Saturday, October 13, 2018

UMAMI, EAT WELL and LIFE WELL

October 13, 2018 4 Comments
Dokpri. 

Hari Sabtu kemarin bertempat di Kapulaga resto Dayang Sumbi Bandung, ada acara blogger gathering eat well live well. Makanan berfungsi memberikan zat-zat gizi yang dapat membantu memelihara kesehatan dan memperpanjang usia serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Dalam mengolah citarasa makanan agar menjadi lezat diperlukan juga bumbu yang menguatkan rasa makanan. 

Dokpri.

Dalam rasa ada 5 rasa yaitu pahit, asam, manis dan asin juga ada Umami/gurih. MSG/monosodium glutamat telah digunakan lebih dari satu abad untuk memberikan rasa gurih/umami yang lezat dalam makanan. Komponen ini banyak terdapat di daging, sayur-sayuran, unggas dan susu. 

Dokpri. 

Ajinomoto adalah penyedap rasa yang dibuat melalui proses fermentasi (proses yang bisa digunakan untuk membuat tempe, kecap, terasi) dengan bahan baku utama tetes tebu pilihan. Berstandar internasional di bawah lisensi Ajinomoto, Jepang sebagai perusahaan pertama yang memproduksi penyedap rasa sejak1909.
Orang Jepang dulu meneliti untuk perbaikan gizi mereka dan rasa enak, berasal dari dashi atau kaldu dari rumput laut. 

Dokpri. 

Selama ini secara turun temurun dari nenek, mamah terus aku suka pakai produk Ajinomoto. Seringnya pakai saori saus tiram di tumis kangkung dan tepung bumbu sajiku buat bakwan, cumi dan ayam. Bumbu sayur asem dan ayam goreng juga praktis suka kupakai masak. Ada yang bilang kok lagi program hamil suka makan MSG sih, ternyata gak berbahaya kok untuk ibu hamil dan janin karena bumbu masak pengaruhnya ke kelezatan makanan berbagai masakan bergizi sehingga asupan ibu hamil pun jadi lebih baik. 
Ajinomoto mengandung asam glutamat, sedikit natrium dan air. Asam glutamat adalah salah satu asam amino penyusun protein yang ada di tubuh kita sendiri dan makanan sehari-hari. Terdapat di susu, daging, jamur, telur, tomat, kubis dan ikan. 

Dokpri. 

Kemarin profesor ahli gizi dari IPB juga menerangkan bahwa ajinomoto sesuai takaran secukupnya, bisa dikonsumsi oleh anak-anak karena komponen utamanya adalah asam glutamat yang ada di makanan sehari-hari dan ASI, ASI mengandung asam glutamat 50%.


Dokpri. 

Menurut mbak Datu sebagai parenting dan lifestyle blogger, ketika anaknya MPASI belum dikasih gula dan garam, tapi menu MPASI-nya yang agak langu ada kentang dan buncis, biar anaknya mau makan ditambahin sejumput sedikit msg agar kerasa umaminya, dan anaknya lahap. Dan makanan sehat juga perlu diperhatikan bahan masakan segar atau tidak, plus kalau makanan jangan dihangatkan berhari-hari, juga dalam pengolahan harus hygienis. 
Ajinomoto telah diakui aman dikonsumsi dalam batas wajar sebagai bumbu masakan, oleh Badan Kesehatan Dunia dan Departemen Kesehatan RI. 

Dokpri. 

Chef bersama mbak Anna seorang blogger mempraktekan menu masakan yang menggunakan Ajinomoto. Pembuatan Ajinomoto dari tebu menjadi tetes tebu, zat tebu diambil oleh bakteri fermentasi, fermentasi cara kerja bakteri fermentasi yaitu zat gula lalu bakteri mengeluarkan asam glutamat. Hasil fermentasi asam glutamat menjadi kristal monosodium glutamat lalu dikeringkan menjadi Ajinomoto. 

Dokpri. 

Masakan satu adalah plating ayam dengan keju mozarela plus beef smoked dengan sayuran wortel, buncis dan kentang dan kembang kol ala chef. Masakan kedua ada steak ayam sambel matah dengan sedikit ajinomoto agar lebih sedap. Masakan ketiga adalah mie kocok bandung dengan toge baso dan bawang goreng juga Ajinomoto. Dan makanan terakhir hasil platingku heuheu. 
MSG dengan sejarah terpanjang, diproduksi sejak tahun 1909, bersertifikat halal dari MUI yang selalu diperbaharui setiap  dua tahun sekali. Mempunyai standar kualitas international dengan beberapa sertifikat mutu yang diakui dunia (HACCP, ISO 9000,dll), dan telah dipercaya untuk melezatkan setiap masakan di lebih 100 negara. 

Aku memang pernah masak tanpa MSG rasanya hambar, suka pakai masako karena alami dan lengkap,  praktis, ekonomis dan bisa digunakan untuk menu masakan beragam. Proses pembuatan masako dari daging ayam dan sapi, lalu daging direbus, dipisahkan tulang dan penggilingan daging, penyeleksian bumbu dan rempah,  pencampuran dan granulasi,  pengeringan, pengemasan, pengemasan dalam karton juga penyimpanan dan pengiriman. 

Fungsi MSG pada makanan adalah :
  1. Memperkuat rasa pada makanan. 
  2. Menambah total intensitas rasa pada makanan. Kualitas rasa yang dibawa oleh MSG adalah berbeda dengan 4 rasa macam dasar. 
  3. Mempertinggi karakteristik rasa tertentu pada makanan dalam hal kontinuitas, pengaruh yang kuat, kelembutan dan kekentalan. 
  4. Mempertinggi rasa yang khas pada makanan jenis daging (sapi atau ayam) .
  5. Mempunyai efek rasa yang sama pada air kaldu daging meskipun dikatakan MSG tidak memberikan efek aroma. 
  6. Menambah kelezatan pada makanan. 
Dokpri. 

Asam glutamat merupakan salah satu asam amino pembentuk protein dalam tubuh, sedangkan monosodium glutamat merupakan asam glutamat bebas yang berionisasi dengan natrium membentuk garam sodium L-Asam glutamat. MSG memiliki peranan di otak, sekresi enzin dan hormonal di sistem pencernaan, usus besar dan hati. Penggunaan MSG tersebar di Cina, Eropa, Amerika Serikat, Korea, Jepang, Indonesia dan Thailand. 
MSG termasuk ke dalam BTP/Bahan Tambahan Pangan, MSG merupakan BTP penguat rasa yang telah diizinkan penggunaannya. Kajian keamanan MSG telah banyak dilakukan oleh berbagai lembaga international. Berdasarkan kajian ilmiah tersebut, disebutkan bahwa MSG aman dengan nilai ADI tidak dinyatakan. 

Keseruan acara kemarin, foto dua atas dokpri,  foto dua bawah kredit dari buncha dan mbak popo. 

Jadi sebetulnya buat yang diabetes, darah tinggi dan ingin sehat, yang benar adalah diet sesuai porsi makanan sehat dan seimbang gizinya, mau bumbu apa pun asal mengolahnya benar akan jadi bermanfaat untuk tubuh kita. Makan secukupnya jangan berlebihan dan perhatikan asupan gizi, bumbu juga kebersihannya dalam pengolahan.




Monday, October 8, 2018

ASIAN PARA GAMES 2018

October 08, 2018 24 Comments
Dokpri. 
Obor Asian Para Games yang sudah dinyalakan. 

Pembukaan Asian Para Games 2018 ini di Main Stadium Gelora Bung Karno Jakarta, mengusung tema We Are One. Sebuah kisah tentang bangsa yang memiliki keberagaman dalam darahnya dan berlimpah perbedaan di atas tanahnya.  Semangat acara pembukaan yang merangkul perbedaan menjadi persembahan awal sebagai bentuk penghargaan. Perjalanan kemudian berlanjut ke dunia para leluhur untuk menyaksikan keberagaman terukir dalam sejarah, mekar layaknya bunga,  dan terus berdenyut di jantung kita.

Dokpri. 
Pembukaan ini mengusung tema kelautan Indonesia. Memberi jalan pada perspektif baru, hidup yang merangkul perbedaan dan memberi sinar bagi keberagaman. 

Bagiku dan suamiku menonton langsung acara pembukaan Asian Para Games ini sungguh pengalaman luar biasa. Makasih kepada mbak Raiyani yang telah memberi tahu acara ini di grup Indonesia Corners. Walau perjalanan dari Cibinong lewat tol macet luar biasa, tiba di FX Sudirman setengah enam sore. Dan cari parkir kukurilingan 30 menit lebih, dan akhirnya malah parkir di Plaza Senayan, lumayan jalan kaki dari Plaza Senayan ke gate 5 dan main stadium GBK. Dan karena kebagian di Zone 3 Door 44 dekat VVIP pak Presiden dan para menteri kita diarahkan lewat atas heuheu mayan naik turun tangga, dan akhirnya telat 30 menit hihi,  kita terlewat Ikon keberagaraman yang menampilkan mahakarya seni batik dipadu dengan atraksi drum dhol yang penuh energi dan juga cambuk bercahaya yang melingkari alam semesta, menjadi kulminasi keberagaman budaya dan kepercayaan yang ada. Lalu semangat keberanian dan kesucian hati ketika bendera dikibarkan oleh Paskibra, Shanna Shannon diiringi lagu Indonesia Raya bersama anak-anak Jakarta dan desa Bengkala dengan bahasa isyarat. Juga refleksi Pancasila oleh Reza Rahardian Matullessy dan Surya Sahetapy. 

Dokpri. 
Parade atlet didukung oleh kekuatan, dedikasi dan cinta yang mendalam, atlet Asia  Para Games akan bertanding sekuat tenaga. 

Parade para atlet dari 43 negara  disambut masuk ke stadion dan kemudian menempati tempat duduk. Setiap negara yang masuk stadion diiringi lagu hits dari negara masing-masing. Ketika Palestina masuk sorak haru menyeruak seiisi stadion dan ketika Indonesia masuk sontak semua berdiri dan ikut menyanyi Garuda di dadaku. 

Dokpri. 

Momem tarian bunga Wijaya Kusuma oleh penari di atas kursi roda memukau para hadirin di GBK,  karena bunga wijaya kusuma melambangkan kelangkaan sesuatu yang berharga dan juga kemenangan. Menciptakan gerakan harmonis sebagai perlambang kemenangan dari sebuah persatuan. 

Ada sesi panggilan matahari, dimana Surya Majapahit adalah penjaga energi alam yang tak berkesudahan, Gong yang dipukul Michael Rosohan Yacub  menggetarkan seluruh stadion, membawa cerita tentang atlet Olimpiade Spesial yang dirangkul oleh keluarga Para Atlet, suatu bukti bahwa di bawah matahari kita satu. 

Dokpri. 
Setelah perahu berlayar menunjukan semangat keajaiban, muncul tulisan Disability. 

Setiap manusia baik normal dan berkebutuhan khusus itu istimewa diciptakan Allah Yang Maha Kuasa, tidak ada manusia yang tak berguna, setiap insan manusia punya bakat sendiri jika digali potensi dalam diri pasti bisa berkarya dan menjadi sesuatu yang berharga. 

Dokpri. 
Tulisan Ability muncul setelah dipanah oleh Pak Jokowi bersama Bulan anak yang duduk di kursi roda. 

Momen ini bikin suasana mengharu biru, dan para hadirin yang berada di stadion GBK berdiri semuanya ketika pak Jokowi turun ke panggung untuk menghampiri Bulan. Ya pesan moralnya adalah merubah ketidakmampuan menjadi kemampuan, dari tidak bisa menjadi bisa. Tak ada yang tak mungkin di dunia ini ketika kita mau berusaha dan berdoa. 

Dokpri. 
Obor Asian Para Games dibawa oleh ketua umum National Paralympic Committee Senny Marbun, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, mantan pemenang medali cabang atletik Soeharto,  Sekretaris umum National Paralympic Committee Pribadi SH dan perenang paralympic Jendi Panggabean. 

Kaldron dinyalakan oleh wayang sebagai simbolisasi bahwa sekarang tak ada manusia yang akan hidup di bawah bayangan manusia lain. Kita mampu berdedikasi dan berdikari di atas kaki kita sendiri. 

Dokpri. 

Malam minggu tanggal 6 Oktober 2018 kemarin sungguh berkesan, lihat senyum sumringah kita selepas nonton acara pembukaan kemarin. Bersyukur banget dapat tiket platinum seharga Rp 2.500.000 per orang, kita hanya membayar tiket festival masuk GBK Rp 10.000 saja per orangnya,  rezeki seolah Allah tahu kita lagi kurang bersemangat karena program hamilnya belum berhasil. Allah Maha Tahu memang dan selalu tahu yang terbaik untuk kita. Melihat para atlet disabilitas bikin kita tak mau mengeluh, tapi banyak bersyukur dan terus berkarya. Karena di dunia ini tak ada sesuatu yang sia-sia dan tak ada kebetulan, semua sudah tertulis di Lauhul Mahfuz-Nya, kita sebagai manusia tinggal menjalani takdir Allah dengan sebaik-baiknya. 

Dokpri.

Lagu kemenangan oleh Armand Maulana,  Once Mekel, Vidi Aldiano, Lesti,  Zara Leola, Ariani Nisma Putri, Regina Poetiray dan Maudy Ayunda mengajak semua bergandengan dan membuat sejarah baru melalui lagu yang merayakan keberagaman dan inklusifitas.
Yuk dukung Asian Para Games 2018, tiket nonton pertandingan bisa dibeli di GBK di loket tiket, dimana ada Go Food festival juga, cukup beli tiket festival 10 ribu rupiah per orang, dan tiket untuk nonton pertandingan 25 ribu rupiah saja per orang, juga tiket terusan 100 ribu rupiah per orangnya.














Wednesday, October 3, 2018

TAMAN KITA OREO

October 03, 2018 24 Comments
Dokpri. 

30 September 2018 lalu, tepatnya di Taman Heulang Jl. heulang Tanah Sereal Bogor, ada peresmian taman kita oreo. Taman Kita Oreo dilengkapi dengan berbagai sarana yang dirancang secara khusus untuk mendorong masyarakat bermain dan saling berinteraksi. Seiring visi misi pemerintah dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera melalui penyediaan ruang terbuka hijau. Bogor sendiri mempunyai misi menjadi kota seribu taman. 
Taman Kita Oreo ingin menghadirkan ruang di tengah masyarakat yang dapat memfasilitasi indahnya keberagaman,  sesuai dengan ragam konsumen Oreo yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Taman Kita Oreo secara resmi dibuka kemarin oleh Bapak walikota Bogor Bima Arya. Dihadiri pula oleh Mister Rick Lawrence,  selaku Biscuit Marketing Director Mondelez South East Asia. 

Dokpri. 
Bapak Bima Arya. 

Menurut bapak Bima Arya mending jalan-jalan ke taman dibanding ke mall, karena ke mall katanya bisa bangkrut hihi. Kalau main ke taman yang sekarang sudah menjadi fasilitas umum, bisa mencukupi kebutuhan akan ruang terbuka hijau,  agar gaya hidup masyarakat sedikit mengurangi penggunaan teknologi gadget dalam kehidupan sehari-hari. Karena dalam setiap hari menggunakan media sosial mencapai 3 jam 23 menit. Dan menurut penelitian hampir 50% penduduk Indonesia tercatat sebagai pengguna aktif media sosial. 

Dokpri. 
Mister Rick Lawrence. 

Dalam buku Florence Williams berjudul The Nature Fix 2017, memaparkan manfaat melakukan aktivitas di ruang terbuka hijau,  salah satunya yaitu bahwa berada di taman hanya selama 15 menit dapat membuat kita merasa lebih bahagia. Menghabiskan waktu di ruang terbuka hijau juga dapat mengurangi aliran darah ke otak yang terasosiasi dengan pemikiran negatif, sehingga membantu kita untuk bisa berpikir secara positif, dan saat berada di taman terbuka hijau, memori dan kreativitas kita juga cenderung meningkat. 

Dokpri. 
Aku dan Bu Rachel Angelina (Brand Manager Treats Mondelez Indonesia). 

Menurut bu Maggie Effendy (Head of Biscuit Mondelez Indonesia) ,  Oreo menyadari tingginya penggunaan teknologi dapat membuat komunikasi antar masyarakat menjadi 'semu' atau sebatas di dunia maya. Fasilitas yang mendorong sosialisasi nyata dibutuhkan untuk menjaga keakraban masyarakat. Sebagai brand yang dekat dengan keluarga Indonesia, Oreo bangga dapat menghadirkan Taman Kita Oreo dengan fasilitas yang dapat memaksimalkan interaksi seru antar sesama pengguna taman.  Kata KITA dalam nama Taman Kita OREO,  mengacu pada seluruh permainan yang dirancang untuk dimainkan lebih dari satu orang sehingga dapat mendorong terciptanya kebersamaan,  dan kata KITA diharapkan seluruh masyarakat menjaga taman Kita Oreo ini. 

Dokpri. 
Tari Jaipongan khas Jawa Barat juga dipertunjukkan dalam acara peresmian Taman Kita Oreo Bogor. 

Di tahun 2018 ini, untuk menciptakan serunya kebersamaan bagi lebih banyak keluarga, Oreo sudah membangun Taman Kita Oreo di Depok sebelum Bogor, lalu akan dibangun juga taman kita Oreo di Bekasi,  Solo, Semarang,  DI Yogyakarta,  Kudus, Tegal,  Purwokerto, Bandung, Pacitan dan Bondowoso. Total ada 12 taman kita Oreo.

Dokpri. 
Park ranger, bertugas mengawasi dan menjaga taman, agar pengunjung merasa nyaman dan kebersihan taman selalu terjaga. 

Menurut bu Rachel,  beberapa sarana utama di Taman Kita Oreo yaitu Twist/putar, Lick/jilat dan Dunk/Celup. Ini sesuai ritual cara memakan Oreo diputar, dijilat dan dicelup. Untuk menambah keseruan saat melakukan aktivitas bersama keluarga di Taman Kita Oreo,  jangan lupa bawa Oreo sachet isi 3 yang praktis dengan harga terjangkau cuma Rp 1.500 saja,  bisa dinikmati dimana saja dan kapan saja. Dan dapat dibeli di warung, toko grosir, minimarket, swalayan dan supermarket. 

Dokpri. 
Cap tangan dari bapak walikota, marketing director,  head of biscuit dan brand manager Mondelez Indonesia. 

Dokpri. 
Layout Taman Kita Oreo. 

Dengan hadirnya taman-taman kita Oreo di berbagai kota, diharapkan masyarakat bisa menikmati waktu bersama keluarga di taman hijau dan mempererat komunikasi antar keluarga, sekaligus bisa edukasi sosial buat anak-anak. Bisa juga diadakan paguyuban tari, puisi dan latihan bela diri di taman kita oreo. 

Dokpri. 
Taman Heulang Bogor dimana di dalamnya dilengkapi fasilitas Taman Kita Oreo. 

Menurut Dr. Juneman Abraham, S. Psi.,  seorang ahli psikologi sosial, menjelaskan bahwa beraktivitas di taman terbuka hijau sangat efektif untuk meningkatkan kesehatan mental. Ciri taman yang baik adalah memiliki rancangan lingkungan untuk berinteraksi dengan orang lain dari latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga dan pengguna taman lainnya, serta menunjang berbagai kegiatan di lingkungan sekitar. Ketika virtualitas merajalela dalam kehidupan sekarang ini, kehadiran taman terbuka hijau tetap menawarkan kedalaman berinteraksi yang sudah semakin langka akibat komunikasi yang dangkal dan sarat akan pencitraan, terutama di dunia maya. 

Dokpri. 
Wahana permainan Dunk/Celup.
Arena bermain bola basket. 

Oreo mempunyai 8 varian rasa,  ada rasa cream vanila,  cream coklat,  doble coklat, stroberi dan ice cream,  aku suka rasa stroberi  warna pink dan ice cream warna ungu. Pabriknya di Cikarang Mondelez Indonesia, cek informasi lengkapnya di www.OREO.com.

Dokpri. 
Wahana permainan Lick/Jilat.
Arena permainan perosotan. 

Sebagai perusahaan cokelat terbesar di dunia,  Mondelez Indonesia telah berkomitmen untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan berinvestasi pada pertanian berkelanjutan, pengurangan limbah dan promosi gaya hidup sehat.  

Dokpri. 
Wahana permainan Twist/putar.
Arena permainan ketangkasan berputar disini. 

Anak-anak pasti senang diajak ke taman,  aku dan suamiku sejak pindah ke Jakarta dan sekarang domisili di kabupaten Bogor, suka banget ke taman, sudah ke taman wiladatika cibubur, taman cempaka cilangkap dan taman kira oreo. Para keponakanku juga senang kalau diajak ke taman, bahkan walaupun sekedar taman sekitar perumahan kita tinggal. 


Dokpri. 
Arena interactive jogging track yang mendorong masyarakat unruk berinteraksi langsung sambil berolahraga, ada tulisan ajak tos 3 orang di samping anda. 
Jogging seperti ini seru ya bisa menambah kenalan baru. 

Dokpri. 
Arena permainan jaring. 

Oreo merupakan biskuit legendaris berusia lebih dari 100 tahun. Paling banyak dijual diabad ke-21 dengan pendapatan 2 milyar dollar secara pendapatan global. Oreo memiliki lebih dari 40 juta komunitas Facebook pencinta Oreo,  mewakili 200 negara dan beragam bahasa yang berbeda.  

Dokpri. 
Wahana permainan interaktif. 

Mondelez Indonesia bagian dari Mondelez International. Selain OREO,  ada keju Kraft,  Cadbury Dairy Milik, Toblerone, dan Biskuat. Sejak Oktober 2013, program Cocoa Life yelag dimulai untuk membangun pasokan berkelanjutan dan mengembangkan komunitas di berbagai negara penghasil cokelat utama, termasuk Indonesia. Aku suka Oreo, Cadbury dan keju Kraft. Kalau kalian suka Oreo rasa apa, dan yuk ajak keluarga kita ke Taman. 






Tuesday, October 2, 2018

BRIGHT IS YOU BERSAMA SO KLIN

October 02, 2018 8 Comments
Dokpri. 

Tanggal 30 September 2018 lalu, bertempat di Exhibition Hall Lantai 5 Grand Indonedia Shopping Town yang dimulai tanggal 28-30 September 2018 So Klin menggelar 'Bright Is You'Pop Up market.  Acara ini sebagai bentuk apresiasi kepada perempuan Indonesia yang mampu menginspirasi sesama melalui karya dan kreasi,  dari mulai workshop, talkshow hingga pameran inspiratif dalam artisan pop-up shops. 
Acara ini cocok buat ibu-ibu dan anak-anak,  aku pun di rumah pakai deterjen liquid So Klin, tapi varian lain. Dan sekarang ada varian terbaru So Klin Liquid yaitu So Klin white&bright dengan teknologi optical brightener, yang menggabungkan deterjen dengan formula khusus. Bisa menghilangkan noda berat dan sekaligus menjaga warna tidak pudar,  bahkan membuat pakaian terlihat cerah setelah pencucian berulang kali. Jadi kita bisa menghemat waktu tak harus pisahkan antara pakaian putih dan pakaian berwarna. 

Dokpri. 
Dari kiri ke kanan : mbak pembawa acara talkshow, mbak Medina Kamil,  Teh Indy Barends,  dan mbak Nana Arieswari. 

Sebagai perempuan kita harus mengapreasi diri kita sendiri, karena dengan mencintai dan menghargai diri sendiri dapat meningkatkan kualitas kehidupan. Salah satu caranya dengan menjaga kesehatan dan merawat kecantikan diri. Aku mah olahraga dengan alat yang ada di rumah atau jalan kaki keliling perumahan dan sesekali ke salon,  me time dengan baca buku dan nonton drama korea. Karena setiap perempuan itu memiliki sinarnya tersendiri,  maka tema yang diangkat adalah Bright is You-Create Your Sparks Leave Your Marks,  yang dipaparkan Joanna Elizabeth Samuel (marketing manager Fabric Care PT Sayap Mas Utama/Wings Group). 
Jika perempuan mengapreasi dirinya, maka akan bahagia kitanya sebagai ibu di rumah dan berbagai aspek kehidupan,  bisa meningkatkan kesejahteraan hidup dan memperbaiki kualitas hubungan dengan orang lain baik dengan teman, saudara, anak,  pasangan hingga khalayak luas di media sosial. 

Belajar dari pengalaman mbak Medina Kamil yang hobi travelling tetapi sebetulnya anak bungsu yang menurut keluarganya manja, berhasil menjadi presenter proram TV jejak petualang. 
Mbak Medina pernah terdampar di suatu Pulau Papua berangkat dari Asmat, perahunya terbalik dan bertahan dengan pegangan ke koper, itu adalah titik terendah mbak Medina. Dan ketika menikah dan usai melahirkan anak pertama, 6 bulan hamil lagi sempat membuat mbak Medina juga seperti terkena sindrom sehingga uring-uringan. Tetapi dukungan suami dan keluarganya yang membuat mbak Medina kembali happy menjalani peranan sebagai ibu dari 2 anaknya dan tetap bisa berkarya di bidangnya. 


Dokpri. 

Teh Indy Barends, siapa yang gak kenal beliau penyiar radio dan presenter tv, ingat ceriwis yo wis bersama Kak Indra Bekti, orangnya ramah dan lucu banget. Selama talkshow dibuat ngakak sama Teh Indy. Tetapi sisi lain teh Indy yang pernah mengalami titik terendah ketika anaknya terkena luka bakar cukup serius, Teh Indy sambil berkaca-kaca menceritakan pengalamannya. Teh Indy bete banget ketika asisten rumah tangganya minta pulang saat beliau mau berangkat siaran. Dan move on justru karena kata yang sangat mengena dari anaknya, ketika bilang mama harus siaran, daffa gak apa-apa,  lagi-lagi motivator terbesar adalah orang terdekat kita ya. 
Perjalanan karir Teh Indy juga dimulai ketika dulu sempat menjadi bagian pemasaran suatu program dan sekretaris. Beliau merasa tidak cocok dan sebetulnya gak suka radio, mbak Mutia Kasim menemukan bakat penyiar dan presenter Teh Indy, hingga profesi itu cocok dan dijalani Teh Indy sampai sekarang. 

Dokpri. 

Mbak Nana Arieswari, ada keturunan keraton Yogya, mengangkat tradisi budaya dan kearifan lokal ke dalam produk  bisnisnya yaitu kain lurik Okainku. Menurut mbak Nana sekarang kain sudah dipakai siapa saja dari muda sampai tua. Bisa dipadupadakan dan bermain warna. Salah satu karyanya yang dipakai mbak Medina dan mbak Nana sendiri. Dalam acara talkshow kemarin mbak Nana juga memperagakan modifikasi dari Okainku ini. 

Dokpri. 

Dari satu kain saja bagus loh bisa dijadikan outer, dijadikan rok, dipakaikan obi, pengen punya satu kainnya jadinya hihi. 
Menurut bu Henny E. Wirawan M. hum(MWS), dari segi psikologi, ada kenyataannya banyak perempuan yang belum mampu mengapresiasi dirinya sendiri,  sehingga sulit untuk mampu mengapresiasi orang lain. Sebagai perempuan harus pintar memilih lingkungan yang sehat,  lingkungan yang mendukung atau lingkungan yang menjatuhkan berasal dari lingkungan keluarga hingga social media. 
Tips untuk bisa mengapresiasi diri  menurut Edith Grotberg yaitu :
  1. I am,  siapakah aku ini? 
  2. I can,  apa kemampuanku? 
  3. I have,  apa yang kumiliki?
Dari ketiga ini bisa menjadi kekayaan lahir dan batin,  yang mengingatkan kita bahwa betapa diri kita itu berharga dan patut diapresiasi. Lalu kita bisa mengukur diri sendiri apa kekurangan kita, kemudian merubahnya kearah yang lebih baik. Yang terakhir kerjakan apa yang ada di dalam diri kita,  tidak tinggal diam melainkan praktekkan apa yang kita punya,  sehingga semangat positif itu tertular dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar. 
Setiap manusia hanya ada satu di dunia ini,  sebagai 'genuine creature' jika kita menghayatinya dengan sungguh-sungguh maka kita akan merasa diri ini berharga dan mampu menghasilkan hal yang luar biasa. 

Dokpri. 
Aku bersama mbak Medina Kamil, Teh Indy Barends dan mbak Nana Okainku. 

Di acara kemarin juga dimeriahkan oleh mbak Astrid Tiar sebagai brand ambasador So Klin Liquid White&Bright, mbak Astrid senang menjadi bagian keluarga So Klin,  brand yang mempunyai kisi yang luar biasa yaitu 'empower women'. 
Jika para ibu bisa menghemat waktu mencuci tak usah repot pisahkan baju putih dan berwarna,  maka akan semakin berdaya dan mampu berkarya menghasilkan kilau kesuksesan dalam setiap hal yang dikerjakannya. 

Dokpri. 

Acara kemarin juga diisi talkshow dengan Museum tekstil Indonesia, Sabang merauke, Urban women dan Indy Brends juga Medina Kamil. Pop up market diikuti oleh tenant Okainku, KaInd,  Butikbebiku, Ophyus, Dobudon, Rumamanis, Linum, Vita, Semesta, Kebab Ummy, TIBA, D'jeng Indri,  Teh Kepala Djenggot dan Omah Rendang. 

Dokpri. 

Sudah 70 tahun So Klin bersama para ibu Indonesia dalam hal mencuci pakaian. Ada formula anti bakterialnya yang menjaga pakaian agar tak bau apek. Variannya diantaranya adalah :
  1. So Klin Liquid, deterjen cair konsentrat plus anti bacterial. 
  2. So Klin Softergent, merupakan perpaduan antara deterjen dengan pelembut pakaian. 
  3. So Klin Pro dan So Klin Higibis,  deterjen untuk membersihkan noda plus anti bakteri.
  4. So Klin Biomatic,  deterjen yang secara khusus dibuat untuk mencuci dengan mesin cuci. 
  5. So Klin Smart,  deterjen konsentrat untuk memcuci dan merawat pakaian. 
  6. So Klin White & Bright,  untuk pakaian putih dan berwarna agar warna pakaian tetap cemerlang.  Formulanya lebih efektif dan cepat membersihkan,  mengandung anti bakteri, tidak bau meskipun direndam lama dan melindungi pakaian dari bau apek,  mudah larut dan meresap,  tidak meninggalkan residu pada pakaian,  wangi tahan lama,  lembut tidak panas di tangan, dan mengandung surfaktan yang ramah lingkungan. 
Aku pakai yang So Klin Liquid seringnya,  kalau ibu-ibu pilih yang mana nih. Karena baik ibu rumah tangga dan ibu bekerja pasti mencuci baju dengan mesin cuci kan, atau ada juga yang lebih yakin tetep pakai tangan. Sepertinya nanti mau mencoba mencuci pakaian dengan So Klin Liquid White and Bright ah. 








Monday, October 1, 2018

APOTEKER DAN DAGUSIBU

October 01, 2018 15 Comments
Dokpri. 

Aku yang Apoteker merangkap blogger, tetapi sejak Maret 2018 resign dari PBF BBO sebagai APJT, karena pindah domisili ikut suami dan bercita-cita punya toko obat atau apotek sendiri. 
Hari Sabtu lalu, 29 September 2018 bertempat di kantor sekretariat IAI,  Jl. wijayakusuma No. 17 Tomang Jakarta Barat, IAI/Ikatan Apoteker Indonesia mengundang blogger dan jurnalis untuk gathering "Pharmacist, Your Medicines Experts,  dan Cara Cerdas Gunakan Obat/DAGUSIBU. Acara ini atas kerjasama dengan IYGP/Indonesian Young Pharmacist Group, yang gabung grup ini apoteker berusia 35 tahun ke bawah dan Gema Cermat Kemenkes RI. 

Sebagai Apoteker yang mendapatkan gelar Sarjana Farmasi/S.Si., dan profesi Apoteker/Apt. waktu lulus kami disumpah dan ada kode etik profesi. Setelah itu langsung mendapatkan Sertifikat Kompetensi yang berlaku 5 tahun dan STRA/Surat Tanda Registrasi Apoteker. 
Aku tahun 2007 memulai pekerjaan profesi sebagai APA/Apoteker Pengelola Apotek. Kemudian pindah ke Semarang sebagai APA juga. Dan ketika bekerja sebagai APA memperoleh SIPA/Surat Ijin Praktek Apoteker dari Dinas Kesehatan dan Pemerintah kota. 
Menjadi Apoteker identik dengan Apotek,  padahal pekerjaan Apoteker itu luas bisa di industri, jadi dosen dengan sekolah S2 dan guru SMK Farmasi, di Pedagang besar Farmasi/PBF, ada PBF obat jadi dan bahan baku farmasi. Aku pun pernah menjadi APJT/Apoteker Penanggung Jawab Teknis PBF obat jadi dan bahan baku Farmasi, dan mendapatkan SIKA/Surat Ijin Kerja Apoteker. 
Menjadi dosen Keperawatan pun pernah mengajar perihal obat-obatan kepada calon asisten perawat, mulai 2020 perawat pun harus minimal S1 dan mengajar di SMK Farmasi mengajar calon asisten Apoteker, mulai 2020 asisten apoteker harus minimal pendidikan D3 farmasi. 
Suamiku malahan dari 2008 sampai sekarang sebagai marketing di perusahan kimia dan bahan baku Farmasi. 

Dokpri. 
Moderator acara, Ibu Erie Gusnellyanti, S.Si., Apt, MKM. (Kasie Peningkatan Penggunaan Obat Rasional Kemenkes Anggota Bidang Humas PPIAI). 

Menurut bu Erie kenapa kita diundang agar mensosialisakan profesi Apoteker dan cara menggunakan obat yang baik dan benar kepada masyarakat. Peran Apoteker dan blogger bisa menyampaikan pesan untuk masyarakat luas. 


Dokpri. 
Bapak Noffendri Roestam, S. Si., Apt.  (Sekjen PP IAI).

Menurut Pak Noffendri, Apoteker itu pekerjaan dari hulu ke hilir,  dari bahan baku obat sampai obat jadi dan memberikan penjelasan kepada pasien adalah tugas Apoteker. Yang lagi trend di masa kini adalah industri kosmetik. Peran Apoteker ada yang bekerja di klinik, Rumah Sakit, Apotek dan Puskesmas. Ada yang di industri Farmasi, industri makanan minuman, industri kosmetik. Ada bagian Quality Assurance,  Quality Qontrol,  dan bahkan bagian marketing/pemasaran. Ada yang menjadi peneliti, dosen, guru dan bahkan anggota dewan. 

Ketika Apoteker pindah domisili maka harus pindah pula keanggotan IAI-nya. Ini aku alami sendiri dulu pindah dari IAI Bandung Jabar ke IAI Semarang Jateng. Sekarang mau urus pindah dari IAI Semarang Jateng ke IAI Cibinong Kabupaten Bogor Jabar. Kalau gak urus pindah ini aku ya gak bisa praktek. Dan mengalami pula selama 11 tahun jadi Apoteker perpanjang sertifikat kompetensi 1x karena kan berlaku 5 tahun sekali, STRA/Surat Tanda Registrasi Apoteker pun sama sudah perpanjangan 1x karena berlaku 5 tahun sekali. 
Pernah mempunyai SIPA 1x dan SIKA 2x, karena SIPA dan SIKA tertera dimana kita praktek. Beda halnya dengan suamiku yang terjun di bidang marketing tak perlu semua itu.
Sulit memang agar eksistensi Apoteker dikenal masyarakat, karena ketika bekerja di Apotek dan klinik pakai jas putih mirip dokter, pengalamanku sering disebut dok hihi. Begitupun dengan ketika bekerja pakai baju formal dipanggil sus,  dikira suster. Ya kalau mengajar sih dipanggil ibu guru hehe. 
Aku pun mengalami sebagai Apoteker memberi etiket pada obat, memberikan konseling informasi obat kepada pasien dan bahkan meracik obat sesuai resep dokter. Dan harus setor laporan triwulan tentang distribusi obat ke BPOM dan Dinkes. 
Kalau dulu ketika kuliah Farmasi S1 aku pilihan pertama Farmasi,  pilihan kedua kedokteran, eh keduanya keterima loh, tapi tetep milih Farmasi, karena biaya kuliah kedokteran lebih mahal hihi,  dan cita-cita dari SMP pengen jadi Apoteker.

Di era globalisasi ini terkadang masyarakat juga masih bingung cara menggunakan obat, salah minum obat atau lebih percaya herbal ketimbang harus ke dokter dan bertanya pada Apoteker. Sebetulnya ada juga herbal terstandar yang beredar di pasaran produksi pabrik farmasi obat tradisional.
Kenyataannya masih banyak yang salah minum suppositoria padahal harusnya dimasukkan ke dalam dubur. Atau ovula harus dimasukan ke kemaluan. Atau tetes mata dipakai oleh semua anggota keluarga,  padahal kan harus steril. 
Obat ortunya dikasihkan anaknya, kadang obat sisa masih disimpan terus diminum lagi ketika sakit padahal sirupnya sudah rusak. 

Dokpri.  
Ibu Indri Mulyani Bunyamin,  S. Farm., Apt. (Ketua HISFARKESMAS).

Kata bu Indri, ketika beliau kerja di Puskesmas juga selalu menerima komplenan dari pasien yang belum sembuh menyalahkan dokter atau apoteker padahal pasien itu sendiri salah dalam mengkonsumsi obatnya. Iya sih terkadang keluargaku sendiri pun walau ada 2 Apoteker aku dan suamiku masih aja suka salah, lupalah obat sebelum makan, antibiotiknya mual gak dihabiskan, atau percaya herbal kata orang hehe. Tapi gimana lagi, kan karena domisili berbeda dengan ortu dan sanak saudara ketika ada yang sakit gak bisa memantau secara langsung pula, setidaknya lewat whatsapp saja. 

Setidaknya ketika meminum obat harus tahu apa nama bahan aktif yang terkandung dalam obat, nama dagangnya apa,  untuk mengobati apa,  aturan pemakaiannya apa,  efek sampingnya apa,  siapa saja yang tidak boleh memakainya,  bentuk sediaan obatnya apa (tablet,  cair sirup atau suspensi, ovula, suppositoria, kapsul atau tetes mata atau hidung, inhaler dihirup).
Kenapa obat harus baik dan benar saat dikonsumsi, karena penggunaan obat yang salah bisa berbahaya. Ada 3 cara memilih obat berdasarkan tingkat keamanannya,  obat ada 3 golongan yaitu :
  1. Obat Bebas, ditandai dengan lingkaran hitam berwarna hijau, dapat dibeli tanpa resep dokter. 
  2. Obat bebas terbatas, ditandai dengan lingkaran hitam berwarna biru,  obat keras yang dapat dibeli tanpa resep dokter, namun penggunaanya harus memperhatikan aturan pakai dan peringatan pada kemasan (P1-P6).
  3. Obat Keras, ditandai dengan lingkaran hitam berwarna merah ada huruf K-nya,  obat yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. 

DaGuSiBu/Dapatkan,Gunakan,Simpan dan Buang obat. 
Perhatikan  7 hal dalam memilih obat :
  1. Kandungan Zat Berkhasiat, bukan merek dagang obat. 
  2. Riwayat alergi atau sesnsitif terhadap obat. 
  3. Kondisi hamil atau berencana hamil, karena beberapa obat dapat mempengaruhi janin dan menyebabkan cacat pada bayi. 
  4. Kondisi menyusui,  beberapa obat dapat masuk dalam ASI dan menimbulkan efek buruk pada bayi. 
  5. HET/Harga Eceran Tertinggi obat, perhatikan harga obat HET-nya berapa, jangan sampai kita beli melebihi HET-nya. 
  6. Bentuk sediaan,  tablet, suppositoria, ovula, tetes, sirop atau inhaler, injeksi dan infus. 
  7. Kondisi sedang menggunakan obat,  karena dapat berinteraksi dengan obat lain, tanyakan pada Apoteker. 


Dokpri. 
Ibu dari Kimia Farma. 

Jika kita mendapatkan obat resep dokter atau golongan obat keras,  begitu menerima perhatikan :
  1. Kelengkapan informasi pada etiket : nama pasien, tanggal dan aturan pakai. 
  2. Tanggal kadaluwarsa/ekpire date. 
Jika membeli sendiri obat bebas dan bebas terbatas di Apoteker atau Toko Obat berijin,  perhatikan 4 hal ini :
  1. Kemasan harus dalam kondisi baik dan utuh.
  2. Kelengkapan informasi pada kemasan. 
  3. Tanggal kadaluwarsa/ED.
  4. Nomer registrasi.


Dokpri. 
Aku, mbak Alma,  kak Rani dan mbak Desi.

6 hal penting yang harus diperhatikan dalam menggunakan obat yaitu :
  1. Baca aturan pakai sebelum menggunakan obat. 
  2. Gunakan obat sesuai aturan pakai : a.  Dosis,  misal : gunakan sendok takar yang tersedia, jangan pakai sendok makan atau sendok teh karena akan pengaruh ke dosis. b. Rentang waktu,  misal : antibiotik 3x1 artinya diminum setiap 8 jam. c.  Lama penggunaan obat,  misal : antibiotik digunakan sampai 3-5hari.
  3. Obat bebas dan obat bebas terbatas tidak digunakan secara terus menerus, jika berlanjut lebih dari 3 hari segera hubungi dokter. 
  4. Hentikan penggunaan obat apabila timbul efek yang tidak diinginkan, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan (puskesmas, rumah sakit atau klinik). 
  5. Tidak menggunakan obat orang lain meski gejala sakitnya sama, karena penyerapan obat di tubuh setiap orang itu berbeda. 
  6. Tanyakan ke Apoteker untuk mendapatkan informasi penggunaan obat yang lebih lengkap. 


Dokpri. 
Sesi diskusi. 

Cara menyimpan obat di rumah secara umum adalah :
  1. Tidak melepas etiket pada wadah obat, karena tercantum nama,  cara penggunaan,  dan informasi penting lainnya. 
  2. Perhatikan dan ikuti aturan penyimpanan pada kemasan. 
  3. Letakkan obat jauh dari jangkaun anak. Simpan obat dalam kemasan asli dan wadah tertutup rapat. 
  4. Tidak menyimpan obat di dalam mobil dalam jangka lama, karena suhu tidak stabil dalam mobil dapat merusak obat. 
  5. Perhatikan tanda-tanda kerusakan obat dalam penyimpanan, misal perubahan warna,  bau,  dan penggumpalan. 

Dokpri. 
Sesi pemaparan hasil diskusi.

Cara menyimpan obat secara khusus di rumah :
  1.  Tablet dan kapsul tidak disimpan di tempat panas atau lembab. 
  2. Obat sirup tidak disimpan di lemari pendingin. 
  3. Obat untuk vagina (ovula) dan anus (suppositoria)  disimpan di lemari pendingin (bukan pada freezer)  agar tidak meleleh pada suhu ruangan.
  4. Obat bentuk aerosol/spray tidak disimpan di tempat bersuhu tinggi, karena dapat meledak. 
  5. Insulin yang belum digunakan disimpan di lemari pendingin, setelah digunakan disimpan di suhu ruangan. 


Dokpri. 
Obat bebas dan bebas terbatas yang diulas bersama mbak Anggun. 

Cara Membuang Obat yang baik dan benar:
  1. Pisahkan isi obat dari kemasan. 
  2. Lepaskan etiket dan tutup dari wadah/botol/tube.
  3. Buang kemasan obat (dus/blister,strip,bungkus lain)  setelah dirobek dan digunting. 
  4. Buang isi obat sirup ke saluran pembuangan air/jamban setelah diencerkan. Hancurkan botolnya dan buang di tempat sampah. 
  5. Buang obat tablet atau kapsul di tempat sampah setelah dihancurkan. 
  6. Gunting tube salep/krim terlebih dahulu dan buang secara terpisah dari tutupnya di tempat sampah. 
  7. Buang jarum insulin setelah dirusak dan dalam keadaan tutup terpasang kembali. 
Jangan lupa Tanya Lima O ketika mendapatkan obat kepada Apoteker, yaitu :
  1. Obat ini apa nama dan kandungannya?
  2. Obat ini apa khasiatnya?
  3. Obat ini berapa dosisnya? 
  4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya? 
  5. Obat ini apa efek sampingnya? 
Jadilah pasien cerdas, sakit kita wajib ikhtiar dengan minum obat dan berobat ke dokter, tapi harus kritis menanyakan obat apa yang dikonsumsi kepada apoteker, agar pengobatan efektif dan efisien dan pasien cepet sembuh. 
Acara gathering kemarin bener mengingatkan kembali tentang peran Apoteker dan DaGuSiBu. Yuk pakai #cerdasgunakanobat.