Tuesday, November 21, 2023

Digitalisasi BRI Dan Pelaku UMKM

November 21, 2023 0 Comments

Inget BANK Rakyat Indonesia/BRI inget almarhum Bapakku, 
karena almarhum Bapak seorang Pensiunan Pegawai Negeri Sipil/PNS, dimana setiap bulan gajinya masuk ke rekening Bapak melalui BRI. Selain itu alasan Bapak almarhum pilih BRI, karena banknya dekat rumah jadi  tinggal jalan kaki ke depan kalau ambil gaji pensiunnya. Bapakku itu orangnya kreatif walau punya penghasilan tetap tiap bulan dari gaji PNS, dari sejak masih aktif sampai pensiun punya penghasilan sampingan dari sewa mesin molen untuk aduk semen, yang bangun rumah atau bangunan lainnya sering sewa ke Bapakku, dan karena hobinya permesinan, pernah juga buka bengkel di garasi rumah, dari jual beli mobil bekas sampai bengkel, dari perbaiki mobil, motor bahkan sepeda

Bahkan sampai Bapakku wafat di 2021 lalu, tak lepas dari urus-urus dokumen dan hak tunjangan almarhum melalui BRI. Dari uang tunjangan kematian, 3 bulan gaji full dan gaji pensiun diwariskan kepada Mamahku. Pokoknya Alhamdulillah dari ambulans, pemakaman, untuk batu nisan dan sampai tahlil 100 harinya ada cukup dari tunjangan itu. BRI pun sangat kooperatif bahkan urus-urus melalui online dan telfon, lalu lanjut dateng langsung semua proses dibantu sampai beres tuntas. Memang beneran deh slogan BRI untuk Rakyat Indonesia itu.


Dan ternyata BRI pun suka ada pinjaman modal untuk pegiat pengusaha UMKM loh. Banyak yang terbantu modal usaha dengan pinjaman dana dari BRI, contohnya pengusaha kerajinan lokal, pengusaha kuliner khas daerah dan sebagainya.

Sekarang itu udah zamannya serba digital, BRI pun digitalisasi, salah satunya adanya BRImo BRI aplikasi, tinggal instal mau hp android atau iphone bisa. Belanja lupa bawa dompet dan kartu ATM, ada Qris BRI, asal hp jangan lupa dibawa dan ada quota internetnya saja. Mau buka rekening BRI dan registrasi BRImo gak usah ke cabang BRI juga bisa langsung di aplikasi ini. Bisa transfer lintas negara dan isi saldo BRIZZI gak usah ke ATM atau bank. Mudah kan asal jangan lupa ada saldo pastinya di rekening BRI kita ya kan. BRImo ini Qrisnya bisa dipake transaksi di luar Indonesia yaitu Asia loh, makin memudahkan nasabah BRI kan.


Nah gimana jika ada kendala nih pas transaksi di BRImo, tinggal Tanya Sabrina aja ya, langsung ikuti panduannya di fitur chatnya. Ya kan membantu sekali sistem digitalisasi BRI ini, contohnya ketika kami ngurus uang pensiun dan tunjangan kematian almarhum Bapak, kita bertiga kakak adik tinggal di 3 kota berbeda dengan Mamah bisa lancar prosesnya dan uang langsung masuk rekening BRI Bapak. Bahkan sistem digitalisasi sangat bantu pelaku UMKM yang suka kirim barangnya ke luar negeri, pembayaran kan bisa lintas negara. Jadi BRI sekarang itu makin canggih gak hanya untuk gaji pensiun atau pencairan BLT saja.

BRI itu sudah ada di Indonesia selama 128 tahun loh, Sejak tahun 1895, BRI terus melayani dengan setulus hati memberikan pemberdayaan kepada UMKM untuk terus tumbuh menjadi hebat dan kuat. Di samping itu
BRI terus meningkatkan layanan dan melakukan transformasi digitalisasi untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Indonesia. Dan
BRI pun menjadi induk bagi ekosistem bisnis ultra mikro bersama Pegadaian untuk memberdayakan segmen ultra mikro dan UMKM di Indonesia, 35 juta nasabah BRI dari unbankable menjadi bankable, terus berkembang kan selama 128 tahun ini. Tak hanya itu BRI terus melakukan transformasi pada culture dan digital untuk menjadi bank yang memimpin laba terbesar di Indonesia.


Almarhum Bapakku nabung pensiun dan gajinya dulu di BRI Britama ini, sampai saat ini sisa setengah gaji hak Mamahku sebagai istri almarhum. MasyaAllah ya walau raganya sudah tiada kata Mamahku Bapak masih nafkahi Mamah melalui gaji pensiun PNS-nya. BRI sebagai bank yang komitmen melaksanakan ESG di Indonesia terus berinisiatif seperti green financing pemberdayaan masyarakat, BRI menanam dan sebagainya. Maka oleh karena itu BRI terus meningkatkan layanan dan melakukan tranformasi digitalisasi untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Indonesia. Met ultah yang ke 128 ya BRI, terus mempermudah dan membantu Masyarakat Indonesia dalam hal Perbankan.

Wednesday, November 1, 2023

Berdayakan UMKM Lokal Lewat Zakat

November 01, 2023 2 Comments
                                     
Siapa yang tak merasakan dampak dari pandemi Covid 19, ada yang kehilangan anggota keluarga, ada yang kehilangan pekerjaan tetap termasuk penghasilan. Semuanya berubah ya termasuk penghasilan pekerja tetap apalagi pegiat UMKM. Semua terasa dratis berubah, tapi setelah usai pandemi kita semua harus survive, manusia-manusia kuat yang melanjutkan hidup dan masa depan.
Pak Zulrifan Noor, dari Tabalong Kalimantan Selatan, penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2020. Pak Zulrifan membuat program pemberdayaan UMKM lokal dengan konsep infaq, zakat dan wakaf produktif. Waktu itu banyak warga Tabalong hidup dari penghasilan hasil karet, di tengah pandemi covid harga karet anjlok. Mendirikan koperasi yang diinisiasi Baitulmaal Wakaf Indonesia/BWI. BWI ini donasi yang masuk baik berupa infaq, zakat dan wakaf produktif tidak dibagikan langsung habis 
pada sasaran donasi. Misalnya BWI ini memberdayakan UMKM lokal untuk memproduksi barang donasi seperti masker, takjil, dan beras gratis. Jadi UMKM yang produksi barang-barang tersebut masih memiliki penghasilan.


Tak hanya itu BWI itu membantu para pengelola usaha kecil agar tak pinjam modal dari rentenir. Kebanyakan masyarakat Tabalong terkena lilitan hutang. Jadi BWI ada program pelunasan utang masyarakat kepada rentenir dengan menggunakan dana zakat. Keren banget, zakat pun sampai kepada mustahik/orang yang berhak menerima zakat infaq. Tapi ada syaratnya mustahik yang mau lunasin hutangnya ke rentenir harus menandatangi dulu surat perjanjian agar tak berhutang lagi ke rentenir.

MasyaAllah jika zakat digunakan begini di setiap penjuru Indonesia gak akan ada orang yang terlilit hutang online ya, semua rakyatnya makmur terjamin. Semoga para pemimpin atau pejabat daerah bisa menerapkan gini zakat baik zakat maal/harta, zakat penghasilan dan zakat lainnya untuk membantu kesejahteraan orang-orang yang membutuhkan.

Nih ya kita hitung aja karena zakat itu banyak macamnya :
1. Zakat penghasilan, yaitu zakat yang dikeluarkan dari gaji/upah/honorarium jika telah mencapai nisab sebesar 85 gram emas per tahun, dikeluarkan 1/12 dari 85gram emas. Zakat usaha atau penghasilan tergantung hasil usahanya dan berapa jumlahnya, sekitar 2,5% - 10%.
2. Zakat emas 20 dinar atau 85 gram/haul satu tahun.
3. Zakat perak 200 dirham atau 595gram /haul satu tahun.
4. Zakat pertanian dan peternakan dikenakan pada hasil pertanian dan peternakan, seperti tanaman, buah-buahan, ternak, dan ikan. Besaran zakat pertanian dan pertanian bervariasi tergantung pada jenis hasil dan lingkungan tempat hasil tersebut tumbuh atau berkembang.
5. Zakat fitrah 2,5 kg beras ketika Idul Fitri sehabis Puasa Ramadhan.

BWI/ Baitulmaal Wakaf Indonesia selama ini sudah menyumbangkan 1 ton beras dan uang sebesar 50,5 juta rupiah, disalurkan kepada 300 masyarakat yang kekurangan juga terdampak Covid-19. Dari ratusan orang yang sudah terbantu, 15 sudah lepas dari lilitan utang rentenir, dan sudah dibina BWI supaya punya usaha dan penghasilan tetap. BWI meminjamkan modal bervariasi antara satu sampai lima juta rupiah kepada pegiat UMKM yang membutuhkan.

Semoga makin banyak yang mennyalurkan zakat kepada yang membutuhkan, jadi tidak ada lagi yang terlilit utang rentenir atau pinjol plus semuanya bisa sejahtera.
Karena punya utang gak enak bahkan jika terlilit riba bukan sejahtera malahan sengsara. Sebisa mungkin jangan membiasakan solusi dengan berhutang karena utang itu berat dibawa sampai akhirat, jika yang berhutang gak bayar selain di dunia dikejar debt collector, di akhirat dituduh sebagai pencuri. Semoga Allah menjauhkan kita dari hutang, dan memudahkan kita untuk berzakat dan berinfak serta bersedekah.