Friday, November 22, 2019

Ngurus Akte Kelahiran, KIA dan KK

November 22, 2019 0 Comments

Ketika anak kita lahir, dokumen yang harus diurus adalah surat keterangan lahir di RS tempat bersalin. Syaratnya: 
1. fotocopy KTP ibu dan bapaknya 
2. nama lengkap anak   
3. Berat badan/BB anak 
4. TB/tinggi badan anak 
5. tempat tanggal lahir anak. 
Setelah surat keterangan jadi, biasanya dikasihkan ketika ibu dan bayi akan pulang ke rumah. Dikasih 2 rangkap yang ada cap kaki bayi dan cap jempol ibu buat dokumentasi kita, yang gak ada cap kaki dan cap jempol buat dikasihkan ke kelurahan. 

Di kelurahan menyerahkan syarat untuk pengantar akte kelahiran ke Dukcapil :
1. Fotocopy surat keterangan lahir
2. Fotocopy akte nikah
3. Fotocopy KTP ibu dan bapak
4. Fotocopy KK
5. Mengisi blanko buat KK baru di Dukcapil oleh petugas kelurahan.
6. Surat rekomendasi dikasih kelurahan untuk mengurus akte lahir, KIA dan KK baru di Dukcapil. 

Dari kelurahan ke Dukcapil menyerahkan syarat :
1. Surat Keterangan Lahir dari RS
2. Fotocopy akte nikah yang dilegalisir oleh KUA setempat (walau nikah di Garut dilegalisir di KUA Cibinong Bogor), plus asli ditunjukkan
3. KK asli yang lama
4. Fotocopy KTP bapak ibu bayi plus asli ditunjukkan
5. Surat rekomendasi dan pengantar dari kelurahan setempat sesuai domisili
6.  Mengisi SPJA/ surat pernyataan jangka kelahiran anak dihitung dari usia pernikahan (karena kita nikah 2008 punya anak 2019/jangka waktu 10 tahun) 
7. SMS ke 08155556154 ketik ANTRI#AKTA LAHIR#JUMLAH BERKAS#TANGGAL (nomer antrian berlaku hanya untuk hari itu juga )
8. Fotocopy KTP 2 orang saksi kelahiran (aku mah kebetulan mamah bapakku) 

Proses di Dukcapil 1 hari kerja,  3 jam antri beres deh KK, KIA dan Akte Kelahirannya. 

Thursday, November 7, 2019

Perlengkapan yang Harus Dibawa Saat Persalinan dan Perlengkapan Bayi yang Harus Disiapkan

November 07, 2019 4 Comments

Para mamah atau mami atau umi atau amma juga ibu,  yang baru punya anak pertama pasti menyiapkan segala sesuatunya untuk dedek bayi lahir ke dunia ini.  Segala sesuatu perlengkapan bayi biasanya dibeli saat kehamilan masuk usia 7 bulan. Aku pun begitu soalnya katanya pamali kalau belum 7 bulan,  dan tentunya biasanya udah 7 bulan bahkan dari 5 bulan kehamilan jenis kelamin bayi ketahuan perempuan atau lelaki. 
Aku pun saat usia kehamilan 7 dan 8 bulan setengah mulai nyicil beli-beli perlengkapan bayi di baby shop, yang pertama bersama suamiku, yang kedua bersama ortuku. Baju-baju bayi yang lucu dan bahannya halus jangan sampai bikin kita kalap. Soalnya bayi cepat tumbuhnya, jadi beli baju new born/NB secukupnya saja. 

Dari RS tempat kita akan bersalin pasti diberi catatan yang harus dibawa dan dipersiapkan. Ini dia perlengkapan yang harus dibawa saat persalinan :

Ada untuk admistrasi yaitu :
  • Buku medik ibu, catatan selama kontrol kehamilan bulan 1 sampai 9 dan usg dedek bayi plus catatan BB atau bila ada keluhan saat kehamilan dan alergi obat. 
  • Lembaran peraturan pelayanan rawat inap/registrasi.
  • Foto kopi KTP suami istri 1 lembar
  • Hasil pemeriksaan Lab,  EKG,  USG,  biasanya sudah ada di buku rekam medis kita di RS tempat kita kontrol dan temapt bersalin. 
  • Surat jaminan (jika pakai asuransi dan kita memilih kamar perawatan dan tindakan melebihi asuransi).
  • Kartu asuransi atau kartu BPJS jika tidak bayar dengan uang pribadi.
  • Atm dan uang tunai jika harus ada yang dibeli dan dibayar di luar asuransi. 

Perlengkapan Ibu untuk 3 atau 4 hari :

  • Blus dengan kancing depan 4 buah
  • Kain panjang/jarik atau sarung wanita 2 buah
  • Gurita atau korset 2-3 buah
  • Pakaian dalam
  • Handuk dan alat kecantikan
  • Pembalut dan perlengkapan mandi disediakan RS, tapi bawa saja buat persiapan.
Perlengkapan bayi :
Perlengkapan bayi biasanya disediakan RS pada saat akan pulang 2 set, 1 set untuk cadangan. 
Tetapi alangkah baiknya kita siapkan juga :
  • Baju bayi 6 stel NB, aku bawa 9
  • Popok kain bayi 6, aku bawa 9 karena di RS 4 hari dan karena lahiran SC.
  • Diapers NB
  • Sarung tangan dan sarung kaki 2 set
  • Bedongan 6
  • Selimut dan handuk bayi



Di rumah juga kita siapkan lagi popok kain kalau aku beli 20 lebih, jadi ke RS bawa 9 di rumah ada 11-an lagi,  baju bayi juga di rumah ada 5 stel NB,  tisu basah, kapas bulet,  tisu kering,  diapers bayi dan ibu (ini kubawa juga ke RS. Karena aku SC buat nifas kemarin nyari pembalut nifas gak nemu, aku beli popok dewasa, takutnya jika darahnya banyak dan aku masih kerasa nyeri biar di popok dulu hehe. 
Bak mandi bayi plastik dan baskom plastik, jika bayi ngompol dan pup di kamar buat ganti popok wadah air hangat. Wadah bedak bayi. Ooh iya siapkan juga baby oil, minyak telon, bedak bayi, sabun bayi, dan krim untuk ruam popok takutnya bayi lecet kena diapers. Jangan lupa perlengkapan bayi yang di rumah dan dibawa ke RS dicuci dulu dengan sabun khusus pakaian bayi, biar bayi tidak iritasi atau alergi. Gurita bayi aku bawa juga 6, gurita ibu 1, gurita ada yang pakai perekat ada yang pakai tali. 
Buat bapaknya juga kita bawa 2 stel baju,  1 handuk dan pakaian dalam, karena bapak bayi bakalan nemenin ibu dan bayi saat rawat inap di RS. 
Pertimbangkan juga saran dokter untuk lahiran normal atau SC, karena tentunya demi keselamatan dan kesehatan ibu dan bayi. Jangan diperdebatkan karena kedua cara lahiran tersebut sama-sama berjuang mempertaruhkan nyawa dan berpahala   di sisi Alloh, juga menghapus dosa sang ibu. 

Biasanya dokter akan memutuskan untuk operasi caesar ketika kontrol kehamilan 37 minggu, dan SC dilakukan di usia kehamilan 38 minggu. Sebelum hari H operasi dilakukan, dokter menyarankan cek Laboratorium lagi, dan sang ibu didampingi bapak bayi,  konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam/internist dan dokter anastesi. 
Jika semua cek Lab. oke dan rekam jantung EKG juga tekanan darah oke, hari H yang sudah dijadwalkan sang ibu harus puasa dari jam 6 pagi sampai tindakan operasi. Aku pun demikian, dianjurkan sarapan dulu nasi plus lauk pauknya jam 5 pagi. Jam 6 pagi harus puasa makan dan minum. Aku dibius/anastesinya setengah badan, dengan biusan epidural di tulang ekor belakang InsyaAlloh.  
Kalau kepengen mah normal cuma karena usiaku 37 tahun mau masuk 38 tahun,  dan kehamilan pertama setelah 10 tahun lebih menanti dengan serangkain progmil, dianjurkan untuk SC karena walau sehat aku dan bayiku, posisi bayiku melintang saat usia 6 dan 7 bulan, 8 bulan sempat balik normal, pas 9 bulan balik lagi melintang. Dan semua sudah sesuai takdir yang tertulis di Lauhul Mahfuz-Nya. Yang penting sehat dan selamat ibu dan bayinya. 
Alhamdulillah BB debay, air ketuban dan posisi plasenta pun normal. 
Selain semua itu perlu persiapan mental agar kita happy dan tawakal menjalani semuanya. Bagiku dan suamiku segala sesuatunya sudah sesuai kehendak Alloh. Kita sebagai manusia berusaha yang terbaik dan berdoa yang maksimal. Bismillah InsyaAlloh SC selasa depan 12 Nopember 2019/15 Robiul Awal 1441 H,  ketemu dedek bayi cantik solehaku yang kami nanti selama 10 tahun 2 bulan, dan ini merupakan hadiah anniversary pernikahan kami yang ke-11 Desember nanti, ngepasin nanti saat dedek bayi usia 40 hari InsyaAlloh.