Friday, December 29, 2017

Yang berkesan di tahun 2017

December 29, 2017 44 Comments
2017 akan berlalu tiga hari lagi, dan di desember ini usiaku menginjak 36 tahun.
Selalu suka dengan akhir taun selain ulang tahun juga anniversary di bulan ini.

Penutup tahun sangat berkesan bersama keluargaku ke taman burung pramestha Bandung tadi siang. 

Tahun 2017 ini banyak yang berkesan untukku.
Salah satunya adalah keinginan untuk punya buku sendiri Alhamdulillah terwujud walaupun belum full satu buku karyaku, tetapi buku antologi barengan teman blogger lainnya hasil menang giveaway mbak Desi Namora.

Bukunya ketika kita dihadapkan akan kematian yang tinggal delapan hari lagi.
Isinya gak serem kok lebih ke instropeksi diri bahwa kematian itu pasti pada setiap mahluk yang bernyawa, agar kita ingat mati dan selalu bersyukur bukan berkeluh kesah.
Ini dia buku 8 hari menuju kematian, waktu itu aku emang rajin banget ikutan lomba ngeblog. 

Terkadang manusia suka angkuh dengan yang dia punya, padahal semuanya adalah titipan,  dan galau gelisah akan sesuatu tak pasti, padahal jelas selama kita hidup akan diuji dengan kesenangan dan kekhawatiran. 
Jika begini, harus segera mencharge iman kita. 

Kalau mau baca tulisanku boleh nih yang ini Jika Waktu Kita Hidup Di Dunia ini tinggal 8 hari.

Ya lebih ke self reminder aja kadang apa sih tujuan kita hidup di dunia ini. 
Dunia ini fana, akhiratlah yang kekal abadi. 


Setiap detik setiap menit setiap waktu kadang ada keajaiban dan hal tak terduga di depan mata kita, tetapi jika kita hidup di jalan yang sesuai norma dan agama InsyaAlloh hidup kita bakalan bahagia dan selamat dunia akhirat. 

Hal kedua yang bikin aku berkesan di tahun 2017 ini kejutan akhir tahun, sejak pindah ke Semarang 9 taun yang lalu tahun baru di 2009, aku tak betah di kota ini, tapi tetep aja aku dan suamiku jalani, dari rangkaian program hamil alami sampai inseminasi sejak 3 bulan setelah menikah, pindah kontrakan 6x hingga beli rumah di 2013, terus Alloh kasih yang kuminta, dari umroh, beli rumah, beli kendaraan,  Subhanalloh Alloh mudahkan itu semua.

Bahkan pekerjaan dari Apotek, PBF obat jadi, sampai PBF bahan baku obat, bahkan dosen dan guru SMK Farmasi pun pernah kujalani. 
Dari yang pernah naik angkot, taksi, motoran, mobil second sampai mobil baru Alhamdulillah kelakon.

Sampai dari profesi Apoteker dan Blogger. 
Satu hal yang bikin berkesan teman-teman blogger inilah yang bikin aku betah di Semarang. 
Hingga sudah gak terlalu ingin pindah lagi dekat Bandung.

Berbagai event blogger bikin aku senang, bisa mempelajari berbagai karakter orang dan arti teman sejati, juga ilmu baru di setiap acara dan rezeki teman baru. 

Alhamdulillah lagi walau aku gak suka ngerumpi ama tetangga, setiap pindahan rumah mesti dikasih seprei, pernah sekali panci hehe. 
Jadi selama 7 kali pindah selalu di Semarang selalu dikasih kado ama tetangga, bukan berarti aku sombong tapi emang gak senang bergosip hihi. 

Dan setiap rumah yang kutinggali di Semarang tetangga dulu pe sekarang minimal ada satu orang yang masih sms atau whatsapp menanyakan kabarku dan suamiku. 

Teman blogger banyak yang doain pe sekarang aku mau pindahan ke Jakarta, pasti aku akan merindukan kalian teman-teman, tapi jauh dimata dekat di hati dan komunikasi via dunia maya ya kan hihi. 

Jujur rasa ini kurasakan lagi, ketika dulu bisakah umroh, dan terwujud, biasanya kita menggebu-gebu tapi pas tercapai terharu biru dan antusias jadi biasa saja. 

Tapi bersyukurlah pastinya, yah kadang aku malu sama Alloh saat imanku turun, suka mengeluh sedikit atau bersedih kok Alloh belum mengabulkan doaku, tapi sebetulnya Alloh selalu mendengar doaku, hanya aku perlu bersabar saja, dan ternyata ketika yang kuminta datang disaat yang benar-benar tepat. 

Dulu sempat galau kalau dipindah bagaimana rumah belum lunas, eh Alloh malah mengabulkan saat rumah sudah lunas, jadi tak ada beban, malah ada aset untuk modal beli rumah lagi di Jakarta Alhamdulillah.

Kata orang, Jakarta riweuh dan ruwet, aku dan suamiku hanya sebentar dulu di Jakarta, aku hanya seminggu saat belum nikah mengurus ijin waktu kerja di apotek di Kemenkes,  dan suamiku 3 bulan training di perusahaan tempatnya bekerja sekarang sebelum diangkat karyawan tetap. 

Alasan kami optimis hidup di Jakarta adalah pengen program hamil dan berhasil, karena selama di Semarang 9 tahun dokter terbaik di kota ini sudah kami coba tapi belum berhasil, memang Alloh Yang Kuasa atas segala sesuatunya tapi kita kudu berdoa dan berikhtiar. 

Alasan kedua, ortuku dan kami makin menua, kalau mudik jauh dua-duanya gempor heuheu. 

Bandung juga kota kenangan karena tempat kami dulu kuliah dan bertemu hingga menikah. 
Happy aja bawaannya kalau kesini. 
Jadi nanti mudik jauhnya nanti ke Ponorogo aja. 

Alasan ketiga, kami mulai berpikir karena aku dan suamiku kerja di swasta, kalau pensiun nanti dan anak kami kuliah gimana biayanya, harus minimal punya toko obat berijin atau apotek ke depannya klinik buat dana pensiun dan anak-anak kami. 
Ya mumpung belum usia 40 tahun. 

Dari segi sekolah dan kuliah kalau menurut kami terbaik di Bandung syukur-syukur bisa menyekolahkan ke luar negeri buat anak kami nanti InsyaAlloh. 

Ya Alhamdulillah di Semarang lebih dari cukup banget segala sesuatunya, cuma mencoba keluar dari zona nyaman untuk menantang diri lebih baik lagi dan buka lapangan pekerjaan untuk orang lain. 

Dan yang paling berkesan lagi, di tahun 2017 juga banyak yamg kuinginkan seperti mengajar anak SD lewat kelas inspirasi, berbagi itu tak rugi justru menambah bahagia dan berkah. 

Dan jadi blogger kesehatan dan lifestyle juga sering travelling ke tempat wisata bersama suami menjelajah bandungan, ungaran, ambarawa dan kabupaten semarang. 

Nah satu lagi di tahun 2017, setelah merunut ke belakang aku jadi ingat orang baik akan ketemu dengan hal baik lagi, bukan mengaku baik. Cuma kadang yang aku khawatirkan pada kenyataannya semua berjalan lancar. 

Dan gak ada kebetulan di dunia ini ,contohnya udah rencana mau ke ponorogo garut dan bandung liburan akhir taun ini, karena minimal setaun dua kali pas lebaran dan liburan akhir taun. 

Nah ya tetiba bumer sakit dan kita batal ikutan deswita ke brebes jadi ke ponorogo, nah pulang dari sana dikabarin suami bakalan dipindah kantor pusat balik lagi jakarta, serasa mimpi, minggu kemarin nyiapin segala sesuatunya dan semua berjalan seperti biasa, dan liburan akhir tahun ini selain kumpul keluarga, sekalian lihat dan kasih dp rumah di Jaktim dekat kantor suami buat nanti akhir Januari maksimal harus sudah stay disana, Alloh Maha Tahu Segala-Nya Subhanalloh 😇.

Aku nulis ini di Bandung, di rumah ortu, kumpul dengan adik-adik dan keponakan. 
Makin berarti keluarga untukku. 

Ketemu sepupu yang tinggal di Jakarta dan ternyata tempat kontrakan dia dulu dekat dengan kantor suamiku, bikin plong setelah kamis kesana untuk melihat rumah selanjutnya yang akan aku tinggali.

Ternyata Jakarta tak seruwet yang dipikirkan kalau lebih mahal sih iya hehehe. 
Cuma yakin aja Alloh mah Maha Kaya.

Kalau macetnya sih sudah sama kaya aku dan suamiku berangkat dan pulang dari rumah perbatasan Semarang Timur ama Demak ke Semarang kota. 

Nah ini dia ceritaku yang berkesan di 2017 mbak Tanti Dan Nuzha.
Sesuai tema arisan gandjel rel yang ke-19, "Peristiwa Yang Paling Berkesan di tahun 2017. Pokoknya yang kutulis di blogku dari Januari sampai Desember 2017 juga sangat berkesan untukku. 

Mbak Tanti aku bertemu baru sekali waktu ke desa bahasa Borobudur, kalau Uzha mah sering di berbagai event blogger di Semarang, Ungaran dan bahkan Yogya. 
Dua-duanya kukenal sebagai blogger. 
Mbak Tanti di Pekalongan, Uzha Semarang. 
Mbak Tanti sudah berkeluarga, Uzha segera berkeluarga InsyaAlloh 😊.




Monday, December 18, 2017

Taman Bunga Celosia bandungan rasa luar negeri

December 18, 2017 38 Comments

Udah penasaran ke taman bunga Celosia itu dari kapan hari heuheu, soalnya lihat di instagram, instagramable banget nih tempat.

Kita pun kemarin kesini, dari rumah kesini 2 jam karena macet banget, padahal lewat tol nih.
Musim liburan sudah tiba sepertinya.

Untuk nyampe sini pilih arah bandungan, lalu arah candi gedong songo.
Di pertigaan kalau ke kiri ke setiyaji flower farm ke kanan ke candi gedong songo.
Nah lokasi taman bunga celosia itu tepatnya di Jalan Wisata Gedong Songo Km.0,5 Bandungan Kab.Semarang Jawa Tengah.

Tiket masuknya seorang 10 ribu rupiah saja.


Di Taman Bunga Celosia ada miniatur patung merlion, itu loh seperti patung singa di Singapura.


Nah ini pagernya dari kayu dibentuk pensil warna warni, ciamik deh.


Ada kincir angin kaya di negeri Belanda heuheu.


Sayangnya kalau musim liburan kaya gini nih susah buat berfoto, antri gantian, dan susah ambil angle foto yang bagus lowong tanpa ada orangnya heuheu.


Nih ada juga spot payung warna pelangi digantung dan bola warna warni yang dirangkai, meriah ya.


Ini dia foto depan rumah hobbit dan kincir angin, serasa newzealand hehe.


Dan bunganya MasyaAllah indahnya, memang bandungan itu  tempatnya sejuk, bunga warna warni pun subur tumbuh disini.
Bisa beli benihnya kok dengan berbagai harga yang ditawarkan, anggrek pun ada.

Beda dengan setiya aji flower farm dan kampung krisan klapar yang isinya bunga krisan semua.

Yang di taman binga celosia warna bunganya ungu dan putih tapi namanya apa ya bagus banget deh bunganya.

Ya mungkin karena disini ada kincir ala-ala menyerupai bunga tulip kali ya hihi.


Yeay berhasil berfoto di rumah hobbit taman bunga celosia, aku jadi inget farm house lembang.


Ulala ada miniatur menara Eifel kaya di Paris itu loh hehe, yah kan sekarang anniversary ke-9 rabu besok, kesini dulu aja jeng-jengnya, anniversary besok-besok InsyaAlloh ke tempat beneran aslinya yang miniaturnya ada di taman bunga celosia, Aamiin.



Ada mainan anak yang dari balon udara empuk nih diiringi musik anak yang kenceng.


Aku suka banget nih bunga ini, kembang bulan kalau di Garut mah, jadi inget daerah Cikajang. Apalagi ungu warnanya, pengen nanem.


Ada patung kuda plus delmannya nih di taman bunga celosia.


Ada gazebo buat sekadar duduk, ayunan besi, dan warung mie dan gorengan dengan minuman teh hangat seharga 4 ribu rupiah dan kopi.

Seporsi mie instan kuah plus telor dibandrol 10 ribu rupiah, gorengan per biji 2 ribu rupiah, ada mendoan, tahu susur, pisang goreng dll. Rasanya mah biasa aja, tapi mendung, hujan gerimis laper jadi terasa enak banget deh.


Tempat parkir motor persis depan taman bunga celosia, motor 2 ribu rupiah parkirnya.

Kalau mobil parkirnya naik dikit sebrang taman bunga celosia, parkir mobil 5 ribu rupiah.

Ada toilet wanita 2, toilet pria dua, dan musola kecil di taman bunga celosia, letaknya sebelah rumah hobbit.


Benih bunga yang di pot yang boleh dibeli,  pengen beli, tapi yang sudah-sudah pasti jadi mati bunganya nih karena di rumah panas udaranya beda sama bandungan sini. 
Nah gimana mau masukin list tempat wisata yang kudu dikunjungi weekend ini, liburan murmer tapi menyenangkan 😀.

Nah kalau kalian mau liburan akhir taun kemana nih, ini liburan akhir tahunku yang di Kabupaten Semarang sebelum liburan berikutnya di Bandung Garut.

Ini 'liburan akhir tahun' pas banget dengan tema arisan Gandjel Rel ke-18.

Tema ini dari mbak NOVIA DOMI, seorang blogger dan founder titik tengah patnership dan ibu dari tiga orang anak lelaki, pindahan dari Papua ke Semarang dan bisa kuajak ngobrol Sunda 😊, udah 2x aku main ke rumahnya di Semarang.

Dan satu lagi mbak UNIEK, seorang blogger dan founder Gandjel Rel, ibu dari 1 putra dan 1 putri juga karyawati swasta, aku pun pernah ke rumah mbak Uniek 2x.

Nah ini  ceritaku, mbak Novi dan mbak Uniek liburan akhir tahunku di Kabupaten Semarang kemarin, kalau kalian mau kemana nih mumpung anak-anak libur sekolah.




Friday, December 15, 2017

WANITA dan LIPSTICK juga LIPCREAM

December 15, 2017 11 Comments

Kaum wanita sekalipun gak dandan pasti suka lipstickkan dan bedakkan, karena apa, biar gak keliatan pucat.
Konon katanya lipstick sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu, sejak zaman sebelum Masehi.
Zaman dulu pewarna untuk lipstick dari buah dan tanaman.
Awal munculnya di peradaban Turki, Timur Tengah dan Afrika.
Era Mesir Kuno yang mengenalkan warna carmine yang merah menyala, zaman adanya Neferititi dan Cleopatra.
Kalau zaman nenekku pakai lipstick itu pakai pewarna dari daun sirih dikasih kapur sirih dikunyah jadi warna merah bibirnya plus gigi kuat heuheu.
Warna ungu dari rumput laut dan minyak juga lilin.
Jadi inget jaman kuliah Farmasetika, pernah bikin lipstick di Laboratorium.


Selain tentunya kalau yang suka dandan mesti suka pakai pensil alis, foundation, pelembab, maskara, blasson dan eye shadow.
Nah kalau aku dan mamahku juga adikku palingan Cuma bedak dan lipstik.
Banyak varian lipstick sekarang ini dengan berbagai warna, lipstick atau kadang disebut gincu, sudah ada sejak zaman baheula nih, dengan berbagai merk.
Kalau aku lebih suka warna ngepink atau peach lebih soft, kalau suamiku malah suka warna merah jreng heuheu.
Eh aku mah penganut sesuai syariah kudu pakai gincu yang sesuai warna bibir soft gak terlalu mencolok.
Kalau wanita tanpa lipstick bagai sayur tanpa garam halah hehe.


Nah yang perlu diperhatikan jika kita menggunakan kosmetik juga hati-hati jika kosmetik termasuk lipstick ada bahan pewarna berbahaya, jadi harus beli di toko yang resmi atau olshop terpercaya.
Perhatikan juga kode expirenya, karena yang kadaluarsa bisa menyebabkan iritasi bahkan kanker.
Dan cara menyimpan, kosmetik boleh digunakan 2 tahun biasanya, jika sudah berubah jangan dipakai lagi ya, gak usah eman-eman.
Kalau lipstik tandanya  sudah tak layak pakai adalah bau apek, mencair dan meleleh, ada embun air sekitar permukaan lipstick, sudah tidak menempel di bibir warnanya.
Cara membuang lipstick jika sudah kadaluarsa juga harus dihancurkan ya biar tidak disalahgunakan jadi kosmetik palsu nantinya.


Ooh iya pernah dandan maksimal pas jadi pengantin, MUA-nya tanteku sendiri nih kebetulan.
Ini nih pas dandan jadi pengantin, bisa diintip di ceritaku pas menikah (http://www.pusvitasari.com/2017/12/kilas-balik-pernikahanku-9-tahun-lalu.html).
Ooh iya selama ini aku pakai lipstik wardah yang jelas harganya terjangkau dan halal.
Tetapi sekarang nih temanku ngabarin wardah ada yang lip cream, huum sih liat iklannya di tv.
Ooh iya lipcream itu lebih soft dan merata di bibir loh, jadi matte.
Untuk harganya bisa cek harga lipcream wardah di Mataharimall.com.
Dalam lip cream wardah mengandung vitamin E, warnanya ada fruit punch, honey bee, rosy cheek, saturday night, red dicted, fuschionately, see you latte, hingga pinkcredible.
Wardah lip cream ini selain hasil akhir velvet matte, teksturnya creamy tidak begitu kental., pakainya tipis-tipis saja biar gak tebal di bibir dan bibir tak terasa kaku.
Awalnya terasa creamy dan basah tetapi jadi mengering setelah diaplikasikan.





Kalau yang jago dandan selain buat bibir, lipstick ada yang diaplikasikan jadi eyeshadow dan blush on loh, ini liquid lipstik, caranya ambil sedikit liquid lipstick taruh di punggung tangan pulaskan ke mata dengan jari tangan, jadi deh eye shadow.
Jadi conturing wajah, ambil liquid lipstick dengan shade nude atau kecoklatan, pulaskan sedikit di  tulang pipi, blend dengan sponge hingga warnanya menyatu.
Kadang ada juga yang dipakai untuk eyeliner dan blush on, jadi hemat kan ya heuheu.

Wednesday, December 13, 2017

Review Film Olaf adventure dan Coco

December 13, 2017 18 Comments
Tadi siang menuju sore nonton film olaf adventure dan coco.
Disney selalu sukses bikin film keluarga nih.
Film ini untuk kategori semua umur.

Gak tahu kenapa sebelum coco mulai, olaf adventure muncul dulu durasi 20 menitan.
Olaf masih inget frozen kan, boneka salju yang idungnya wortel dan tangannya ranting.
Lucu banget si olaf, disini masih ada elsa dan anna juga kristof dan rusanya.
Menceritakan bahwa olaf berusaha keras mencarikan tradisi pas hari raya di negerinya untuk elsa dan anna.
Nah setiap keluarga pasti punya tradisi kan kalau di Indonesia pas lebaran,  setiap keluarga punya kebiasaan khusus dan sajian makanan istimewa.
Nah tetapi anna dan elsa lupa tradisi apa di keluarga mereka.

Olaf dibantu rusa dari rumah ke rumah mencatat dan membawa barang hadiah, sayangnya gerobaknya terbakar dan jatuh ke jurang,  olaf merasa gagal dan kecewa hingga enggan pulang,  padahal di istana elsa dan anna menemukan tradisi mereka adalah membuat olaf baik dari es dan gambar.
Nah pelajaran yang diambil adalah mungkin kita jarang menyadari yang istimewa dan dicari itu sebenarnya ada di dekat dan hadapan kita sendiri.

Dan film coco dimulai,  dari keluarga suka musik,  imelda dan hektor dan punya putri coco.
Hektor pergi dengan gitarnya dan menciptakan lagu, imelda sebagai istri jadi kecewa marah kepada suaminya hektor gak pulang-pulang,  dan dia memulai usaha membuat sepatu rivera dan sukses jadi bisnis keluarga turun temurun.
Sehingga punya cucu miquel seorang anak laki-laki yang senang musik.

Puncaknya miquel minggat dari rumah karena sang nenek merusak gitarnya.
Buyutnya miquel adalah coco yang sudah mulai pikun.
Nah miquel ditemani dante anjing liar mengambil gitar di makam penyanyi ternama.
Nah sehingga di hari peringatan kematian arwahnya melayang ke negeri orang mati,  disana miquel bertemu hektor,  imelda,  paman dan bibinya yang fotonya terpajang di tempat persemayaman keluarganya.

Miquel akhirnya ketemu ibunya coco, imelda yang gak bisa nyebrang karena fotonya diambil dirinya,   miquel malah yakin karena gitarnya ada di foto yang disobek itu adalah penyanyi legendaris yang dipuja banyak orang.

Imelda, paman bibinya menyuruh miquel pulang ke dunia nyata asal tidak bermain musik.
Tapi beberapa menit kemudian miquel masuk lagi ke negeri mati karena mengambil gitarnya lagi di makam.
Nah akhirnya miquel ketemu hektor yang hampir dilupakan karena fotonya tak dipajang dan gak diingat orang di dunia.

Miquel meminta bantuan hektor agar ketemu penyanyi terkenal yang mati tertimpa lonceng.

Nah hektor mendukung karena miquel bilang gak punya keluarga di negeri mati dengan imbalan dia kasihkan fotonya di dunia agar diingat dan bisa menyebrang dunia mati.

Karena miquel hanya dikutuk bukan meninggal harus sebelum pagi berhasil mendapat restu dan bisa bermusik.

Miquel akhirnya menyanyi sambil bergitar Gitarnya dia dapatkan dari seorang kakek yang arwahnya hilang gak bisa nyebrang karena tidak ada yang ingat dan mendoakannya, di acara lomba musik di alun-alun dengan hadiah ketemu penyanyi itu.

Tapi imelda dan paman bibinya keburu datang,  sehingga dia lari sampai mengusir dante anjingnya.
Nah akhirnya miquel ketemu penyanyi ternama itu,  cuma sayangnya jadi tau karakter aslinya jelek, bahkan ternyata dia yang meracuni hektor hingga tewas dan dilupakan keluarganya

Padahal hektor saat itu ingin ketemu coco, tapi si penyanyi licik itu membunuhnya dan mengakui hasil karyanya hingga tenar.
Hektor dan miquel dimasukkan sumur, hingga akhirnya ditemukan kucing pengantar arwa, imelda dan dante anjing miquel.

Adegan hektor menyanyikan lagu remember me buat coco sangat menyentuh, aku pun menitikkan air mata.

Akhirnya ketauan bahwa hektorlah kakek buyut aslinya dan coco adalah putri yang mau ditemui saat itu.

Nah masalahnya sekarang hektor sudah mau hilang karena coco sudah pikun dan mau meninggal.
Akhirnya foto berhasil direbut kembali dan ketauan sifat aslinya penyanyi tenar itu bahwa dia jahat.

Film ini keren menurutku, walau ada adegan kiss di saat miquel melihat film lama dibintangi penyanyi tenar yang awalnya dia kira kakek buyutnya.

Pesan moralnya adalah keluarga tetap nomer satu, di atas segalanya, baik karir dan materi.
Apalah arti ketenaran jika tak punya keluarga.
Apalah arti kelimpahan materi jika hidup sendiri tanpa keluarga pasti hampa.
Dan yang terpenting kelak di alam baka dan akhirat hanya doa dari orang tercinta dan keluarga kitalah yang menghantarkan kita ke surga.
Dan setiap perbuatan jahat pasti ada balasannya di akhirat nanti.



Wednesday, December 6, 2017

Aku dan mamahku

December 06, 2017 34 Comments
Aku bersama mamah dan adikku. 

Mamahku yang melahirkanku di hari ibu tanggal 22 Desember,  36 taun silam. 
Mamahku asli orang Garut. 
Mamah yang jadi PNS dari gadis sampai pensiun 2012 lalu. 
Mamahku selama dinas jadi bendahara keuangan terus. 
Mamahku yang luar biasa,  yang surgaku ada di telapak kakinya. 
Mamahku juga lahir di Desember tanggal 29.

Pas nih membahas ini dengan tema arisan gandjel rel ke - 17, yaitu 'Hari Ibu dan Kenangan bersama Ibu'. 
Dari mbak Noorma, seorang guru dan blogger yang berdomisili di Pekalongan dan punya dua putri, dan mbak Chela seorang guru dan blogger dan ibu dari seorang putri yang berdomisili di Purwodadi. 

Aku dan mamahku, dulu kita belum berjilbab heuheu. 

Waktu kecil aku sebetulnya lebih dekat sama bapakku, karena mamah galak pernah mukul aku gegara jengkel aku mau baso banyak hahaha. 
Tapi menginjak remaja dan dewasa aku lebih nyaman curhat ama mamahku, tetapi sama bapak dulu masih suka anter jemput pas kuliah di Bandung pulang ke Garut. 
Ingat waktu kecil mamah yang ngantor paling sering nganter sekolah pas TK karena nyebrang jalan, karena bapak sering tugas di lapangan kalau ada bencana longsor, bapakku juga PNS,  pensiun 2010 lalu. 
Kalau SD yang dekat rumah kami jalan kaki sendiri, SMP ma SMU naik angkot juga sendiri. 

Mamahku itu kadang ya berantem adu argumentasi denganku gegara masalah sepele, tetapi tak jarang kami ketawa bareng dan nangis bareng. 
Mamahku suka galak ama cowok yang mendekatiku sesari SMP,  SMU dan kuliah apalagi yang gak beliau sreg. 
Sifat overprotective nya bagus sih menurutku, daripada anaknya kenapa-napa mending jaga-jaga kan. 

Kalau masalah belajar mamah dan bapakku termasuk keras, kami kudu berprestasi di sekolah, kalau bisa masuk tiga besar dan juara kelas maksimal sepuluh besar. Mereka mengajarkan harus pintar dan berakhlak agar kelak sukses, kudu jadi sarjana karena kita bukan orang kaya banget di bidang materi. 

Selain kudu juara kelas kita juga diajarin mengaji Al Quran dari kecil udah masuk TPQ,  gak heran memang hasil didikan mamah dan bapak aku selalu juara kelas,  dan gagal hanya pas UMPTN masuk negeri, tapi profesinya juga Alhamdulillah negeri.
Dan kebiasaan solat on time dan mengaji walau dua lembar sehari itu udah dari kecil,  kebawa sampai sekarang. 

Nah mamahku orangnya rajin,  walau bekerja tak lupa pekerjaan rumah seperti masak,  bersihin dan rapiin rumah juga mencuci baju dan nyetrika. 
Nurun juga nih sama aku dan adik-adikku,  sudah biasa walau kerja mencuci dan menyetrika sendiri dan masak di rumah.
Nah kebiasaan yang diterapin dalam keseharian sampai kami berumahtangga dan menularkannya pada pasangan kami. 



Aku dan mamahku depan MAJT Semarang september lalu. 

Ingat dulu mamah yang optimis bisa mengkuliahkan sampai profesi, sementara bapak hampir nyerah takut gak kebayar,  nah kebiasaan nabung dan beli perhiasaan dan jika sudah gak cukup dipakai juga butuh dijual bisa buat kuliah,  aku dan adikku pun menirunya. 
Jadi kebiasan nyimpen uang untuk sesuatu yang penting sudah terbiasa sejak kecil. 
Bukan berarti gak makan di restoran atau piknik dan tidak ngemall. 
Tapi harus nabung diluar semua kebutuhan pokok dan jalan-jalan. 
Terbukti kok kita sampai saat ini bisa menerapkan dalam keseharian. 


Mamah bersama bapakku, kedua adikku dan dua ponakanku.

Kata mamah sedekah utama, solat dan ngaji wajib, hemat gak pelit,  tapi beli tas, baju dan perhiasaan boleh setelah semua terpenuhi. 
Kalau sibuk dengan pekerjaan dan urusan lainnya jangan lupa juga untuk ke pengajian. 
Dunia akhirat kudu saimbang,  ya bener.
Mamahku juga teman curhatku dari dulu pe sekarang,  nyaman aja kalau curhat ama beliau. 

Dan kadang mamahku ini suka seperti tak perhatian tapi memperhatikan. 
Contoh jika anak-anaknya gak ada wa atau sms atau telfon,  mamah akan wa kemana nih,  sibuk ya. 
Eh jangan kelewat makan ya,  jaga kesehatan, jangan lupa ngaji. 
Mas kemana gak keluar kota kan, promil gimana, hati-hati kalau di rumah sendirian jangan kemana-mana, di rumah aja penuhi kulkas, pintu kunci pagar digembok hehe. 

Ya seorang ibu walau anaknya udah dewasa,  tetep sayang ya, soalnya 9 bulan di kandungannya. 
Mamahku aja masih suka nangis jika berpisah sama aku misal pulang ke Bandung Garut,  atau mamah ke Semarang,  pasti menangis heuheu.
Kok jauh sih rumah tth, pindah aja, kata mamahku,  terus suka bilang gini semoga cepat punya anak ya,  didoain banyak rezekinya,  rumah tangga awet sampai ke surga. 
Terus sabar dan solat ya, semoga di Semarang banyak yang sayang tth, yah memang kasih ibu sepanjang masa ya 😊.

Dan bikin terharu huhu,  tth ma ena dan aguh nikah kudu di gedung,  mamah bapak mah dulu di rumah. Alhamdulillah kelakon kami bertiga jadi sarjana dan menikah di gedung. 
Lucu lagi kalau pulang ke rumah garut bandung kok cuti bentar amat,  padahal udah seminggu, sebulan atuh disini teh, wah gimana atuh mah ntar dipecat wkwk.

I love you full mamah deh,  bapak juga,  semoga harapan mamah bapak jadi Amih Apih dari anak tth dan mas diijabah Alloh,  sekarang Alhamdulillah udah punya cucu 3 dari adik-adik 😊.
Semoga mamah dan bapak juga diberi kesehatan, umur panjang dan berkah,  selamat dan bahagia dunia akhirat. 
Kalian ortu yang luar biasa bagi kami anak-anak kalian 😀.






Friday, December 1, 2017

Kilas balik pernikahanku 9 tahun lalu dengan prosesi adat sunda

December 01, 2017 9 Comments

Alhamdulillah tidak terasa pernikahanku sudah akan memasuki angka 9, tepatnya 20 Desember nanti,  dulu tanggal ini dipilih karena hari Sabtu libur, waktu itu ortuku masih dinas sebagai PNS belum pensiun, dan tanggal 22 Desember ultahku. 
Yah pertemuan kita singkat kenal tahun 2006 waktu kuliah profesi di Bandung,  kedua ortu kita dipertemukan di hotel Muria Semarang Juni 2008, menikah di gedung Sasakadana Garut. 


Jumatnya tanggal 19 Desember 2008, pengajian dulu dilaksanakn biar berkah, dan acara besoknya lancar, dengan mengaji, solawat, dan tausyiah oleh ustadzah, tetangga dan kerabat dekat diundang.

Tausyiah tentang keutamaan menikah, dan kewajiban juga hak suami istri dalam aturan Islam.

Pada acara pengajian tamu yang hadir dikasih buku pandun doa dan apa yang yang harus dibaca saat pengajian berlangsung juga ada air berisi bunga-bunga untuk dipakai mandi oleh calon pengantin pria dan wanita. Biar air itu dipake mandi setelah ada doa banyak dari ortu, kerabat dan tamu yang hadir.
Waktu itu atas saran para sesepuh dan ortu siraman ditiadakan jadi mandi sendiri-sendiri aja pakai air bunga yang sudah didoain tadi, biar mencrang atau manglingi katanya.

Sebelumnya juga kita disunahkan puasa senin kamis biar aura pengantin keluar dan barokah.
Para tamu dan kerabat disuguhi cemilan dan nasi beserta lauk pauknya.


Hari H tiba, pengantin pria beserta keluarga sudah menginap di hotel Sasakadana, yang letaknya dekat dengan gedung tempat ijab kabul.

Ada acara mapag panganten oleh ki lengser dan tari merak, serta pengalungan bunga kepada penganten pria oleh ibu pengantin wanita.

Filosofinya Ki Lengser adalah panutan dan panduan di tengah masyarakat sunda, sebagai utusan dari Raja Pasundan, dengan gaya unik, khas dan lucu juga sederhana tapi bijaksana, juga tokoh yang dituakan.
Ki lengser memalai ikat kepala, baju pangsi hitam, berjanggut putih dan pakai asesoris kalung dan gelang kayu.

Filosofi Tari Merak, yang menari gadis-gadis yang luwes mengekspresikan  kehidupan burung merak, puncaknya gerakan burung merak mengibas-ngibaskan bulu indahnya untuk menarik hasrat bercinta burung merak betina.

Dan ada pagar bagus dalam prosesi ini memayungi pengantin pria dan mengawal ki lengser juga para penari, iringan pengantin pria juga membawa kerabat beserta seserahan untuk pengantin wanita. Seserahan harus Sapangadeg alias dari alat mandi, kosmetik, tas, sepatu, baju sampai pakaian dalam wanita, emas kawin, cincin kawin dan uang serta seperangkat alat solat juga buah-buahan dan kue manis, juga kain samping/jarik dan sutera khas Garut.
Yang artinya pihak calon pengantin pria sudah siap untuk menikah dan menafkahi istrinya kelak.

Dan ibu dari calon pengantin wanita mengalungkan bunga ke calon pengantin pria, tandanya sudah diterima oleh pihak keluarga wanita.

Prosesi adat sunda dan hiburan ini merupakan kado dari paman dan bibiku adik dari bapakku.



Dan kemudian ada prosesi serah terima uang dari ibu pihak pria kepada ibu pihak wanita, sebagai simbol bahwa kedua keluarga membaur dan untuk membantu biaya pernikahan.
Waktu itu ortuku mengeluarkan biaya 25 jutaan, dan dari ortu suamiku kasih 10 juta rupiah.
Mengenai bugdet disesuaikan antara kedua pihak keluarga ya biar sama-sama enak.
Ini semua untuk sewa gedung, penginapan, baju akad dan resepsi pengantin, pager ayu dan bagus, rias pengantin, jamuan makanan prasmanan dari makan nasi beserta lauk pauknya sup, sate, gurame asam manis, hingga makanan ringan bakso, es krim, puding dan buah juga air mineral tentunya, dekor ruangan gedung dan pernak perniknya dll.
Dan tentu saja untuk foto dan videografi, yah ini juga penting karena dokumentasi momen yang abadi bisa dikenang sepanjang masa, buat cerita anak cucu kelak.

Lalu calon pengantin wanita dipanggil keluar, dan pihak lelaki dipersilahkan duduk, dari pihak pria menyampaikan maksud tujuannya datang, dan dari pihak perempuan menyambutnya.
Lalu dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Quran beserta artinya oleh para pihak yang sudah dipasrahi tugasnya.
Dan ada nasehat dari ulama setempat sekaligus dari KUA untuk dua orang calon pengantin.


Ooh iya dalam menikah uang ipekah atau untuk urus KUA harus dari pihak pria, waktu itu suamiku kasih aku 15 juta, untuk beli seserahan, urus KUA, emas kawin 33 gram emas kuning dan putih (2set perhiasan terdiri dari anting, cincin, kalung dan liontinnya, gelang), cincin kawin sepasang emas putih  11 gram.
Ini pun terserah mempelai ya, kalau suamiku milih karena 33 gram itu seperti untaian tasbih, biar kita ingat Alloh terus sehingga pernikahan barokah, 33 plus 11 jadi 44, simbolnya jika dibagi 2 jadi 22, artinya, pernikahan ini juga hadiah cintanya buat ultahku di tanggal 22 yang tinggal 2 hari lagi.
Alhamdulillah pelafalan ijab kabul hanya sekali satu tarikan nafas dan sah di mata para saksi, bahagia campur haru, dan semua tersenyum bahagia.
Memang ketika ijab kabul itu malaikat pun hadir, itulah berkahnya menikah.



Di usiaku yang ke 27 dan suamiku 28 tahun lebih, kami sah menjadi sepasang suami istri, ijab kabul antara bapakku dan suamiku, menyiratkan tanggung jawab terhadapku dari bapakku diambil alih oleh suamiku.
Pernikahan itu suci dan kelak pun semoga sesurga di akhirat, Aamiin.



Nah berikutnya adalah prosesi Kadeudeuh, suapan terakhir dari ortu masing-masing, menyiratkan kesetiaan, kejujuran, seiya sekata, sapapait samamanis (dalam bahagia dan duka), sareundeuk saigel (harmonis), ka cai jadi saleuwi kadarat jadi salebak (setelah menikah jadi nambah rezeki, nambah keluarga, karena dua keluarga jadi satu, dua insan jadi satu), sauyunan ( jangan berantem atau cek cok mulut suami istri kudu akur ayem tentrem).

Sungkeman, tanda bahwa baik ortu kandung atau mertua sama-sama harus dihormati dan disayangi seperti orang tua sendiri.



Prosesi selanjutnya adalah Meuleum Harupat, acara membakar lidi oleh kedua mempelai, dan secepat mungkin api di lidi dipadamkan dicelupkan ke kendi berisi air, lalu dipecahkan bersama.
Artinya baik suami atau istri emosi selama berumah tangga, haruslah segera diredakan, dan diselesaikan berdua baik menghadapi kesulitan harus disikapi dengan hati yang dingin jangan emosi yang bisa merusak rumah tangga. Dan jika mendapatkan kebahagiaan jangan tergoda oleh pihak lain yang bisa merusak rumah tangga.

Kalau prosesi nincak endog ditiadakan karena para sesepuh di keluarga berpendapat takutnya mubazir karena telur masih bisa dimakan, dan mencuci kaki suami pun ditiadakan, karena dalam Islam asal istri sesuai syariat Islam posisinya sederajat, kan tulang rusuk posisinya sejajar, jadi suami jangan seenaknya pada istri, demikian sebaliknya.

Prosesi Saweran mengandung makna kemakmuran dan kesejahteraan,  dengan menyawerkan uang logam, beras yang diberi warna dari kunyit dan permen simbol dari manisnya rumah tangga.


Yang berikutnya adalah Huap Lingkung dan Tarik Bakakak Hayam, artinya saling mendukung dan menunjang dalam usaha menjemput rezeki dan menggunakan rezeki berdua dalam rumah tangga.

Dalam menyuapi artinya siap lahir batin menafkahi istri lahir batin, juga suapan ortu masing-masing artinya sah baik anak kandung dan menantu sama seperti anak sendiri.

Tarikan ayam yang dibakar ini filosofinya jika bagian yang ditarik lebih besar suami, istri sebagian, bakalan banyak rezeki mengalir lewat suami daripada istrinya, begitupun sebaliknya, tetapi lewat siapa jalan rezeki nantinya, itulah rezeki berdua suami istri dan anaknya juga keluarganya.



Alhamdulillah  9 tahun pernikahan kami bahagia, walaupun masih terus berdoa untuk menunggu hadirnya buah hati, setelah ikhtiar dilakukan tentunya, harus tawakal. Barang seserahan dan emas kawin harus dipakai selama keseharian, tandanya rasa syukur kepada pemberian suami, ada beberapa baju yang sudah dihibahkan karena daku gendut sekarang heuheu, kalau perhiasaan yang sempit bisa ditukar tambah jadi yang besar ukurannya, kecuali cincin kawin disimpan, dan ada baju sutera yang disimpan untuk kenangan.

Setelah beres serangkaian prosesi adat dan akad nikah, acara dilanjutkan dengan resepsi, para tamu undangan dan kerabat bersalaman dengan kedua mempelai dan berfoto bersama, juga diiringi musik electon dengan lagu pop hits taun 2008, dan dipersilahkan menikmati prasmanan hidangan dari makanan berat, ringan sampai kudapan, serta minuman segar. 


Kenapa foto pernikahan posisi ortunya dituker, karena biar gak kaku antara menantu dan mertua, sudah seharusnya menantu dan mertua diperlakukan sama layaknya anak dan ortu kandung.


Foto bersama nenek dan almarhum kakekku, dan keluarga besar dari pihak mamahku.


Foto bersama keluarga besar dari pihak bapakku.


Foto keluarga bersama keluarga suamiku, yang datang hanya satu mobil waktu itu .

Inilah kilas balik akad dan resepsi pernikahanku 9 taun lalu, tak ada ngunduh mantu, karena jauh antara Garut Ponorogo, dan sanak saudara harus kembali bekerja dari cutinya yang dari Bandung, Lampung, demikian dengan ortu dan bumerku yang belum pensiun waktu itu, dan suamiku cutinya abis hehe, tak ada honeymoon khusus, tapi udah sering honeymoon dadakan baik dari kita sendiri atau hadiah, yaitu umroh dan ke thailand, nanti april aja honeymoonnya ke penang.
Eh tiap hari, minggu, bulan juga kita mah honeymoon terus wkwkk.
Dan genap berdomisili di Semarang 9 taun ini, dari cuma bawa barang seserahan plus kado, dari handuk, seprei, mukena, sampai radio, tv dan kompor gas kita bawa pakai kereta lalu taksi 1 januari 2009 lalu hahaha. Syukur tiada henti atas semua nikmat yang Alloh berikan, rumah, kendaraan dll, terutama nikmat masih bisa solat, ngaji dan sedekah, dan telfonan sama ortu, dan keluarga besar itu merupakan nikmat kuar biasa dalam hidupku.

Ada beberapa foto dengan tetangga, teman, kerabat lainnya gak diposting disini kebanyakan hehe, sebagai ucap syukur, dan semoga di anniversary yang ke 10 sudah bisa cerita tentang anakku ya, Aamin.
Usia 36 kelahiran di tanggal 22 besok, dan usia ke 9 pernikahan tanggal 20 besok, semoga hoki giliranku dapat hadiah terindah momong anak kandung sendiri yang lucu, sempurna lahir batin Aamiin.