Monday, September 7, 2020

Dari SURKET Jadi E-KTP Via Whatsapp Di Cibinong Bogor

September 07, 2020 0 Comments


Sejak pindah dari rumah Mranggen Demak otomatis KTP pun pindah ke rumah baru di Cibinong Bogor, karena kita butuh untuk urus dokumen penting seperti akte kelahiran dan KIA plus identitas kita. Sebetulnya kalau NIK tetap sama walau pindah domisili, cuma alamat saja yang berubah sesuai domisili sekarang. Nah sejak akhir 2018 tepatnya beli rumah Juli, tapi mulai ditempatin September 2018, kita urus KK dan KTP baru. Nah kalau KK jadi seminggu, tetapi E-KTP lumayan lama di kecamatan. Dan pas urus KIA plus akte kelahiran dan KK baru di Dukcapil sehari juga jadi. Baca di artikelku yang tentang ini ya.


Nah sejak ada pandemi corona ini sejak Maret 2020, jadi tidak ada perpanjangan SURKET/KTP sementara yang diperpanjang setiap 6 bulan sekali. Kita itu dari 2018 hingga 2019 kemarin sudah 2x perpanjangan. Nah karena ini sudah 2020 pas kesana dianjurkan via online atau whatsapp sama petugas kecamatan.


Kita pun dikasih nomer whatsapp/WA oleh petugas kecamatan Cibinong Bogor. Lalu kita WA di jam kerja yaitu jam 8 pagi sampai 12 siang. Jika lewat jam itu harus diulang lagi besoknya. Bagusnya di jam 8-nan biar balesannya sebelum jam 12 siang, jika lewat soalnya besoknya direchat lagi sampai ada balesan E-KTP akan dikirim ke rumah dalam 40 hari.



Ini tahapannya ya :
1. Kita kirim foto SURKET kita ke no.WA 089635838584. Satu no.WA hanya bisa buat 1 SURKET dan 1 KTP ya.
Nanti ada balesan ini :
Terima kasih telah menghubungi KTPel Online Kec.Cibinong. 

*A. Cek KTP Sudah Jadi atau Belum & Info Perpanjangan Resi* 

*B. Pengajuan KTP-el PERGANTIAN BIODATA, ALAMAT, STATUS, DLL*
 
*C. Pengajuan KTP-el HILANG/RUSAK* 

*D. INFO PEREKAMAN & JADWAL PEREKAMAN KTP*

Pilih Layanan Yang Kamu Butuhkan dengan Ketik A,B,C, atau D lalu kirim ke kami.

(Contoh Pilih Layanan *B* Ketik *B* saja tanpa menggunakan tanda baca atau keterangan lainnya. *HANYA HURUF SAJA*)

2. Ketik A, lalu ada balesan ini :
*Auto Reply* 
*Layanan Cek KTP. dan Layanan informasi perpanjangan surket bila KTP ANDA BELUM TERCETAK*

Cek KTP  terlebih dahulu melalui link aplikasi KTPel MU  https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ktpelmu
trus download lewat Playstore jika sudah klik tanda *+* pilih CEK eKTP, ketik NIK anda dan tunggu 1-2 menit reportnya akan di kirim ke inbox, jika report *KTP BELUM TERCETAK*, anda dapat melanjutkan cara dibawah ini :

*BUDAYAKAN MEMBACA SAMPAI SELESAI DAN LENGKAPI PERSYARATAN 1,2 DAN 3 SECARA BERURUTAN*

Caranya :

1.Screnshot Hasil Notifikasi jika KTP BELUM TERCETAK yang sudah anda cek melalui aplikasi KTPel Mu

2.Foto Resi/Surket Anda.

3.MOHON ISI DATA DI BAWAH INI dengan Lengkap untuk pengiriman KTP melalui Jasa pengiriman JNT

CEK eKTP
NAMA :
ALAMAT PENGIRIMAN:
NO HP/ WA :
RT/RW: 
KEL :
KEC : CIBINONG
KAB : BOGOR
NIK : 


(1 nomor telepon hanya dapat mengirim 4 data yang terdapat dalam 1 kartu keluarga)

Setelah Anda Melengkapi Persyaratan Tunggu Hasil Verifikasi Berkas Maksimal 180 Menit/Sesuai Urutan Pemohon dan *Pastikan Tidak Chat Ulang Jika Ingin Respon Lebih Cepat, Kami Bales Chat Dari Bawah.*
Tidak Copy Paste Notifikasi ini agar kami dapat memverifikasi data anda.

3. Ketik ini dan lengkapi sesuai SURKET kita ya, 

NAMA :
ALAMAT PENGIRIMAN:
NO HP/ WA :
RT/RW: 
KEL :
KEC : CIBINONG
KAB : BOGOR
NIK : 

Lalu ada balesan ini :
*TANDA TERIMA PENGAJUAN KTP EL*

*PROSES SELESAI & KTP ANDA SUDAH KAMI AJUKAN UNTUK PROSES CETAK PADA TANGGAL 10-08-2020, DAN KTP ANDA AKAN DI KIRIM MELALUI KANTOR JASA PENGIRIMAN KE ALAMAT RUMAH MAKSIMAL 40 HARI KERJA*

*SATU NOMOR TELEPON HANYA BISA MELAKUKAN SATU KALI PELAYANAN ONLINE.*

*Catatan :* 
 
- Pertanggal 20-04-2020 setiap Perpanjangan Resi dan Pengajuan KTP EL *TIDAK BISA DI TERBITKAN RESI/SURKET* sesuai kebijakan dari Dinas Kependudukan Kab.Bogor.
-Pengiriman FISIK KTPel melalui Jasa pengiriman yang akan di kirim ke alamat rumah (ongkir ditanggung sendiri)
- Jika dalam 40 Hari Kerja  KTP anda belum di terima. Anda bisa menghubungi kami kembali dengan ketik (contoh KTP DENGAN NIK: 3201012705850014 Apa sudah dikirim) 
*- Simpan Bukti ini sebagai tanda terima pengajuan KTP* 

*Terima kasih sudah mampir ke Pelayanan Online KTPel Kec.Cibinong. Patuhi Protokol Kesehatan dalam kehidupan New Normal*

CEK BIAYA ONGKIR JNT KLIK link https://bit.ly/300fRUl

Jika anda setuju Pengiriman KTP Tanpa Antri oleh Jasa pengiriman dan Ongkos Kirim di tanggung sendiri ketik *YA*

Jika ingin pilih layanan lain ketik *TIDAK*

4. Ketik YA, lalu ada balesan ini :

*Auto Reply* 
*PROSES DI TERIMA*

TUNGGU KTP ANDA DIRUMAH KAMI AKAN KIRIM DALAM WAKTU KURANG LEBIH 40 HARI KERJA.

TERIMA KASIH

*Catatan : Mohon untuk tidak chat ulang dan mohon maaf jika chat anda tidak kami balas sebelum waktu maksimal (40 hari dari awal tanggal proses)*


Sudah beres setelah 4 tahap via WA dan ada balesan tunggu di rumah, beneran E-KTP dianter kurir J&T ekspress bayar 10 ribu rupiah saja. Dan gak 40 hari kok, cuma 28 hari sudah sampai rumah, dihitung dengan sabtu minggu dan tanggal merah. Lega deh kalau sudah beres, dan berlaku seumur hidup.

Wednesday, September 2, 2020

BB Bayi Naik Dikit Apakah ADB Atau ISK

September 02, 2020 0 Comments



 
Bayiku sehat dan tumbuh kembangnya sesuai seharusnya, sesuai usianya. Tetapi akhir-akhir ini rada susah makan, bukan gerakan tutup mulut. Masih mau tapi sedikit, dan kalau dia gak suka pasti drama nangis dan dilepeh juga diemut, kalau sudah diemut dikeluarkan pakai sikat giginya. Nah BB-nya naiknya dikit-dikit sejak usia 7 bulan, gak 500 gram per bulan tapi antara 10 sampai 25 gram saja, kalau TB-nya bagus sekitar 1 sampai  3 cm per bulannya.  Padahal dari usia 1 sampai 6 bulan naiknya per bulan 500 gram. Mungkin karena MPASI sama tumbuh gigi juga. Nah DSA/dokter spesialis anaknya menyarankan untuk tes Laboratorium via darah dan urine, karena kalau BB naik dan susah makan suspect ADB/Anemia Defisiensi Besi dan ISK/Infeksi Saluran Kencing.


Bayiku saat diambil darah kasian huhu, tapi bayiku mah kuat, nangis begitu jarum buat ambil darah kena kulitnya saja, abis itu berhenti. Suka keinget waktu usia seminggu diambil darah 2x karena Bilirubin lebih 4 angka dari 10, harus disinar semalem di Perina, sendirian sama suster, waktu itu aku nangis semaleman sampai tekanan darah tinggi coz kurang tidur. Bahkan mau pulang ke rumah juga diambil darah lagi, syukurlah waktu itu angkanya jadi 8 normal dan boleh pulang gak lama disinarnya.


Ini urine collector, susah banget buat nampung urine bayi disini, yang kakinya aja gak mau diem, plus dia bisa lepasin sendiri hehe. Beli 2 gagal yang pertama bocor urinenya kena baju Mami, yang kedua lepas, yang ketiga berhasil cuma 10ml, untung boleh ditampung di wadah steril buat di cek Laboratorium.


Anak-anak yang mengalami Anemia Defisiensi  Besi /ADB umumnya mengalami penurunan nafsu makan, tubuh yang gampang lelah dan cenderung mudah sakit. Tanda-tanda lainnya, yaitu:

  • Kepala pusing atau berkunang-kunang,

  • Denyut jantung yang cepat,

  • Kulit terlihat pucat, terutama di sekitar tangan, kuku, dan kelopak mata,

  • Anak menjadi lebih rewel.

Shasha tidak menunjukkan gejala-gejala diatas, hanya susah makan, atau kadang porsi dikit dan BB naik dikit saja. Rada pucat ya setelah diambil darah, tapi dikasih cemilan dam susu ya segar lagi.


Itu rincian biayanya, darah lengkap, feritin dan serum ionnya jadinya seminggu, Sabtu periksa, Sabtu depannya baru keluar hasilnya. Kalau urine lengkap cuma 1 jam, tapi nampungnya kita sampai 3 jam karena baru yang ketiga kali berhasil hehe, kebalik sama darah diambilnya sebentar hasilnya yang lama.

Gejala ISK pada bayi :

  • Menangis saat buang air kecil,
  • Buang air kecil jadi lebih sering dan sedikit-sedikit,
  • Sering rewel,
  • Air kencing berbau tidak sedap, terlihat keruh atau berdarah,
  • Nafsu makan turun,
  • Mual dan muntah,
  • Terlihat lesu,
  • Demam.
Bayiku tidak ada tanda ISK tersebut, hanya makannya aja sedikit tidak nafsu makan.


Nah itu hasilnya, Alhamdulillah kalau hasil cek darah lengkap dan feritin juga ironnya bagus, berarti bayiku tidak kekurangan zat besi atau ADB/Anemia Defesiensi Besi. Cuma itu hasil urinenya leukosit esterase positif 1 harusnya negatif.


Dan hasil urine mikroskopis leukositnya 8 - 12, harusnya 0 - 5, sel epitelnya 10 -15 harusnya 0 - 1, nah dokter anaknya menyimpulkan bahwa ada ISK/Infeksi Saluran Kencing, ini yang menyebabkan kurang nafsu makan plus BB-nya naiknya dikit-dikit.



SPORETIC merupakan antibiotik yang mengandung Cefixime. Obat ini digunakan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rentan, antara lain infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, otitis media, faringitis dan tonsilitlis, bronkitis akut dan kronik. Dari Rabu minggu lalu sampai Selasa kemarin harus habis nih antibiotiknya, ini dicairkan dulu dengan air aqua 20ml, diminum sehari 2 x 2ml. Ya Alhamdulillah sekarang makannya lahap lagi, walau harusnya 0 negatif hasilnya tapi positif 1 hasilnya ngaruh ke nafsu makan ternyata ISK ini. 

Padahal Mami itu gercep ganti pempers, mau pipis atau pup apalagi. Di rumah pakai air hangat dengan waslap bersih, kecuali lagi pergi pakai tisu basah cussons gak iritasi atau ruam, pempers pun cocoknya mamypoko royal soft. Kecuali waktu itu sempat gejala diare pup mulu selama 2 hari iya ruam pada area miss v dan anusnya merah 

Dan ternyata gigi tumbuh pun ngaruh ya ke nafsu makannya apalagi saat gusi bengkak giginya mau muncul selain ences mulu. Jadi kalau saat gitu anakku maunya disuapin langsung pakai tangan, kena sendok rada meringis gak mau. Giginya yang numbuh baru 5 yang keenam baru nongol dikit.


Ini BB dan TB bayiku dari lahir sampai usia 9 bulan :
Lahir BB 2.705 kg, TB 49 cm, sempet turun pas usia 6 hari jadi 2.595 kg TB tetap 49 cm, dan kuning karena beda golongan darah sama Mami. ASI-nya kurang cocok makanya dibantu sufor waktu itu.
Usia 10 hari BB 2.785 kg, TB 49 cm.
1 bulan BB 3.595 kg, TB 50.7 cm.
2 bulan BB 4.455 kg, TB 54 cm.
3 bulan lebih 2 hari BB 5.080 kg, TB 60.2 cm.
4 bulan lebih 2 hari BB 5.660 kg, TB 62.3 cm.
5 bulan kurang 1 hari BB 6.140 kg, TB 62.3 cm.
6 bulan kurang 4 hari BB 6.530 kg, TB 64.4 cm.
7 bulan kurang 6 hari BB 6.900 kg, TB 65.5 cm.
8 bulan kurang 9 hari BB 6.916 kg, TB 67.2 cm.
8 bulan kurang 4 hari BB 7.005 kg, TB 69 cm.
8 bulan lebih 17 hari BB 7.015 kg, TB 70.0 cm.
9 bulan lebih 14 hari BB 7.25 kg, TB 70.4 cm.

Nah kan walau BB-nya 7.25 kg masih masuk batas normal BB bayi perempuan, apalagi TB-nya sesuai batas normal Alhamdulillah. Plus kalau sufornya juga aku pilihkan S26 gold yang banyak vitamin dan mineral juga zat besi. MPASI nya bervariasi plus suasana dibikin menyenangkan. Memang bayiku mah bosenan juga sama menu MPASI, jadi aku catat di buku mana yang dia suka dan tidak. Mana yang sudah dimasak beberapa kali dan belum, pasta pun makaroni dan mie buat bayi dari brokoli suka. Kadang disup atau variasikan dengan keju dan sayuran juga daging, ikan ma telur ayam dan telur puyuh ditim juga udah pernah. Yang gak suka dia abon sapi buat bayi sama kecap organik, gak begitu suka manis tapi suka gurih asin bayiku mah. Semoga makin sehat dan cerdas juga soleha ya anakku. Kemarin cek juga gak dicover asuransi, lumayan sih, cuma biar gak penasaran, harga segitu dibanding kesehatan anak dan dapatnya juga dengan ikhtiar plus doa selama 10 tahun, gak ada salahnya ikutin saran dokter. Alhamdulillah sekarang makannya sama ngemilnya lahap dan banyak, minum susunya pun tetap banyak.


Wednesday, August 12, 2020

Tes Buta Warna Perlukah

August 12, 2020 0 Comments


Mata yang normal dan sehat adalah salah satu nikmat dari Tuhan, ketika mata mulai minus dan plus saja kita harus pakai kacamata. Bagaimana yang punya mata buta warna, tentunya gak bisa membedakan warna warni dalam kehidupan ini. Kalau kita mau masuk SMK, Kedokteran, Farmasi, Polisi, TNI pasti ada tes buta warna. Pengalamanku tahun 2000 dulu sama sepupuku daftar Kedokteran dan Farmasi ada tes buta warna, aku Alhamdulillah tidak buta warna makanya jadi Sarjana Farmasi dan Apoteker, cuma sayang sepupuku gagal masuk Kedokteran karena buta warna. Sebaiknya tes buta warna sejak dini, bilamana bisa diterapi dan sembuh kelak dewasa bisa masuk jurusan yang diinginkan. Tes buta warna diperlukan oleh siswa siswi yang akan masuk SMK, Polisi, TNI, Kedokteran dan Farmasi, bahkan mungkin bidang lainnya ada yang harus melampirkan tidak buta warna. Pengalamanku tahun 2014 ketika jadi guru produktif SMK Farmasi juga tes calon siswa siswi dengan buku tes buta warna. Kasian yang buta warna gak bisa sekolah di SMK Farmasi.

Jarang orang menyadari bahwa dirinya mengidap buta warna, terutama anak-anak. Buta warna sendiri merupakan kondisi yang ditandai dengan berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini diturunkan kepada anak dari orangtua sejak dilahirkan/genetik. Seseorang yang mengalami buta warna akan kesulitan melihat warna merah, warna hijau, biru, atau campuran warna lainnya. Masalah buat warna ini juga dapat mempersulit kehidupan seseorang. Jika kalian mengalami buta warna, kalian akan mengalami kesulitan untuk membaca pada suatu kertas yang memiliki warna atau mungkin kalian tidak akan mungkin mencapai karier atau pekerjaan tertentu.

Sebenarnya ini bisa dicegah melalui pemeriksaan dan tindakan segera, salah satunya dengan deteksi dini white pupil (pupil putih) menjadi hal yang sangat penting dalam pencegahan kebutaan warna pada anak.


Orang yang mengidap buta warna bukan berarti dirinya hanya akan melihat dunia sebatas hitam putih saja. Sebab, beberapa orang mungkin saja hanya tidak bisa membedakan nuansa warna ungu dan biru atau melihat kuning, tetapi seperti warna hijau. Sedangkan yang lainnya, mungkin akan kesulitan membedakan antara warna merah dan hitam.

Buta Warna terdiri dari berbagai jenis, yaitu :

  • Pertama tipe buta warna merah hijau. Tipe ini akan membuat pengidapnya kesulitan untuk membedakan warna merah dengan warna hitam, dan berbagai gradasi warna ungu. Selain itu, ketika melihat warna kuning dan hijau akan terlihat memerah. Dalam kebanyakan kasus, pria lebih cenderung mengalami jenis buta warna merah hijau ketimbang wanita.

  • Selain itu, ada pula jenis buta warna biru kuning. Tipe ini paling jarang terjadi, pengidapnya enggak bisa membedakan warna biru, hijau, dan kuning. Kondisi ini disebabkan karena fotopigen (tritan) tak berfungsi atau hanya berfungsi sebagian.

  • Terakhir adalah buta warna total. Jenis buta warna ini akan membuat pengidapnya sama sekali tidak bisa melihat warna, dan ketajaman penglihatan mereka juga dapat terpengaruh. Di mata pengidap buta warna total, dunia hanya berwarna hitam dan putih (monokromasi).


Manusia memiliki 3 jenis sel kerucut pada mata, yaitu sel kerucut merah, sel kerucut hijau, atau sel kerucut biru. Kita akan terhindar dari buta warna jika ketiga sel kerucut tersebut dapat menangkap dengan baik cahaya dalam jumlah yang berbeda dari tiga dasar warna ini. Konsentrasi tertinggi ditemukan di sekitar retina mata.

Buta warna bisa kita alami jika retina kita tidak dapat menangkap salah satu sel kerucut warna dasar tersebut atau kamu memang tidak memiliki salah satu dari 3 sel kerucut yang ada pada mata kita.

Penyebab utama dari masalah ini sebenarnya faktor genetik, alias kelainan gen yang diwarisi dari orangtua. Tapi, ada juga beberapa faktor lainnya yang bisa menyebabkan rusaknya sel-sel tersebut. Misalnya, penyakit diabetes, glaukoma, ataupun multiple sclerosis. Di samping itu, efek samping obat-obatan, kecelakaan, dan terpapar bahan kimia juga bisa saja memicu terjadi kerusakan sel mata.



Tes buta warna diantaranya :

  1. Tes Ishihara

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengidentifikasi perbedaan warna. Tes ini dikenal dengan istilah ishihara. Caranya adalah dengan membuat lingkaran yang telah diberi gambar berupa titik dengan warna serta ukuran yang berbeda.

  1. Tes Amanoloskop

Peralatan yang digunakan hampir sama dengan tes ishihara, yaitu dengan membuat lingkaran berbeda tipe. Namun pada tes ini, bagian atas lingkaran menggunakan lampu kuning.

  1. Tes Cambridge

Tes cambridge ini juga menyerupai tes ishihara. Melalui bantuan komputer, kamu akan diminta untuk melihat lingkaran. Jika kamu bisa melihat huruf C dengan jelas, maka, kamu tidak mengidap buta warna.

  1. Tes Penyusunan

Berbeda dengan tes-tes sebelumnya, tes yang satu ini menggunakan beberapa balok dengan gradasi warna yang berbeda. Ketika melakukan pengecekan, kamu akan diminta untuk menyusun balok-balok sesuai gradasinya. Sebagai contoh, warna hijau muda, hijau, kemudian hijau tua.

  1. Tes Farnsworth-Munsell

Beberapa perusahaan membutuhkan karyawan yang terbebas dari buta warna. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk tes buta warna adalah dengan tes farnsworth-munsell. Pada tes ini, kamu akan untuk mengambil beberapa benda dengan warna yang sama, tetapi memiliki nuansa yang berbeda.


Tanda-tanda seseorang menderita buta warna adalah:

  • Sulit mengikuti pelajaran di sekolah yang berhubungan dengan warna
  • Sulit membedakan warna daging mentah dan yang telah dimasak matang
  • Sulit membedakan warna lampu lalu lintas.

Buta warna bisa dicegah, salah satunya dengan konsumsi makanan bagus untuk kesehatan mata, yaitu :

1. Labu kuning dan ubi mengandung beta karoten yang akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Vitamin ini dapat mencegah rabun senja atau sulit melihat pada malam hari.

2. Bayam dan sayuran hijau lainnya mengandung lutein dan zeaxhantin sebagai antioksidan, yang berdasarkan studi dapat menurunkan risiko katarak dan penurunan daya lihat. Antioksidan juga bermanfaat untuk menyerap paparan sinar matahari, polusi udara, dan asap rokok serta hal berbahaya lainnya yang dapat mempengaruhi mata.

3. Ikan tuna, salmon dan sarden diketahui kaya akan lemak jenis DHA. Kekurangan DHA dapat berisiko mengalami sindrom mata kering. DHA juga dapat melindungi mata dari peradangan serta memebantu kinerja mata.

4. Jeruk, stroberi dan buah beri lainnya kaya akan kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak.

5. Kacang almond dan biji bunga matahari mengandung vitamin E yang dapat memperlambat degenerasi makula yang mengakibatkan penurunan daya lihat.

6. Kuning telur mengandung zinc, lutein dan zeaxanthin yang dapat membantu mengurangi risiko penurunan daya lihat akibat bertambahnya usia.

Kesulitan yang dialami pasien buta warna dapat dikurangi dengan beberapa upaya, seperti:

  • Meminta bantuan kerabat atau keluarga saat mengalami situasi sulit yang berhubungan dengan warna, seperti ketika mencocokkan warna pakaian yang digunakan atau melihat apakah daging yang dimasak telah matang.
  • Menggunakan lampu yang terang di rumah agar membantu memperjelas warna yang ada.
  • Menggunakan teknologi pendukung yang tersedia, seperti aplikasi khusus yang dapat mendeteksi dan memberi tahu warna pada suatu objek.
  • Menggunakan lensa mata khusus. Lensa khusus ini dapat membantu pasien dalam mendeteksi warna tertentu. Namun, lensa ini tidak selalu cocok dan bekerja efektif di tiap orang.

Sekarang ada aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kita bisa ngobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Bisa download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play. Jika kita merasa atau ada kerabat ada tanda gejala buta warna dan perlu konsultasi tapi karena pandemi malas keluar rumah, chat aja dokter di aplikasi Halodoc. 
 

Thursday, August 6, 2020

Pantai Rancabuaya Pameungpeuk Garut

August 06, 2020 0 Comments

Wednesday, August 5, 2020

Tumbuh Kembang Bayiku

August 05, 2020 1 Comments

Putriku sekarang mau masuk 9 bulan usianya, tumbuh kembangnya Alhamdulillah normal. Cuma sempat kena gejala diare aja pas mau masuk 8 bulan. Jadi kemarin BB-nya tetap 7 kg 15 ons.
Putriku pintar sudah bisa bilang enggak, apa, mama, papa, tah, dede, teteh, oke, Allohuakbar kalau denger adzan, poko bonekanya, tepuk tangan, duduk, merangkak dan mau belajar berdiri.

Bayiku itu hobinya difoto, kalau ada kamera ponsel pasti dia berfose, waktu MPASI bayiku gak mau bubur fortifikasi, tapi bubur bikinan ibunya dia suka, lahap tapi porsinya kecil kalau menurut dsa-nya. Padahal lahap anaknya, nah pas gejala diare dan tumbuh gigi bawah 2 atas 1 bayiku gak mau makan sama sekali. Biskuit dan roti tawar dengan keju dikit dia mau. Kalau nasi dibenyek dengan saringan plus lauk yang kita makan dia mau cuma sedikit.


Nah usia 6 bulan sampai 9 bulan ini susunya sempat S-26 tahap 2 promil dus cuma abis 13 dus. Nah karena bayiku sudah makan bubur santan, entah kenapa sempat waktu itu pup terus, dan sembelit juga dan BB-nya naiknya dikit.


Akhirnya kita ortunya putuskan ganti S-26 promil gold yang kaleng ini, sudah mau 4 kaleng. Dan makannya lumayan lahap lagi walau porsi sedikit.


Waktu gejala diare hari pertama pup 9x dan kedua pupnya 5x, kata dsa-nya ganti susu free laktosa sementara, susunya S-26 free laktosa gak ada di apotek, toko susu dan supermarket, adanya online, kelamaan jadi aku putuskan sgm free laktosa ini acc dokter anak bayiku. Cuma 1 dus ini aja dihabiskan dan Alhamdulillah bayiku cocok juga sembuh.




Nah karena kemarin imunisasi influenza 2 sekalian kontrol tumbuh kembangnya. TB-nya 70 cm naik 1 cm, nah BB-nya tetap pas 8 bulan lebih 17 hari usianya 7 kg 15 ons. Dokter anaknya menyarankan minum susu nutricia infatrini ini, karena pas sakit gejala diare kemarin gak mau makan sama sekali. Buat memenuhi nutrisinya minum susu ini sehari 3x 125 ml sesuai anjuran dsa-nya, tetapi susu S-26 goldnya dilanjut juga. Kita beli ini 1 kaleng saja. Sufor yang bisa dikonsumsi setiap saat dengan sufor dengan indikasi medis tertentu gak bisa dikonsumsi terus menerus. Nutricia Infatrini itu dibelinya hanya ada di apotek, itupun gak semua apotek ada, pas di Cibinong susah ada satu apotek pas lagi kosong, untung di Kimia Farma Garut ada. Nah karena 1 kaleng cepat habisnya, adanya di Carrefour SGM Gain 74, untung di resep dokternya selain infatrini boleh SGM atau merk apa saja yang ada BBLR-nya. Rasanya galau kadang udah masak anaknya gak mau kita sedih, kalau anaknya lahap mah happy. Alhamdulillah sekarang mau makan lagi walau porsi dikit tapi sering.
Padahal bayiku itu tuh bongsor, baju buat balita usia 2 tahun saja sudah cukup pas di badannya padahal usia bayiku masuk 9 bulan. Yang penting dia ceria dan makin pinter, kalau masalah makan kita aja adakalanya gak nafsu makan.
Cuma ada PR nih kalau pas 9 bulan setengah usianya BB-nya gak naik kudu tes darah buat mastiin tidak kekurangan zat besi dan tes urine buat mastiin gak kena infeksi saluran kencing. Kalau dari gejalanya bayiku gak ada tanda kurang zat besi atau infeksi saluran kencing. Menurutku mungkin karena kita ortunya juga waktu kecil bahkan sekarang gak gemuk tapi langsing, ya anaknya juga gak bakalan gemuk heu. Yang penting kan bayiku sesuai usianya BB-nya masih di batas normal, ceria aktif dan sesuai umurnya tumbuh kembang motorik dan sensoriknya. 




Monday, August 3, 2020

Syarat dan Ketentuan Masuk Dufan di Era New Normal

August 03, 2020 0 Comments


Tepat pada Bulan Juni 2020 kemarin, Taman Impian Jaya Ancol resmi dibuka kembali. Kabar ini memberi kebahagiaan bagi para pengunjung setia Ancol, termasuk Dufan. Namun, pembukaan kembali tidak lepas dari syarat dan ketentuan masuk Dufan di era new normal.

Memangnya, syarat apa saja yang harus dipatuhi oleh para pengunjung setia Dufan? Yuk, disimak agar kamu tidak melanggarnya.



1. Membeli tiket melalui website resmi Dufan

Sekarang pembelian tiket masuk Dufan dilakukan secaraonline, yaitu melalui website resminya. Pilih waktu berkunjung yang diinginkan, tentukan kuota pengunjung, lalu lakukan pembayaran sesuai instruksi yang ada diwebsite. Apabila tiket tidak bisa dipilih, itu artinya kuota untuk hari yang bersangkutan sudah habis.

Bagi kamu yang membawa kendaraan pribadi atau sewa bus pariwisata untuk masuk Dufan, wajib membeli tiket parkir secara online juga. Isilah data diri secara benar pada kolom pengisian yang disediakan, lalu lakukan pembayaran secara online.




2. Anak-anak tidak diperbolehkan masuk



Tidak seperti dulu, siapa pun bisa masuk ke Dufan. Pengunjung yang usianya di bawah 9 tahun dan di atas 50 tahun dilarang memasuki area Dufan. Pada rentang usia ini, kekebalan tubuh agak terganggu, jadi akan lebih mudah terserang virus.

Selain itu, para ibu hamil juga dilarang untuk memasuki Dufan. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi kondisi ibu hamil dan janin juga tidak cukup prima untuk melawan berbagai virus yang masuk ke dalam tubuh.


3. Pengunjung harus memiliki KTP DKI




Sangat disayangkan memang, karena pengunjung yang bukan penduduk DKI Jakarta untuk sementara waktu tidak diizinkan memasuki Dufan. Tujuannya bagus yaitu untuk mengurangi jumlah pengunjung, jadi area Dufan tidak menjadi sarang penyebaran virus Covid-19.

Dengan minimnya jumlah pengunjung, protokol kesehatan bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya. Aturan untuk menjaga jarak pun terlaksana dengan baik, sehingga tidak ada yang namanya desak-desakan saat berada di suatu tempat.


4. Membawa peralatan masing-masing




Peralatan yang dimaksud adalah masker, hair cap, hand sanitizer, dan alat-alat makan serta minum sendiri. Saat ini kamu dilarang menggunakan peralatan umum karena terlalu berisiko terhadap penularan virus. Kebersihan peralatan umum juga tidak terjamin, jadi lebih baik bawa masing-masing saja.

Kamu bisa membungkus peralatan yang kamu bawa dari rumah sesuai fungsinya, lalu masukkan ke dalam tas jinjing atau tote bag. Pakailah sewaktu-waktu dibutuhkan, jadi kamu dapat meminimalisir penggunaan alat-alat umum selama di Dufan.



5. Wajib mematuhi protokol kesehatan




Namanya juga situasi belum kondusif, jadi kamu wajib mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Memakai masker setiap saat, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak agar tidak mudah bersentuhan dengan orang-orang di sekitar.

Jika kamu menyewa bus, pastikan busnya sudah disemprotkan cairan disinfektan. Pengemudi juga sudah dicek suhu tubuhnya, memakai masker, dan meminimalisir kontak dengan penumpang demi kenyamanan bersama selama di perjalanan.

Bagi kamu yang ingin pergi bersama rombongan, kamu bisa pertimbangkan TRAC dalam menyediakan moda transportasi untuk liburan ke Dufan. Tidak perlu khawatir karena setiap bus di TRAC selalu dicuci dan diberi disinfektan, baik sebelum maupun sesudah pemakaian.



Demikian syarat dan ketentuan masuk Dufan yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol di era new normal. Ayo, dipatuhi demi keselamatan diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Jika kamu mengetahui syarat dan ketentuan lain, boleh banget berbagi pada kolom komentar yang sudah disediakan.

Tuesday, July 14, 2020

Ke Dokter Gigi Saat Pandemi

July 14, 2020 0 Comments

Sakit gigi di tengah pandemi covid ini memang gak enak ya, kalau saat normal dulu kita bebas dan bahkan bisa scaling karang gigi setiap 6 bulan sekali. Tapi disaat pandemi gini disarankan jika sakit swamedikasi dulu dengan obat pereda nyeri gigi misal parasetamol atau asam mefenamat. Merknya banyak boleh yang mana saja asal ketika beli di apotek sesuai dosis yang disarankan Apoteker ya.

Nah akhir Juni lalu aku sakit gigi ada seminggu, sudah minum obat pereda nyeri masih aja nyut-nyutan, sungguh menggangu aktivitas sebagai istri dan ibu untuk menjalankan tugas sehari-hari. Nah karena belum membaik plus selain nyeri gigi mulai nyeri kepala kuputuskan ke dokter gigi.


Kupilih RS Sentra Medika dekat rumah, biar anakku sama suamiku nunggu di mobil gak turun plus RS yang tidak merawat pasien covid, cuma disini bisa skrining covid. Dan dari hamil plus melahirkan dan imunisasi bayi disini karena bisa pakai Asuransi Astra Life.
Disini dokter pakai APD, nakesnya juga plus bagian admin pakai masker dan faceshiled.

Nah kemarin kukira sakit gigi akibat gigi yang bolong, pas awal hamil juga gini nyerinya cuma waktu itu harus rongsen, tetapi karena hamil gak boleh rongsen hanya diinjeksi di gusi dan dibersihkan karang gigi di bagian yang sakit. Kemarin juga gitu katanya selama pandemi gak boleh scaling semua bagian gigi, cuma mengobati bagian yang sakit saja. Ternyata kemarin radang gusi bukan gigi bolong. Akhirnya dikuretase gusi giginya plus dibersihkan sisa makanan di bagian yang sakit. Kuretase adalah proses teknik bedah peridontal, dengan menghilangkan granulasi inflamasi yang menempel pada poket peridontal. Di RS Sentra Medika juga menerapkan jaga jarak/social distancing baik tempat duduk ruang tunggu pasien, bahkan di lift.


Bayar hanya APD dokter gigi 100 ribu rupiah, kalau dokter anak biasanya 50 ribu rupiah. Dan dikasih resep cataflam 5 tablet buat pereda nyeri dan radangnya diminum sehabis makan sehari 2x, dan obat kumur Alloclair dimana abis kumur sebanyak 10 ml, jangan makan dan minum selama 1 jam. Total dicover asuransi 344 ribu rupiah. Buat kalian yang sakit gigi tapi takut ke dokter gigi saat pandemi, tenang saja InsyaAllah aman, pilih RS swasta jangan negeri (agar tidak ramai plus gak berdekatan dengan pasien covid), atau klinik gigi juga boleh, yang menerapkan protokol kesehatan. Cek suhu tubuh ketika masuk RS, kita wajib pakai masker, cuci tangan dulu sebelum dam sesudah dari RS, ganti baju dan mandi sehabis dari RS.