan ke nenek, para tante dan lainnya,  harus menyiapkan makanan praktis dan tetap bergizi juga mudah dibawa ke wadah bekal. Jadi pilihanku kemarin jatuh kepada 'Chicken Stick So Good premium'.


Buat Azkia keponakan perempuanku aku buatkan Bento Stick So good, berbentuk kupu-kupu. Sayurannya tetap ada dong buncis dan paprika yang manis gak pedas. 


Buat Azka, keponakan laki-lakiku aku buatkan Bento Stick So good berbentuk panda dan sayuran buncis juga. 


Karena di jalan juga kita cukup lama macet, aku juga buatkan cemilan buat Azka, Azkia dan Aruna, tahu baso dan Chicken Stick So Good Premium goreng. 

Nah ini dia cara bikin Bento Stick So Good, mudah dan praktis. 


Goreng dulu dengan minyak baru Chicken Stick So Goodnya, lalu angkat dari wajan setelah matang kuning keemasan dan tiriskan, simpan di piring.


Kemudian masak nasi dengan rise cooker, nasinya dibanyakin airnya jadi agak lembek, biar gampang dicetak,  wadah yang ada di dapur adalah bentuk Panda dan Kupu-kupu. Begitu nasi matang ketika masih panas langsung masukkan ke cetakan, agar tidak lengket nantinya, wadah cetakan dikasih air matang sedikit. Lalu masukkan nasi ke wadah, kasih Chicken Nugget Stick So Good dan tambahkan nasi lagi di atasnya, sampai tertutup sempurna, dan padatkan nasi di cetakan ya. 


Lalu tuang nasi di cetakan ke piring, kemudian hias dengan saus tomat agar menyerupai kupu-kupu dan panda.


Biar ada sayurnya, aku bikin buncis paprika, buncis manis dan paprika tidak pedas. Dengan bumbu kecap manis dan sedikit garam, masaknya ditumis dikasih air matang setengah gelas,  lalu tuang dua sendok makan kecap dengan sedikit garam, angkat ketika buncis dan paprika sudah empuk. Paprika itu dikasih kecap gini rasanya seperti tomat. 


Nah itu dia resep mudah dan praktis dariku yang bikin para keponakanku ini makan lahap selama Lebaran kemarin, Azkia, Azka dan Aruna. Ibu-ibu mau mencoba resep ini buat buah hati tercinta, bisa untuk meningkatkan nafsu makan di rumah karena bentuknya lucu, atau bekal ke sekolah, bisa juga saat bepergian dengan si kecil. 







Thursday, June 28, 2018

Review Buku I'AM SARAHZA

June 28, 2018 19 Comments
Mbak Hanum Rais dan Mas Rangga Almahendra adalah sepasang suami istri yang berjuang selama 11 tahun untuk memperoleh buah hati. Mereka sudah ikhtiar secara tradisional baik akupuntur dan pijat juga dengan herbal, dan melakukan inseminasi sebanyak 4 kali juga program IVF/bayi tabung sebanyak 6 kali. Luar biasa perjuangan mereka untuk menjemput buah hati. Allah selalu menguji hambanya sesuai kemampuannya. Pertemuan keduanya sudah jodoh yang tertulis di Lauhul Mahfuz. Jika mbak Hanum menyerah tidak menyelesaikan kuliah dokter giginya mungkin tidak ketemu mas Rangga, ibunya yang mendukungnya. Sama halnya denganku dulu di 2007 jika setelah tidak jadi menikah dengan beberapa pria yang meminang ke rumah, tapi mamahku malah mensupport ayo ambil kuliah profesi lagi nanti ketemu jodohmu, dan betul ketemu suamiku. 

Sejak dari menerbitkan buku 99 Cahaya di Langit Eropa, aku membeli dan membacanya, langsung jadi buku favorit, dan mendorong alasanku makin kuat untuk berumrah bersama suamiku di tahun 2013. Kenapa tulisan itu adalah amal jariyah karena bisa menginspiraai orang lain yang membacanya, alasan ini juga yang membuat aku sering nulis di blogku ini sejak 2015. Buku mbak Hanum yang lainnya aku pun suka, Bulan Terbelah di Langit Amerika, Berjalan di Atas Cahaya dan Faith and City. Karena cara menuturkan lewat tulisan yang bikin aku ikut hanyut di dalamnya aku suka dengan tulisan mbak Hanum. Dan dari beberapa medsosnya dan karyanya mbak Hanum,  aku pun baru tahu bahwa mbak Hanum dan suaminya tengah berjuang mendapatkan anak kandung. 



Sudah lama aku ingin beli dan baca buku I'am Sarahza ini, Ramadan tahun ini Ramadan kesepuluh dan mudik kesepuluh dalam rumah tanggaku, rasanya sedih sekali ketika mudik kembali berdua. Sampai aku pernah menulis status di Facebookku yang panjang tentang ini agar orang lain tidak menanyakan hal tentang anak saat Lebaran nanti. Ya bagi sesama pejuang garis dua, kadang menangis bukan berarti depresi, tapi gak tahu harus usaha apa lagi, ketika berdoa sampai sajadah basah sama halnya dengan mbak Hanum dan suaminya, aku pun punya pendukung terbesar yaitu mamah bapakku. Ya kalau mbak Hanum dan mas Rangga pernah tinggal di Austria dan Jakarta juga sekarang Yogya. Kalau aku dan suamiku pernah di Semarang dan sekarang Jakarta. 

Ada lagi ketika harus kasih kado ke sepupu, adik, kakak atau teman kerja dan tetangga, disaat beli baju atau asesoris bayi, suka kepengen beli atau dalam hati kapan ya beliin buat anak sendiri. Sama halnya dengan mas Rangga dan mbak Hanum yang bahkan beli perlengkapan bayi, dan baju hamil. Aku pun pernah beli celana karet khusus ibu hamil dua malah dan sabuk hamil, kalau udah progmil biasanya dipake karena perut juga jadi gendut. Setelah kupakai dan gak hamil kuhibahkan saja ke dompet dhuafa heuheu. 

Ikhtiar yang sudah kulakukan program dengan obat penyubur kandungan di Semarang dengan beberapa dokter kandungan di RS ternama di Semarang, sampai ketika membaca bagian mbak Hanum harus ditiup rahimnya alias hidrotubasi aku pun pernah di tahun 2011 dua kali tiup rahim nyeri luar biasa cenat cenut ngilu, sehingga untuk ketiga kalinya tidak kulakukan setelah tiup rahim yang kedua aku mau pingsan. Ketika mbak Hanum menuturkan masuk ke ruang Inseminasi itu tembok ruang operasi yang dingin, aku pernah merasakannya di tahun 2016. Dan gagal, sedih rasanya aku pun merasakannya, menangis berdua ketika dokter menyampaikan penempelan tidak terjadi dan menyuruh mencoba lagi untuk dua kali inseminasi baru kemudian bayi tabung. Di tahun 2014 juga aku pernah disarankan Laparoskopi. Di buku I'am Sarahza ini mbak Hanum menjelaskan Laparoskopi karena polip rahim dan tubanya hancur satu setelah IVF yang kelima. Aku waktu disarankan malah memilih mundur dan cari dokter lain. 

Sampai akhirnya di 2011 pernah SIS dan HSG di 2013, baca buku I'am sarahza aku seolah flash back mengingat kembali apa yang sudah kulakukan bersama suamiku untuk ikhtiar memperoleh keturunan. Dengan membaca buku ini aku yakin Allah menguji kita sesuai kemampuan, biaya untuk program kehamilan baik di Indonesia maupun luar negeri tidak pernah dicover asuransi. Harus uang pribadi, capek antri dokter, lelah disuntik dan menelan pil penyubur itu, bayar konsultasi dan tindakan,  semua tidak murah. Mbak Hanum dan mas Rangga mengeluarkan biaya sudah ratusan juta rupiah, sementara aku dan suami baru puluhan juta rupiah. Betul kata mbak Hanum di buku ini, kadang kalau perempuan selalu merasa tersudut dan paling banyak tindakannya dibandingkan dengan pria. Tetapi faktor kehamilan adalah perpaduan dari usaha suami istri yang berperan di dalamnya. 


Ada beberapa kalimat di buku ini yang membuat aku menitikkan air mata saat membacanya. Ya peran suami yang kadang kena semprotan kita saat kita mens lagi heuheu. Peran orangtua yaitu ibu bapak, aku pun merasakan doa dan support merekalah yang selalu mendampingi kita. 
Aku sangat terharu ketika Pak Amien Rais bernazar dan berjalan kaki, itulah kasih seorang Ayah. Aku pernah merasakannya ketika Bapakku turut sedih ketika inseminasiku gagal di 2016 lalu, sejak 2012 setelah ibadah haji Bapak menjadi aktif di mesjid menjadi ketua DKM untuk mengisi pensiunnya, dengan harapan doa untukku supaya lekas hamil segera diijabah Allah. Ibu mbak Hanum yang walau terkena Bell palsy, tetap mendampingi mbak Hnum IVF keenam klinya di Surabaya bahkan sampai berhasil. Ini mengingatku pada mamahku yang ingin aku pindah ke Jakarta supaya mamah bisa mendampingi jika aku program hamil lagi. Betul sekali keyakinan seorang ibu terhadap kita membuat keinginan kita tercapai dan berhasil. Selama ada harapan selalu ada kehidupan, ternyata jika kita berhenti berharap, ruh anak kita di Lauhul Mahfuz bersedih. Akan kunanti Sarahzaku, sama seperti mbak Hanum dan mas Rangga aku yakin tetap berjuang bersama suamiku dan pasti Allah kasih rezekinya sebagai jalan keluarnya. 



Saat mbak Hanum depresi, selalu ada mas Rangga menemani dan Pak Amien juga Bu Amien yang mengingatkan untuk solat dhuha, solat malam, zikir dan mengaji Al-Quran.  Kalau aku sejak disuruh Laparoskopi dan mau nyoba Inseminasi lalu gagal jadi punya penyakit GERD, asam lambung meningkat sampai ke kerongkongan hingga muntah, stress kata dokter. Memang terkadang apakah kita terlalu sombong dan sudah dari hati tulus melakukan semuanya. Saat pasrah tawakal, menyempurnakan ikhtiar dan memaksimalkan doa disitulah keberhasilan itu akan datang, semakin Allah sayang kita semakin kita diuji keimanan. Ada kalanya iman melemah, tapi jika berhenti berharap dan menyerah kita berdosa karena putus asa. Allah tidak suka pada hambanya yang lemah. 

Mbak Hanum dan mas Rangga, selamat atas kelahiran Sarahza yang dinanti dengan penuh perjuangan, doa dan airmata. Terima kasih sudah menerbitkan buku I'AM SARAHZA yang membuatku dan suamiku semangat lagi untuk melakukan ikhtiar dan makin giat berdoa lagi. Ya betul sekali semua di dunia ini tidak ada yang kebetulan sudah tertulis di Lauhul Mahfuz, persinggahan kita di dunia ini, kebahagiaan dan kesedihan sudah tertulis. Bagaimana cara kita tinggal menjalani dan meraih ridha Ilahi agar semua keinginan kita tercapai. Allah bersama orang yang bersabar dan selalu solat. Cara Allah menghibur kita pun selalu bikin bahagia di atas sedihnya kita. Seperti mbak Hanum yang menjadi penulis best seller, mas Rangga menjadi profesor dan dosen pembimbing. Royalti buku untuk ikhtiar. Membuatku sadar ketika membaca buku ini, ingat kata Bapakku, doaku selalu diijabah Allah, hanya Allah mengabulkan sesuai kebutuhan kita dulu. Di tengah-tengah belum berhasil program hamilku dan deg-degan bulan depan positif apa enggak, Allah sudah kasih hadiah umrah dan rumah di 2013, motor dan bangun rumah di 2014, mobil  dan travelling ke Thailand gratis di 2015, 2016 wisata di Dieng setelah inseminasi gagal, 2018 pindah dari Semarang ke Jakarta, hutang lunas dan mobil inventaris yang kelak bisa dibeli dengan harga miring juga selalu ada rezeki untuk program kehamilan jutaan rupiah.  Nikmat Allah mana lagi yang aku dustakan. Membaca buku I'AM Sarahza semangat dan gak takut gagal seperti menemukan motivator nyata yang mengalami ujian lama diberi anak. Ini pun bentuk rezeki dari Allah yang patut kusyukuri. 


Thursday, June 7, 2018

Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur

June 07, 2018 33 Comments

Taman Mini Indonesia Indah yang dekat dengan Masjid At-Tiin dan Tamini Square, ternyata dekat dengan tempat tinggalku sekarang. Dulu, pada waktu kecil aku pernah ke sana bersama orang tuaku. Kami waktu itu mengunjungi Keong Mas. Duh, alangkah senangnya saat ini aku bisa berkunjung kembali bersama suamiku. 
Masuk ke dalam Keong mas juga bayar lagi, dan di dalamnya ada theater tiga dimensi. 


Ke Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur ini, seperti mengelilingi Indonesia dalam setengah hari heuheu. 
Karena setiap sudutnya berisi tentang rumah-rumah adat berbagai daerah di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. 
Rumah adat Sulawesi itu contohnya unik bukan. 
Indonesia memang kaya ya. 


Nah bahkan pura Bali aja ada di Taman Mini Indonesia Indah/TMII.
Tiket masuk TMII pun murah hanya dengan bayar 15 ribu rupiah per orang,  dan parkir mobil 15 ribu rupiah saja sudah bisa keliling TMII. 
Menurutku desain TMII mirip di daerah aslinya, jadi jika foto ya serasa di Sulawesi dan Bali, kece deh buat di posting di instagram. 



Taman wisata Legenda, ada bianglala, ada taman kupu-kupu, taman serangga di TMII,  ajak anak atau keponakan biar wisata sekaligus belajar, bisa banget di TMII. 


Kalau kita masuk ke dalam rumah adatnya, misalnya seperti rumah adat Sumatera ini,  di dalamnya ada piring keramik tempo dulu,  berbagai jenis pisau dan souvenir cantik yang bisa kita beli seperti miniatur rumah adat dari kayu. 
Masuk ke dalam kita harus melepas alas kaki, tapi gratis, bahkan di dalam rumah adat juga ada kain khas daerahnya yang dijual. Ada baju adat dan contoh pelaminan juga. 


Selain taman Legenda juga ada istana bermain anak di TMII,  bahkan ada Aquarium ikan air tawar. 
Masuk ke taman legenda, taman serangga dan istana bermain anak, bayar lagi tiket 10 ribu rupiah saja. 
Kita kalau tidak mau keliling jalan kaki, bisa keliling dengan mobil pribadi tanpa harus bayar parkir lagi, cuma ketika turun mobil diparkir dulu di tempat yang disediakan di setiap sudut TMII ya,  atau bisa juga dengan mobil wisata yang kita bayar lagi tiketnya. 

Aku melihat ada rel kereta api juga di sekeliling TMII,  cuma tidak melihat kereta apinya melintas,  hanya terparkir saja. 
Dan jika kita haus pun tersedia minuman yang bisa kita beli langsung, self service. 


Ada beberapa gedung di TMII yang biasa digunakan untuk pertemuan, rapat, bahkan wisuda, seperti di museum Garuda dan museum Penerangan. 
Ada pula sky world nih di TMII, bisa mengenal tentang luar angkasa disini. 
Tetapi masuk sky world bayar tiket lagi ya. 
Dan souvenir khas berbagai daerah di Indonesia pun tersedia di TMII, beli tapi ya heuheu. 


Di TMII juga ada museum reptil, museum transportasi, dari transportasi darat, udara dan laut, bahkan komplit dengan pesawat asli juga kapal lautnya loh, cocok kalau bawa anak-anak, biar tambah pintar anaknya,  ada museum perangko juga cocok yang suka koleksi perangko. 
Dan ingat setiap masuk museum  harus beli tiket masuk lagi ya, ada yang cuma 5 ribu rupiah,  bahkan ada yang cuma 4 ribu rupiah saja loh untuk satu orangnya. 
Sayang waktu kami kesana dari pagi sampai siang ada acara di TMII,  dan waktu keliling sudah jam mau tutup jam 4 sore. 
Kapan-kapan pengen masuk ke museumnya satu-satu. 


Ada wahana bermain air juga di TMII, bisa sewa sepeda air buat keliling danaunya,  dan ada kereta gantung juga kalau mau menikmati dari atas,  serasa keliling seluruh pulau di Indonesia. 
Bayar lagi tiketnya kalau mau naik kereta gantungnya. 


Di TMII juga ada contoh bangunan rumah ibadah,  ada mesjid,  ada gereja,  ada pura juga. Pokoknya tempat ibadah 5 agama yang ada di Indonesia. 
Wah mencerminkan Bhineka Tunggal Ika sekali TMII ini. 


Dan tempat solat pun ada di setiap sudut TMII,  dekat rumah adat Sumatera dan museum penerangan pun ada musola, lengkap dengan mukena dan sarungnya yang bersih. 
Ooh iya TMII ini diresmikan oleh almarhumah ibu Tien Soeharto pada 21 April 1985 silam. 
Wah bikin betah keliling wisata di TMII,  selain happy nambah wawasan juga. 
Bagaimana mau ngajak keluarganya Liburan Lebaran nanti ke TMII, tentunya sangat menyenangkan ya. 



Wednesday, June 6, 2018

Pantai Sigandu, Dolphin Center dan Mini Safari Batang

June 06, 2018 33 Comments

Mei lalu,  aku dan suami menuju Semarang sekalian lihat rumah dan membersihkannya, sekalian membayar STNK mobil. 
Berangkat Jumat dari Jakarta, pulang Sabtu,  nah mumpung besoknya masih ada libur Minggu, kita mampir Pantai Sigandu Batang. Alhamdulillah akhirnya ya bisa ke pantai Utara juga. Masuknya murah hanya dengan bayar tiket per orang 5 ribu rupiah dan parkir mobil 5 ribu rupiah sudah bisa menikmati keindahan pantai. Aku memang suka banget pantai dan gunung. 

Bikin refresh dan bersyukur masih bisa berjalan di atas hamparan pasir yang kerlap kerlip,  lihat deburan ombak,  nikmat dan bikin happy. Bisa bermain pasir di pantai dan berenang di pantai dengan pemandangan indah. 


Kalau kita jalan terus menyusuri sampai ujung pantai ada Batang Dolphin Center dan Mini Safari, masuk kesini ternyata bayar lagi tiket sebesar 30 ribu rupiah per orang. Berjalan-jalan sambil mengenal satwa liar dari 5 benua dan langka seperti di habitat aslinya,  ada zebra,  beruang madu,  Llama,  Gnu,  Emmu,  Waterbuck,  Nilgai,  Watusi,  dan Orangutan. 


Disini ada aquarium yang berisi berbagai macam jenis ikan dan reptil, ada lumba-lumba dan kura-kura, ada ikan Arapaima berasal dari sungai Amazon Amerika. 
Kalau yang bagian ular berbisa dan ular raksasa aku gak berani lihat karena takut dan geli heuheu. 
Penyunya bisa disentuh, besar dan terlihat lambat tapi berenangnya cepat loh. 

Ada Dolphin Show, sayang terlewat jamnya dan nunggu jam berikutnya kesorean,  lumba-lumba yang pintar dan lucu ini cukup puas dengan melihatnya bermain di aquarium. 
Bisa juga berinteraksi langsung dan berenang bersama mamalia cerdas ini. 
Kalau ajakin para keponakanku wah mereka pasti senang banget nih. 


Ada juga berbagai jenis burung yang lucu dari berbagai penjuru dunia di Kubah Burung. 


Ada unta, gajah, dan mainan anak juga tempat makan seafood. 
Bisa juga ikut menemani perawat satwa kalau pas saatnya diberi makan. 
Fun zone, ada satwa tunggang unta dan kuda,  wahana permainan, kereta mini dan gajah terbang. 



Bisa juga berfoto di area yang kece disini,  dan menikmati semangkuk mie ayam cuma 10 ribu rupiah, dan air kelapa muda 10 ribu rupiah. 
Ada juga pertunjukan aneka satwa,  bikin kita tertawa dengan tingkah lucu dan kepintaran anjing pudel, burung kakaktua, kucing dan linsang. 
Dan ada pula pertunjukan burung pemangsa, burung hantu memangsa sesuai habitatnya. 


Disini juga bisa berfoto dengan hewan kesayangan kita, dan bisa diabadikan,  foto dengn lumba-lumba, orangutan, kakaktua dan ular. 
Disini juga ada resto, cafe dan souvenir shop. 
Libur Lebaran sebentar lagi, bisa dijadikan destinasi wisata bersama keluarga nih.