Tuesday, July 14, 2020

Ke Dokter Gigi Saat Pandemi

July 14, 2020 0 Comments

Sakit gigi di tengah pandemi covid ini memang gak enak ya, kalau saat normal dulu kita bebas dan bahkan bisa scaling karang gigi setiap 6 bulan sekali. Tapi disaat pandemi gini disarankan jika sakit swamedikasi dulu dengan obat pereda nyeri gigi misal parasetamol atau asam mefenamat. Merknya banyak boleh yang mana saja asal ketika beli di apotek sesuai dosis yang disarankan Apoteker ya.

Nah akhir Juni lalu aku sakit gigi ada seminggu, sudah minum obat pereda nyeri masih aja nyut-nyutan, sungguh menggangu aktivitas sebagai istri dan ibu untuk menjalankan tugas sehari-hari. Nah karena belum membaik plus selain nyeri gigi mulai nyeri kepala kuputuskan ke dokter gigi.


Kupilih RS Sentra Medika dekat rumah, biar anakku sama suamiku nunggu di mobil gak turun plus RS yang tidak merawat pasien covid, cuma disini bisa skrining covid. Dan dari hamil plus melahirkan dan imunisasi bayi disini karena bisa pakai Asuransi Astra Life.
Disini dokter pakai APD, nakesnya juga plus bagian admin pakai masker dan faceshiled.

Nah kemarin kukira sakit gigi akibat gigi yang bolong, pas awal hamil juga gini nyerinya cuma waktu itu harus rongsen, tetapi karena hamil gak boleh rongsen hanya diinjeksi di gusi dan dibersihkan karang gigi di bagian yang sakit. Kemarin juga gitu katanya selama pandemi gak boleh scaling semua bagian gigi, cuma mengobati bagian yang sakit saja. Ternyata kemarin radang gusi bukan gigi bolong. Akhirnya dikuretase gusi giginya plus dibersihkan sisa makanan di bagian yang sakit. Kuretase adalah proses teknik bedah peridontal, dengan menghilangkan granulasi inflamasi yang menempel pada poket peridontal. Di RS Sentra Medika juga menerapkan jaga jarak/social distancing baik tempat duduk ruang tunggu pasien, bahkan di lift.


Bayar hanya APD dokter gigi 100 ribu rupiah, kalau dokter anak biasanya 50 ribu rupiah. Dan dikasih resep cataflam 5 tablet buat pereda nyeri dan radangnya diminum sehabis makan sehari 2x, dan obat kumur Alloclair dimana abis kumur sebanyak 10 ml, jangan makan dan minum selama 1 jam. Total dicover asuransi 344 ribu rupiah. Buat kalian yang sakit gigi tapi takut ke dokter gigi saat pandemi, tenang saja InsyaAllah aman, pilih RS swasta jangan negeri (agar tidak ramai plus gak berdekatan dengan pasien covid), atau klinik gigi juga boleh, yang menerapkan protokol kesehatan. Cek suhu tubuh ketika masuk RS, kita wajib pakai masker, cuci tangan dulu sebelum dam sesudah dari RS, ganti baju dan mandi sehabis dari RS.


Thursday, July 9, 2020

Gejala Diare Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

July 09, 2020 0 Comments

Bayiku sekarang sudah mau 8 bulan kurang 3 hari, nah kemarin hari Selasa dia rewel, gak mau mamam, sama pupnya jadi sering sampai 9x plus ketika mandi pagi sampai pup di bak mandinya. Aku dari pagi curiga jangan-jangan kena diare. Padahal semua botol susu, peralatan makannya steril, abis dicuci sabun khusus botol dan perlengkapan bayi direndam air panas dulu di wadah, lalu dikeringkan. Begitu juga dengan mainannya suka dibersihkan jangan sampai ada debu, atau yang plastik dicuci dikeringkan. Tangannya juga dibersihkan kalau abis diemut, dan suka sikat gusi ma lidahnya takut ada jamur susu atau sisa buburnya setiap mandi pagi dan sore.
Nah tapi ada kebiasan putriku ini yaitu ngisap dan ngemut jari tangan bahkan kaki, sudah diimunisasi Rotavirus 2x ulangan kok masih kena diare ya pikirku. Ternyata kata dokter anak memang vaksin bisa mencegah, tapi tidak menjamin tidak kena. Dan jika kena pun tidak separah yang tanpa vaksin. Misal bayiku kemarin pup 9x, jika tanpa vaksin bisa sampai 29x sehari pupnya.
Dan memang fase bayi suka emut tangan dan kaki itu karena dia antusias, dan mengenali bagian tubuhnya begitu kata dokter anak bayiku.


Ini ada beberapa jenis warna pup bayi, kita bisa cek ketika minum sufor, ASI dan MPASI plus ketika diare.

Gejala bayi diare :
  • Gak ada nafsu makan,
  • Gak terlalu ceria terlihat lemas,
  • Konsistensi feses atau pupnya encer makin kesini ampasnya makin sedikit,
  • Sehabis minum susu dan mamam bubur pup lagi walau minum dan makanya dikit,
  • Rewel terutama bagian perut terlihat kesakitan,
  • Area seputar anus dan kemaluannya merah seperti lecet, dan ruam karena keseringan buang air besar, ketika kita cebokin pasti nangis kesakitan.
Gejala diare yang serius harus segera ke IGD:
  • Mata cekung,
  • Dehidrasi dan konsistensi buang air kecil makin jarang plus sedikit,
  • Lemas banget sampai lesu lunglai,
  • Demam dan muntah terus menerus plus buang air besar makin sering dan tak ada ampasnya.



Ketika aku kerja di Apotek dan Klinik dulu walau tahun 2008 dan 2009, aku masih ingat dokter anak suka meresepkan L Bio dan oralit. Sehingga ketika Selasa kemarin anakku seperti diare, aku cepat suruh suamiku ke apotek biar beli air mineral yang basa aku pilih pristine buat dimasukan ke dot, dan buat campuran bikin susu, L Bio 2 sachet, dan oralit 2 sachet. Aku minumkan ke anakku sehari 1 sachet, Selasa dan Rabu. Nah aku juga konsul via WA sama dokter anak bayiku memang sepertinya benar gejala diare, dokter anak juga menyarankan jangan cebokin dengan tisu basah karena ada alkohol nanti lecetnya tambah parah, lebih baik dengan air hangat pakai waslap bersih. Dan minum yang banyak, cuma bayiku sehabis minum susu dan bubur fortifikasi walau dikit, karena bubur nasi gak mau sama sekali, mesti pup gak lama setelah minum dan makan. Ooh iya jangan kasih bayi teh ya, kan kalau orang tua jaman dulu kasih teh pait saja kalau sakit perut, menurut dokter anak bayi di bawah 1 tahun belum boleh dikasih teh.

Hari Rabunya pagi ke siang masih pup 3x, akhirnya siangnya kita bawa ke dokter anak, karena aku khawatir terkena infeksi pencernaan. Dan selain gejala diare ternyata anakku gastroenteritis kata dokter anaknya. Untung kemarin aku sudah berusaha atasi gejala diarenya dengan tetap kasih minum air mineral pH basa plus L Bio dan oralit.


Resep obat gejala diare dan gastroenteritis putriku dari dokter anaknya adalah Lacto B yang mengandung bakteri baik untuk pencernaan sekaligus ada enzim pencernaan dan vitamin sehari 1 sachet. Lalu ada dehydralyte 1 botol untuk mencegah dehidrasi karena kemarin minum susu kurang dan gak mau makan, yang ini satu botol harus habis dalam sehari 24 jam, anakku abis dalam 2x minum di botol susunya. Lalu ada Orezink, bayi yang mengalami diare pasti kehilangan zat besi yang banyak makanya harus dikasih zinc, 2.5ml kalau aku dicampur susunya, ini harus dihabiskan selama 10 hari walau sudah membaik untuk mengganti zat besi yang hilang saat diare. Nah karena bayiku minumnya sufor yang mengandung laktosa kalau lagi diare gini harus ganti sementara dengan susu yang free laktosa kata dokter anaknya, karena sufor yang mengandung laktosa lagi diare bikin tambah melilit dan mules di perut bayi. Nah hari ini Kamis bayiku pupnya 2x pagi dan siang, mamam sudah mau sementara bubur fortifikasi saja biar gampang dicerna bayiku. Sufor free laktosa kemarin lumayan susah nyarinya, ya gak mungkin juga beli online karena harus egera diminum bayiku. Nyari di apotek, toko susu gak ada, merknya ada beberapa cuma gak ada semuanya, adanya morinaga NL tapi buat bayi 0-6 bulan aja di Carrefour, aku akhirnya pilih SGM LLM bebas laktosa saja, karena S26 dan Enfamil free laktosa gak ada. Karena S26 promil dari tahap 1 dan 2 plus gold, kalau dokternya mah nyaranin S26 free laktosa, biar gak ganti dan cocok, cuma karena gak ada SGM LLM yang buat diare plus free laktosa juga bayiku mau minum, plus kalau minum dehyralyte dan lacto b mau juga, dia mah minum obat gak susah, sanmol aja ditetes ke mulut mau, zinc camput susu karena pakai sendok takar 2.5ml takut dia gak mau akhirnya campur susu.
Salep buat lecet karena pup terus juga Myco Z efektif, 5x oles sehabis mandi dan ganti pempers 2 hari ini udah membaik gak lecet dan merah lagi.

Semoga bayiku sehat terus, karena selama ini hanya pernah pas usia seminggu di perina disinar semalem karena Bilirubin tinggi beda golongan darah, makanya dari ASI jadi sufor semenjak dirawat waktu itu. Dan pernah keseleo karena dia belajar merangkak dibawa ke emak paraji, dan setiap abis imunisasi gak pernah demam paling sedikit rewel karena nyeri aku kasih sanmol 0.5ml sampai 0.7ml acc dokter anak bayiku.

Memang suka galau kalau anak sakit mah, tetapi sebagai ibu kudu tetap berpikir jernih cari solusi plus berdoa tentunya. Bayiku itu disiplin kalau soal bobo ma mandi, mandi pagi jam 6 pagi, sore jam 3 sore, bobo abis Isya, bangun Subuh. Nah kalau kaya kemarin pas rewel karena dia sakit perut bobonya jam 10 malem plus maunya digendong sama aku terus. Jadi jika ada di luar kebiasaan dia aku curiga bayiku sakit dan memang benar begitu ternyata.
Namanya sakit ya kita udah hygienis bersih sedemikian rupa juga masih aja, apalagi sekarang kuman bakteri virus banyak. Apalagi jika kita tidak jaga kesehatan dan kebersihan ya. Tetap cuci tangan sehabis dan mau kasih makan atau susu, cuci tangan abis cebok. Kata orang tua dulu mah katanya mau pinter bayinya, ada benarnya juga biasanya bayi jadi bisa duduk dan merangkak, ambil positifnya saja habis ujian pasti ada kebahagiaan dan naik tingkat.





Friday, June 5, 2020

SIKM/Surat Ijin Keluar Masuk Saat Pandemi

June 05, 2020 0 Comments

Apa kabar semuanya, sudah hampir 3 bulan lebih ya kerja di rumah dan diam di rumah. Tentunya sedih belum bisa mudik, dan bebas kesana kemari seperti sebelum Pandemi. Ya bagaimana lagi kita semuanya harus bersabar dan mengikuti protokol kesehatan. Selain jika keluar rumah pakai masker, bawa hand sanitizer dan rajin cuci tangan, juga cepat ganti baju dan mandi jika dari luar rumah. 

Perusahaan suamiku termasuk yang kerja dari rumah. Tetapi perusahaan lainnya seperti perusahaan tempat adikku bekerja, adakalanya harus ke kantor dan dinas luar kota. Nah jika harus keluar dari kota tersebut harus membuat SIKM/Surat Ijin Keluar Masuk, seperti kemarin dari Karawang ke Cilegon. 


Tahapan bikin SIKM, jika domisili di Jakarta :
  • Surat pengantar dari ketua RT dan diketahui ketua RW setempat
  • Surat keterangan sehat bermaterai 
  • Surat pernyataan perjalanan dinas keluar Jabodetabek/ untuk perjalanan sekali
  • Surat keterangan  bekerja bagi pekerja yang tempat kerjanya berada diluar Jabodetabek/untuk perjalanan berulang
  • Surat keterangan memiliki usaha diluar Jabodetabek yang diketahui pejabat berwenang untuk perjalanan berulang
  • Pas foto berwarna 
  • Scan KTP/dipindai

Warga domisili DKI Jakarta tujuan luar Jabodetabek bisa mengajukan surat ijin keluar perjalanan sekali atau berulang.
Warga domisili DKI Jakarta tujuan ke wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) tidak perlu SIKM DKI Jakarta.



Domisili Non-Jabodetabek :
  • Surat keterangan dari kelurahan atau desa asal
  • Surat pernyataan sehat bermaterai
  • Surat keterangan bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja/untuk perjalanan berulang
  • Surat tugas/undangan dari instansi/perusahaan tempat bekerja di Jakarta
  • Surat jaminan bermaterai dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang diketahui oleh Ketua RT setempat/untuk perjalanan sekali
  • Surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di Jakarta untuk pemohon dengan alasan darurat
  • Pas foto berwarna
  • Scan KTP/dipindai

Warga domisili non-Jabodetabek tujuan DKI Jakarta bisa mengajukan surat ijin masuk DKI Jakarta perjalanan sekali dan berulang.
Warga domisili wilayah Bodetabek tidak memerlukan SIKM DKI Jakarta.
Domisili DKI Jakarta adalah tempat tinggal nyata baik ber-KTP Jakarta atau tidak ber-KTP Jakarta.
Wilayah Bodetabek adalah Bogor Kota, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan jangan lupa login ke https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta



Wednesday, May 13, 2020

Shasha Belajar MPASI-nya di usia 6 bulan

May 13, 2020 0 Comments

Shasha 6 bulan udah bisa duduk di kursi bayi, kalau mamam disini atau bouncer. MPASI sejak 6 bulan pas, tapi sejak 5 bulan setengah usianya memulai perkenalan sedikit sesuai takaran pada bubur fortifikasi. Karena kata adikku yang udah punya 2 balita kalau 6 bulan pas suka GTM anaknya, tetapi sesuai acc dokter anak ya. Kalau perkenalan gak setiap hari cuma sesekali, begitu udah 6 bulan pas baru sehari 3x.


Bubur bayi promina beras merah awal perkenalan makan Shasha satu sendok dengan 50ml air, tapi kesininya 2 sendok makan sampai bubur kental, banyak dilepehnya, tapi yang terakhir habis. Mami selang seling antara manis dan asin. Terus nyobain 1 keping biskuit Shasha masih dilepeh, 2 keping biskuit yang dilarutkan air matang juga masih diemut dan dilepeh ditelan dikit heuheu. Promina ayam brokoli keju awalnya mau dikit, kesininya ada yang dilepeh mungkin bosen kali ya.


Kentang 1 buah, brokoli 2 kuncup , buncis 1 batang, tahu setengah, baso daging sapi 1 tanpa msg dan pengawet, kaldu jamur dikit dan keju seperempat, bawang bombay 2 iris. Direbus kentang, brokoli dan buncis plus bawang bombaynya, lalu diblender sampai halus kaya bubur bayi dengan keju dan kaldu jamur. Segini bisa 3x makan, cuma Shasha hanya makan 2x pagi dan siang, sore dia gak mau heuheu. Ini nyobain aja maminya. Biar gak bosan bubur jadi.


Nah karena kata Dsa. Shasha plus logika mami juga kayanya lebih cocok 2 minggu pertama makanan bayi yang sudah jadi. Mami nyoba berbagai rasa dan merk makanan bayi 6 bulan. Promina pir jeruk pepaya  Shasha masih 1 atau 2 sendok makan campur air matang hingga kental, masih banyak dilepehnya pagi, kedua milna bayam hati ayam siangnya sama juga masih banyak dilepeh daripada ditelan. Besoknya nyoba bubur kacang hijau cerelac mau Shashanya cuma ada yang dilepeh. Siangnya promina daging sapi wortel. Kata mamahku juga yang penting anaknya sehat, dan Alhamdulillah tiap bulan Shasha naik BB dan TB-nya. Kontrol terkahir sekalian imunisasi 6.53kg dan 64.4cm.

Untuk MPASI Shasha selain sesuai saran dokter aku pun nyoba saran teman dan adikku yang punya 2 balita. Setiap anak pasti beda-beda prosesnya. Dan memang harus sabar, kita nanti bisa tahu apa kesukaan bayi kita dan makanan mana yang tidak dia sukai. Tentunya aku pun selain melatih Shasha mamam, juga tidak memaksa harus ini itu sesuai teori, karena prakteknya tak semudah itu wkwkwk.

Makanan Pendamping fortifikasi/atau buatan pabrik yang sudah dilengkapi dengan kebutuhan makro dan mikronutrien yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi. Jadi , MPASI 'Instan' tentu aman buat bayi, makanan instan bayi tak sama dengan makanan instan dewasa. Aku juga nyobain pisang dan alpuket dikerok dikasihkan Shasha dikit, dilepeh juga heuheu. Nah kalau jeruk peras nyoba selalu abis, labu kuning dan sufornya Shasha suka cuma dimamam 2x, abis itu dia bosan juga sepeetinya. Kata temenku coba jagung manis campur labu kuning ini belum nyoba nih. Jadi PR-ku nih melatih makan Shasha 2 minggu ini dengan bubur bayi fortifikasi aja dulu. Semoga lancar dan aman baru nanti MPASI homemade, jika Shasha sudah pintah mengunyah dan menelan. Bayi sejak dalam kandungan sudah tahu rasa asam, manis pahit dan asin. Dan ketika lahir cenderung lebih suka rasa manis, bubur fortifikasi kandungan nutrisinya juga cukup menurutku sudah diteliti dan pas takaran buat bayi belajar makan.





Thursday, May 7, 2020

Menu MPASI Bayiku Sesuai Saran DSA

May 07, 2020 2 Comments


Kemarin konsul sama dr.Yesi di RS Sentra Medika untuk MPASI sekalian imunisasi, disarankan buat Shasha bubur bayi dulu (milna/promina atau merk apa saja boleh) selama 2 minggu dengan porsi 3 kali makan @125ml, 2 kali snack biskuit bayi (biskuit sun atau milna atau merk apa saja buat bayi). Kemudian lanjut 3 hari berturut-turut dengan menu tinggi kalori homemade seperti opor ayam, soto betawi, dan menu tinggi kalori selama 1 minggu. Kemarin 6 bulan kurang 6 hari berat badan Shasha 6.53 kg dan tinggi badan 64.4 cm. Kata dokternya pas 7 bulan bagusnya 7 kg. Bikin bubur MPASI-nya harus kental, pakai santan kara gak apa-apa plus ada daun salam sereh, bawang merah, bawang putih, bawang bombay, garam gula. Karena bayi sejak dalam kandungan sudah terbiasa makan yang ibunya makan. Jadi jika terlalu encer atau hambar pasti akan dilepeh ma bayi. Berikut menu MPASI bayiku sesuai saran DSA/dokter spesialis anak.







Nah karena 5 hari lagi Shasha genap usianya 6 bulan, buat perkenalah dicobain 1 keping biskuit Sun rasa susu pisang dicampur 20 ml air matang, Shasha mayan suka walau masih ada yang dilepeh. Lalu dicoba juga promina beras merah plus kacang merah dengan takaran 1 sendok makan dicampur air matang 50 ml, mayan suka juga tetep masih ada yang dilepeh. Yang ketiga dicoba juga promina ayam brokoli keju mayam rada lahap mungkin karena gurih dengan takaran 1 sendok makan campur 50 ml air. Nah menurut DSA-nya Shasha bubur bayi harus kental jangan encer biar gak dilepeh ama bayinya. Aku cobain sesuai anjuran 125 ml air matang dicampur promina ayam brokoli keju, iya lahap awalnya, tetapi ketika konsistensi bubur jadi encer karena mamamnya lama, bayiku gak mau lagi hehe. Lalu aku cobain pure labu kuning dikukus, lalu diblender dan diseduh dengan air campur susu S26 sufornya Shasha, dia mayan lahap cuma abis setengah gelas, selalu ada sisanya heu. Dan aku coba kasih jeruk manis pakistan Shasha suka banget, sampai dicoba 3 hari selalu habis, cuma kata DSA-nya Shasha gak boleh banyak dan sering kalau buah dan sayur, karena metabolisme bayi akan membuang buah dan sayur itu belum bisa menyerap sepenuhnya. Yang bagus buat bayi 6 bulan banyak kalori, protein hewani dari daging sapi, daging ayam, hati ayam dan telur puyuh atau ayam dan ikan. Biar nambah berat badan dan sesuai metabolisme bayi. Buah sayur boleh buat perkenalan seminggu sekali.

Karena Shasha gak full ASI campur sufor S26 tahap 1 ketika usia seminggu sampai 6 bulan. Bahkan sejak usia 2 bulan malah full sufor, udah lupa puting, dan ASI-ku dikit bahkan gak keluar padahal sudah minum pelancar ASI, karena dari awal emang Shasha gak bisa nyusu langsung karena ada tounge tie ma lips tie, dan aku gak mau diinsisi, sepertinya gak parah karena Shasha bisa ngedot susu. Usia 6 bulan ini walau MPASI tetap minum sufor S26 tahap 2. Nah kalau kata dr.Yesi susu jangan dicampur menu makanan MPASI karena susu ya susu, makan ya makan. Betul juga sih secara logika bayi akan eneg, dan kata adikku juga yang sudah punya 2 balita memang begitu, jangan dicampur susu dan makanan.


Karena masih perkenalan baru sehari satu kali, besok genap 6 bulan harus ada cemilan biskuit bayi dan makan bubur bayinya sehari 3x, plus sesuai menu MPASI anjuran DSA. Semoga bayiku sehat selalu dan doyan makan apa saja gak pilih-pilih makanan. Kalau jeruk peras selalu habis tuh, giliran bubur bayi ma biskuit selalu ada sisa nih. Semoga besok- besok mah dihabiskan Shasha ya. Namanya baru belajar mengecap rasa dan mengunyah makanan bayiku heuheu.

Tips buat memberikan makanan pada bayi :
  • Jangan memberikan makanan dengan memaksa,
  • Suasana makan harus gembira dan penuh kasih sayang,
  • Jenis makanan baru mulai diberikan dengan jumlah sedikit, sampai bayi menerima, menyukai dan pandai mengunyah serta menelannya,
  • Makanan diberikan cukup sesuai umur dan berat badan, yaitu 3-4 kali,
  • Berikan lauk, sayur dan buah yang bervariasi serta beraneka ragam dengan nilai gizi tinggi,
  • Jangan lupa baca doa sebelum memberikan makanan pada bayi ya.







Sunday, April 26, 2020

Tetap Imunisasi Walau Lagi Pandemi Corona

April 26, 2020 0 Comments
waktu imunisasi bulan kemarin aku dan bayiku

Di masa pandemi karena corona virus ini  sempat khawatir bagaimana mau imunisasi bayiku,
akhirnya whatsapp dulu dokter anak putriku, dan jawaban dokter anak adalah InsyaAllah aman bu, asalkan dedek bayi selama di RS pakai masker, gak emut jari tangannya, ibu dan bapak pakai masker juga cuci tangan pakai sabun , jika tidak ada pakai hand sanitizer, sehabis dari RS ganti baju dan mandi semuanya. Kami imunisasi di RS Sentra medika tempat aku lahiran SC, kontrol selama kehamilan, dan waktu bayiku vaksin imunisasi pertama kali dan disinar karena bilirubin tinggi diarawat semalam di perina Sentra Medika. Virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. 

Sampai sekarang terdapat tujuh coronavirus (HCoVs) yang telah diidentifikasi, yaitu:
  • HCoV-229E,
  • HCoV-OC43,
  • HCoV-NL63,
  • HCoV-HKU1,
  • SARS-COV (yang menyebabkan sindrom pernapasan akut),
  • MERS-COV (sindrom pernapasan Timur Tengah).
  • COVID-19 atau dikenal juga dengan Novel Coronavirus (menyebabkan wabah pneumonia di kota Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019, dan menyebar ke negara lainnya mulai Januari 2020. Indonesia sendiri mengumumkan adanya kasus covid 19 dari Maret 2020.
Waduh jadi gak kebayang saat jaman dulu vaksin imunisasi belum ditemukan kaya gini juga kali ya, ada PSBB/Pembatasan Sosial Berskala Besar, social distancing, jaga jarak dan amannya diam di rumah ketika ada wabah penyakit datang, bahkan beribadah di rumah sudah ada sejak jaman Nabi Dan Rosul, ketika musim pandemi wabah begini agar beribadah di rumah gak jamaah plus jangan keluar dari daerah yang terkena wabah itu.

masker di apotek isi 4 10 ribu rupiah, sekali pakai, paling lama dipakai 8 jam

Kenapa kita harus pakai masker, karena virus corona menyebar seperti virus lain pada umumnya, melalui: 
  • Percikan air liur pengidap (bantuk dan bersin),
  • Menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi.
  • Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur pengidap virus corona. 
  • Tinja atau feses (jarang terjadi).
masker kain 10 ribu rupiah satu, bisa dicuci pakai lagi


COVID-19, masa inkubasi belum diketahui secara pasti, tapi rata-rata gejala yang timbul setelah 2-14 hari setelah virus pertama masuk ke dalam tubuh. Di samping itu, metode transmisi COVID-19 juga belum diketahui dengan pasti. Awalnya, virus corona jenis COVID-19 diduga bersumber dari hewan. Virus corona COVID-19 merupakan virus yang beredar pada beberapa hewan, termasuk unta, kucing, dan kelelawar. 
Sebenarnya virus ini jarang sekali berevolusi dan menginfeksi manusia dan menyebar ke individu lainnya. Tapi kasus di Tiongkok  menjadi bukti nyata kalau virus ini bisa menyebar dari hewan ke manusia, bahkan sekarang penularannya bisa dari manusia ke manusia.
Upaya pencegahan yang bisa kita dilakukan: 
  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik hingga bersih,
  • Hindari menyentuh wajah, hidung, atau mulut saat tangan dalam keadaan kotor atau belum dicuci,
  • Hindari kontak langsung atau berdekatan dengan orang yang sakit,
  • Hindari menyentuh hewan atau unggas liar, 
  • Membersihkan dan mensterilkan permukaan benda yang sering digunakan, 
  • Tutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk dengan tisu. Kemudian, buanglah tisu dan cuci tangan hingga bersih, 
  • Jangan keluar rumah dalam keadaan sakit,
  • Kenakan masker dan segera berobat ke fasilitas kesehatan ketika mengalami gejala penyakit saluran napas. 
hand sanitizer, aseptic gel seperti yang dipakai di RS dan yang mengandung pelembab buat kalau keluar rumah jika terpaksa

Gejala Corona yang muncul ini bergantung pada jenis virus corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Ini beberapa gejala virus corona yang terbilang ringan:
  • Hidung beringus,
  • Sakit kepala,
  • Batuk,
  • Sakit tenggorokan,
  • Demam,
  • Merasa tidak enak badan.
Infeksi virus corona yang parah dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia (disebabkan oleh COVID-19), yang mengakibatkan gejala :
  • Demam yang mungkin cukup tinggi bila pasien mengidap pneumonia,
  • Batuk dengan lendir,
  • Sesak napas,
  • Nyeri dada atau sesak saat bernapas dan batuk.
Infeksi bisa semakin parah bila menyerang kelompok individu tertentu. Contohnya, orang dengan penyakit jantung atau paru-paru, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, bayi, dan lansia.  Asupan vitamin C dan istirahat yang cukup bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Tenang jangan stress, kalau kangen keluarga besar bisa video call gak usah mudik dan pulang kampung dulu ya.


Rekomendasi IDAI/Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk tetap imunisasi dikala pandemi corona ini


Menurut Kemenkes, imunisasi dasar lengkap merupakan penyuntikkan vaksin tertentu yang diberikan kepada bayi sesuai dengan usianya. Berikut jadwal imunisasi dasar lengkap yang bisa diikuti oleh orangtua bayi untuk bayinya :
  • Bayi berusia kurang dari 24 jam: imunisasi Hepatitis B (HB-0),
  • Bayi usia 1 bulan: BCG dan Polio 1,
  • Bayi usia 2 bulan: DPT-HB-Hib 1, Polio 2, dan Rotavirus, 
  • Bayi usia 3 bulan: DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3,
  • Bayi usia 4 bulan: DPT-HB-Hib 3, Polio 4, IPV atau Polio suntik, dan Rotavirus,
  • Bayi usia 9 bulan: Campak atau MR.

Imunisasi tambahan :

  • MMR (Measles, Mumps, Rubella), 
  • Pneumokokus (PCV/Pneumococcal Vaccine), 
  • Hib (Haemophilus influenzae), 
  • HPV (Humanpapilloma Virus), 
  • Tifoid,
  • Varisela.
Bayiku kini usia 5 bulan 14 hari, bulan depan mau 6 bulan harus imunisasi ulangan DPT, HB-Hib 4 dan Polio 4, biasanya milih yang gak berefek demam infrarix, lebih lengkapnya baca di artikelku mengenai imusasi ya, apa saja yang bayiku udah imunisasinya. 

Bayi harus divaksin agar terbentuk kekebalan tubuhnya. Kalau kami karena basic kami ortunya Shasha kesehatan yaitu Apoteker pro vaksin atau imunisasi, apalagi sekarang banyak virus dan bakteri baru bermunculan. Memang betul asupan ASI dan susu juga MPASI yang penuh gizi bisa membuat daya tahan tubuh bayi kuat, lebih bagus lagi jika divaksin. Vaksin imunisasi sudah diteliti  dan bahkan halal kata MUI. Saat pandemi corona gini bukannya kita ngoyo tapi sayang aja jika terlewat imunisasi karena baik dasar dan tambahan bermanfaat buat bayi kita, plus gak boleh terlewatkan jadwalnya karena sayang misal udah imunisasi kesatu dan kedua yang ketiga kelewat nanti gak maksimal membentuk antibodinya.

Ooh iya kemarin adikku cerita karena dia punya 2 anak yang sulung sakit gigi, mau ke RS bawa 2 anak repot, untung ada aplikasi halodoc, bisa chat dengan dokter umum dan spesialis mengenai sakit gigi anaknya, dan obat juga diantar ke rumah. Temanku juga cerita yang punya 2 anak, kalau anaknya sakit satu jika repot bawa 2 anak ke RS, suka di halodoc beli vitamin dan obatnya dalam 1 jam udah diantar ke rumah.

Friday, April 3, 2020

Hikmah Dan Risalah Aqiqah

April 03, 2020 0 Comments

Alhamdulillah putriku sudah kami Aqiqahi di bulan Desember, sehari sesudah anniversary kami, dan sehari sebelum ultahku. Aqiqah dalam bahasa Arab berarti memutus dan melubangi. Aqiqah menurut agama Islam adalah proses penyembelihan untuk anak yang baru lahir yang dilakukan oleh seorang Ayah dengan niat dan ketentuan-ketentuan yang telah ditentukan.
Hukum melaksanakan Aqiqah adalah sunnah muakkad, Rosululloh S.A.W. bersabda " Barangsiapa ada diantara kalian yang ingin menyembelihkan bagi anaknya maka silahkan lakukan. " (HR.Ahmad, Abu dawud dan An-nasai).


Putri kami lahir di bulan 11 2019 tanggal 12, hadiah wedding anniversay ke-11 dari Alloh, setelah menanti 10 tahun 2 bulan. Alesha Shavira Yasmeen kami menamainya, kewajiban orang tua setelah anaknya lahir adalah Aqiqah, dicukur dan diberi nama pada hari ke-7, Shasha panggilan putriku sudah punya nama sejak hari pertama kulahirkan via SC. Dan seminggu kemudian KIA dan Akte Lahirnya sudah jadi diurus papinya di Dukcapil. Baca tentang urus Akte Kelahiran di blogku ini postingan sebelumnya ya.
"Anak-anak itu tergadai/tertahan dengan aqiqahnya disembelihkan hewan untuknya pada hari ke-7, dicukur rambutnya dan diberi nama (HR.Ahmad).
Pelaksanaan Aqiqah sesuai hadist diatas sebaiknya dilakukan pada hari ke-7, sekaligus dicukur rambutnya dan diberi nama yang baik. Shasha hari pertama lahir sudah diberi nama karena sudah kita siapkan sejak dalam kandunganku dan untuk Surat Keterangan Lahir di Rumah Sakit. Aqiqahnya hari ke-40 dan dicukur rambutnya hari ke-42, lalu ditimbang dengan timbangan emas, beratnya dikalikan harga emas lalu disedekahkan.

Aku sendiri diaqiqahi ortuku pas aku nikah dengan suamiku, 1 ekor kambing kalau perempuan. Usiaku saat itu mau masuk 27 tahun. Tidak apa-apa daripada tidak sama sekali.
Aqiqah bisa dilaksanakan pada hari ke-7, ke-14 dan ke-21. (HR. Baihaqi dan Thabrani).
Jika tidak terlaksana pada hari ke-21 maka pelaksanaan aqiqah bisa kapan saja, sesuai kemampuan ortunya. Bisa dilakukan juga sebelum hari ke-7, atau bisa dilakukan sendiri setelah dewasa. Sesuai firman Allah SWT. "Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu (Q.S.Al-Baqarah:185).



Rosululloh SAW. bersabda : "Bagi anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing dan bagi anak perempuan disembelihkan 1 ekor dan tidak membahayakan kamu sekalian apakah sembelihan itu jantan atau betina (HR Tirmidzi, Abu dawud, An-Nasai).

Hidangan aqiqah disunnahkan untuk dibagikan dalam keadaan masak, sebagiamana diriwayatkan oleh Aisyah r.a. : Lalu dimakan oleh (keluarganya) dan disedekahkan pada hari ke-7 (HR Al Baihaqi). Kami waktu itu mengundang ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu tetangga, juga dibagikan kepada tetangga dan pak satpam, kerabat dan teman yang hadir, juga keluarga besar dari pihakku dan pihak suami. Aqiqah itu bukan perayaan layaknya ultah ya, tetapi sunnah muaakad. Bentuk rasa syukur ortu kepada Alloh atas anugerah kelahiran anaknya. 
Kami tidak mewah hanya sederhana via pelangi aqiqah hanya paket Rp 2.500.000 sudah dengan nasi kotak dimasak sate kambing dan tongseng kambing, ada kerupuk dan puding juga air mineral juga buku aqiqah dan gantungan kunci sebagian souvenir. Tambahan buah-buahan dan kue-kue basah beli sendiri terpisah, kalau ditotal hanya 3 juta rupiah saja kurang dikit.

Waktu acara aqiqah dipimpin oleh ustadzah dan anakku dikelilingkan buat diusap kepala dan dipotong dikit rambutnya oleh keluarga, kerabat, sahabat dan tetangga. Kata ustadzah sebagai simbol jika Nabi dekat dengan Ka'bah, bayi lahir dibawa tawaf, nah jika kita di tanah air bayi dikelilingkan kepada hadirin biar InsyaAlloh bisa tawaf depan Ka'bah juga.

Waktu itu ustadzah juga mengusapkan madu ke langit-langit mulut Shasha.
Sesuai sunnah, melakukan tahniq yaitu menggosok-gosokkan langit-langit (mulut bagian atas) dengan kurma yang sudah dilembutkan. Diriwayatkan Abu burdah dari Abu musa r.a. : keberkahan aku telah dikarunia seorang anak, kemudian dibawa kepada Nabi SAW, lalu dinamakan Ibrahim, menggosok-gosok langit-langit mulutnya dengan sebuah kurma dan mendoakannya.


Itulah Hikmah dan Risalah Aqiqah, betapa Islam itu indah dan mudah. Kita pun pas Aqiqah senang karena 2 keluarga besar yang jarang ketemu bisa kumpul. Kalau kita mah hanya ambil sesuai sunnah, saat mengandung pun ambil 4 bulanan dimana ruh sang jabang ditiupkan, mengadakan pengajian dengan undang ustadz dan anak -anak yatim asuhannya. Biar berkah dan anak kami soleha. Hanya dengan membagikan nasi padang dengan lauk rendang sapi plus sayurannya dan makanan seperti uli, ladu, buah-buahan juga makanan ringan kaya opak rengginang suka disebut hahampangan di sunda mah, ada rujak juga dodol dan minuman ringan. Sama juga mengundang  tetangga dan keluarga, hanya butuh dana 2 juta kurang, berbagi kebahagiaan selaligus sedekah. Bentuk rasa syukur kami yang sudah kasih amanah sekaligus anugerah anak putri yang soleha InsyaAlloh. Jadi jika ada yang menganggap bahwa syukuran mahal InsyaAlloh dana bisa disesuaikan dan bukan perayaan tapi lebih banyak doa biar berkah. Kalau kata ortuku masa kita bisa beli rumah, kendaaran roda 4 dan roda 2 juga gadget bisa, masa iya hanya syukuran tidak bisa.





Sunday, March 8, 2020

Mutasi Mobil Dari Plat H ke Plat T

March 08, 2020 2 Comments

Dulu pertama kali punya mobil itu tahun 2011 starlet 1997, beli dari temannya Bapakku Rp 51.600.000, mobil ini dijual laku Rp 53.000.000, tapi rugi turun mesin dan betulin semuanya Rp 11.000.000 hehe. Maklum suami gak ngerti mesin, waktu service mau mudik Lebaran malah bengkelnya abal-abal bukan jadi bagus malah rusak wkwk. Dijual uangnya buat umroh dan dipakai DP rumah pertama.

Nah ada cerita waktu mau beli mobil gress kedua di tahun 2014 mau beli Honda Mobilio, ada uang buat DP Rp 50.000.000, eh malah rumah kemalingan, rugi barang diambil Rp 7.000.000, ya sudah bangun rumah bagian belakang jadi full renov, abis Rp 30.000.000. Namanya hidup memang begitu nyarinya halal, suka dikeluarkan zakat dan sedekahnya masih aja diuji. Ikhlaskan, setelah ikhlas memang Alloh ganti Rp 100.000.000, waktu itu kepikir apa beli Agya atau Ayla bisa cash atau Brio nambah dikit. Tetapi jadinya buat DP Terios di tahun 2015, dengan harga Rp 211.600.000, tapi ya namanya dileasingkan ya rugi ketitih jadi Rp 245.000.000, nah tahun 2018 suami dipindah, tadinya mau lunasin rumah dan mobil sekalian, cuma ternyata ingin beli lagi rumah karena gak betah di kontrakan. Akhirnya rumah pertama kami lunas setelah 5x pelunasan Rp 40.000.000, Rp 35.000.000, Rp 30.000.000, Rp 25.000.000, Rp 16.000.000. Alhamdulillah waktu itu uang mudah banget didapatkan.

Nah tadinya waktu itu punya sisa Rp 30.000.000 mau lunasin terios, eh dipake DP rumah lagi Rp 72.000.000, sisanya dana talangan dari ortu dan mertua hehe.
Akhirnya jadi dobel cicilan lagi rumah kedua dan mobil, Alhamdulillah pas pindah suamiku dapet inventaris Xenia matic baru dari kantor, akhirnya mobil dijual ke adikku walau dia nyicil ke kita seadanya. Tetapi kata ortuku gak apa-apa namanya ke adik sendiri. Tahun 2019 Alhamdulillah aku hamil setelah menanti 10 tahun lamanya. Mungkin keuangan pas-pasan, tapi rumah dan kendaraan ada, malah Alloh kasih anak cantik. Nah Alhamdulillah walau setiap bulan pas-pasan bisa cukup buat keperluan rumah, kontrol kehamilan dan melahirkan dirawat di kamar VIP, nambah biaya sendiri yang tidak dicover asuransi setelah batas limitnya.

Alhamdulillah sisa 3x cicilan bulan februari kemarin bisa lunasin, rasanya plong. Jadi nyicil rumah pertama harusnya 15 tahun jadi 4 tahun 8 bulan, nyicil mobil terios 4 tahun 9 bulan. Mungkin memang batas mampunya kami kurang dari 5 tahun buat mencicil. Ya takut riba, tapi jujur bukan buat gaya tapi memang butuh, rumah ngontrak terus gak enak bukan gengsi tapi uang abis tapi gak punya rumah, mobil juga ketika pengen jenguk ortu atau mertua ngalamin didorong dari bis ketika turun, nerjang banjir sewa angkot buat ke stasiun kereta dan rugi cancel tiket kereta. InsyaAlloh setiap nyicil kami akan usahkan sekuat tenaga agar cepat lunas. Termasuk rumah sekarang ambil 16 tahun InsyaAlloh bisa lunas dalam 5 tahun. Kami hanya mengandalkan usaha dan doa, karena bukan dari keluarga kaya raya, cukup sederhana, tapi bisa meraih gelar sarjana dan menikah dengan resepsi yang cukup meriah menurut kami mah.



Nah balik lagi, kami jual Terios ke adik kami Rp 155.000.000 dengan dicicil semampunya dia. Baru Rp 23.600.000, gak apa itung-itung nabung dan nolong adik sendiri. Ingat sedekah yang utama itu adalah ke keluarga kita sendiri baru ke orang lain.

Karena kita sudah mutasi KK dan KTP, ke domisili yang sekarang buat bikin akte kelahiran dan KK baru yang ada anak kita, plus sudah mutasi motor juga. Motor itu motor kedua kita, belinya cash dengan tukar tambah motor pertama yang belinya nyicil wkwk.


Tahapan mutasi, adikku di Karawang gesek rangka mobilnya dulu, gak kena biaya, hanya beri seikhlasnya cuma Rp 5.000 saja heuheu. Kedua suamiku dan adikku pelunasan dulu ke BCA Finance Semarang untuk ambil BPKB-nya, karena rumah sana masuknya kabupaten Demak jadi ya harus urus berkas mutasi ke Demak, sama kaya mutasi motor.



Di Demak bayar fiskal Rp 250.000 saja untuk mutasi dan dikasih surat keterangan pengganti STNK, berkas jadi 1 bulan. 27 febuari sampai 27 maret 2020. Berkas Suket sementara pengganti STNK mobil dikirim ke Semarang tanggal 26 Maret 20120. Dan berkas diambilkan teman kantor Semarang tanggal 2 April 2020 dan langsung dikirimkan ke Karawang. Nyampe Karawang 6 April 2020, diurus adikku ke Samsat Karawang tanggal 11 April 2020. STNK baru jadi 2 minggu kemudian tgl.24 April sekalian bayar, diambil tanggal 25 April 2020, bayar pajaknya dan BPKB baru juga plat T Karawang 5 juta rupiah kurang dikit. STNK dan plat nomer T udah jadi langsung dipasangkan, sedangkan BPKB nunggu lagi 1 bulan jadinya.





Saturday, March 7, 2020

Imunisasi Bayiku

March 07, 2020 0 Comments


Bayi harus divaksin agar terbentuk kekebalan tubuhnya. Kalau kami karena basic kami ortunya Shasha kesehatan yaitu Apoteker pro vaksin atau imunisasi, apalagi sekarang banyak virus dan bakteri baru bermunculan. Memang betul asupan ASI dan susu juga MPASI yang penuh gizi bisa membuat daya tahan tubuh bayi kuat, lebih bagus lagi jika divaksin. Aku gak mau debat silahkan balik ke diri masing-masing ya. Soalnya aku pun sama mamahku diimunisasi waktu kecil dulu. Dan ketika kita mau umroh pernah vaksin flu dan meningitis.

Aku mau cerita nih imunisasi apa saja yang bayiku udah vaksin dan kedepannya harus apa saja.


Usia 2 hari vaksin hepatitis B/Engerix B disuntik di paha. Paling baik diberikan waktu 12 jam setelah lahir, dan disuntik vitamin K dulu. Bayi baru lahir dari Ibu HBsAg positif, diberikan vaksin hepatitis B dan imunoglobulin hepatitis B/ HBIg pada ekstremitas yang berbeda. Vaksinasi hepatitis B selanjutnya bisa vaksin hepatitis B monovalen atau vaksin kombinasi. Vaksin ini untuk mencegah penyakit hepatitis B. Malemnya agak rewel entah kurang minum ASI-nya karena baru belajar meng-ASI-hi. Ini lupa lagi biayanya soalnya termasuk total biaya lahiran SC, kamar VIP, dokter kandungan dan anak, makan minum mami dirawat 4 hari abis lahiran dan obat-obatan juga bidan pijat laktasi  Rp 23.600.000 waktu itu. Baca di blogku tentang lahiran SC dengan Asuransi.

Usia 1 minggu imunisasi polio oral/OPV-0 diteteskan ke mulut bayi. Selanjutnya polio-1, polio-2 dan polio-3 dan polio booster bisa diberikan vaksin OPV atau IPV, tapi sebaiknya paling sedikit satu dosis vaksin IPV. Vaksin ini untuk mencegah penyakit polio. Biaya di RS Sentra Medika Cibinong Rp 242.726, termasuk administrasi dan jasa DSA/dokter spesialis anak. Shasha gak rewel dan gak demam abis vaksin ini.

Usia 1 bulan vaksin BCG disuntik di lengan, sebelum usia 3 bulan, optimal umur 2 bulan, jika kelewat usia 3 bulan harus uji tuberkulin. Vaksin ini untuk mencegah penyakit TBC. Biayanya di RS Sentra Medika Cibinong Rp 460.000, termasuk administrasi, jasa DSA , spuit, needle dan alkohol. Shasha gak rewel dan gak demam abis vaksin ini.

Usia 2 bulan vaksin DPT1, polio2, HIB1, HEp B2  dalam sekali suntikan dan milih yang gak menimbulkan efek  demam yaitu Infarix Rp 1.024.783 sudah termasuk administrasi dan DSA, dicover asuransi. Vaksin ini untuk mencegah penyakit difteri, pertusis aselular, tetanus, hepatitis B, hemophilus influenza B dan inaktif polio. Juga vaksin rotavirus /Rotarix 1 diteteskan ke mulut bayi/oral. Vaksin ini untuk mencegah penyakit gastroenteritis dan diare. Di Sentra Medika Rp 363.075 gak dicover asuransi. Shasha gak rewel dan gak demam. 

Usia 3 bulan vaksin PCV 1, pilihannya lengkap dan gak lengkap. Kita milih yang lengkap/ Prevenar 13. Biayanya di Sentra Medika total adminstrasi dan juga vaksinnya Rp 1.095.677. Abis vaksin ini gak demam tapi rewel, cuma hampir 37 derajat, dokter meresepkan sanmol drops 0.55 ml, abis minum susu dan ini dini hari Shashanya makin ceria seperti biasanya. Vaksin ini untuk mencegah penyakit pneumococcus, dicover asuransi.

Usia 4 bulan (DPT2, polio3, Hib2, Hep B3)/ injeksi/Infarix Rp 1.089.783 dicover Asuransi, dan rotavirus 2/Rotarix Rp 363.075 bayar uang pribadi gak dicover Asuransi. Gak demam dan gak rewel, cuma sebelumnya rewel udah feeling Shashanya mau disuntik bu dokter hehe.

Artikel ini aku tulis buat diambil manfaatnya siapa tahu ada yang butuh referensinya, dan akan diperbarui setelah imunisasi bulan berikutnya dilakukan.
Nah vaksin penting jika kelak bayi tumbuh dewasa bepergian ke daerah pelosok yang pernah endemik wabah penyakit atau luar negeri, gak khawatir kena virus atau bakteri, tentunya selain berdoa meminta kesehatan dan keselamatan kepada Alloh Yang Maha Kuasa Atas Segalanya.

Menurut Kemenkes, imunisasi dasar lengkap merupakan penyuntikkan vaksin tertentu yang diberikan kepada bayi sesuai dengan usianya. Berikut jadwal imunisasi dasar lengkap yang bisa diikuti oleh orangtua bayi :
  • Bayi berusia kurang dari 24 jam: imunisasi Hepatitis B (HB-0)
  • Bayi usia 1 bulan: BCG dan Polio 1
  • Bayi usia 2 bulan: DPT-HB-Hib 1, Polio 2, dan Rotavirus 
  • Bayi usia 3 bulan: DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3
  • Bayi usia 4 bulan: DPT-HB-Hib 3, Polio 4, IPV atau Polio suntik, dan Rotavirus
  • Bayi usia 9 bulan: Campak atau MR

Imunisasi tambahan :
  • MMR (Measles, Mumps, Rubella) 
  • Pneumokokus (PCV/Pneumococcal Vaccine) 
  • Hib (Haemophilus influenzae) 
  • HPV (Humanpapilloma Virus) 
  • Tifoid
  • Varisela.

Usia 5 bulan kurang 3 hari  Shasha harus vaksin PCV 2, pengen nyoba milih yang gak lengkap, soalnya yang lengkap Shasha rewel mendekati gejala demam tetapi ternyata gak bisa. Di musim wabah pandemik aku tanya dokter anaknya InsyaAlloh aman, asal ke RS pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun, pulang ke rumah ganti baju dan mandi kitanya. Dan ternyata vaksin itu ya harus sama dari yang kesatu sampai ulangan yang ketiga. Jadi tetep milih Prevenar, total admin, biaya konsul plus dokter anak juga vaksinnya adalah Rp 1.200.600, ditanggung asuransi full oleh Astra Life.

Usia 6 bulan kurang 6 hari Shasha diimunisasi Infarix 1 kali suntik sudah mencakup DPT3, Hip 3, Hep4 dan Polio 4, jadi ini ulangan yang ketiga. Jasa dokter dan konsul MPASI plus vaksin infarixnya Rp 1.158.000, di Sentra Medika, ada adminstrasi APD DSA dan pengendalian infeksi karena sedang pandemi Rp 50.000.

Usia 7 bulan kurang 9 hari divaksin PCV 3 Rp 1.186.016, termasuk biaya dokter dan administrasi, full cover asuransi Astra life, bayar biaya APD dokternya aja Rp 50.000.

Usia 8 bulan kurang 11 hari divaksin Influenza Rp 503.000, sudah termasuk biaya dokter dan administrasi, full cover asuransi, bayar APD dokternya Rp 50.000.

Ketika imunisasi sekaligus dicek berat badan, tinggi badan dan suhu tubuh untuk mengontrol tumbuh kembang bayi. Alhamdulillah Shasha tiap bulan naik terus grafiknya, bagus kata DSA-nya. Dan tumbuh kembangnya sesuai yang seharusnya alias normal.

Lahir BB 2.705 gram, TB 49 cm 
1 minggu BB 2.785 gram, TB 49 cm 
1 bulan BB 3.595 gram, TB 50.7 cm
2 bulan BB 4.455 gram, TB 54 cm
3 bulan BB 5.080 gram, TB 60.2 cm
4 bulan BB 5.660 gram, TB 62.3 cm
5 bulan BB 6.140 gram, TB 62.3 cm
6 bulan BB 6.530 gram, TB 64.4 cm
7 bulan BB 6.900 gram, TB 65.5 cm
8 bulan BB 6.916 gram, TB 67.2 cm

Semoga anakku selalu sehat jasmani dan rohaninya, menjadi anak soleha yang berbakti pada kita ortunya. Juga selalu diberi keselamatan oleh Alloh dimanapun dia berada, Aamiin.







Friday, February 21, 2020

Treats By Traveloka Eats Ada Di Dekat Kita

February 21, 2020 8 Comments

Musim hujan gini, cepat terasa lapar di perut. Pengen makanan yang enak-enak juga hangat, tapi males pergi jauh-jauh juga takut macet. Iseng-iseng berhadiah, buka aplikasi Traveloka, klik Traveloka Eats, ada Treats By Traveloka Eats, eh dekat rumah juga ada nih, Burger King, Bebek Dower dan Es teler, juga Holdak Cibinong City Mall.
Waduh bikin laper kan liat sederet makanan enak ini. Burger King doble chesee hmm yummy. Bebek Dower bebek garing dengan sambel maknyuss. Es teler dengan alpukat plus kelapa mudanya segar. Holdak perpaduan bumbu theoboki dan ayam ala korea yang endeuss. Resto Bumi Aki Cibinong pun ada promo via Treats By Traveloka Eats ini, makanan khas sunda  yang enak pisan. Aduh Gusti bikin lapar ini mah heuheu.


Di tanggal tua kaya gini pengen makan enak tapi gak mahal, ya bisa banget dengan promo Treats By Traveloka Eats. Dimana fitur terbaru Traveloka Eats kasih kesempatan buat kita pengguna aplikasi Traveloka untuk menemukan promo dan diskon terbaru di lokasi-lokasi tempat makan  dan  minum yang terdaftar di Traveloka Eats. Ketika mengunjungi restoran atau kafe pilihan, kita bisa melihat apa saja promo terbaik dengan bookmark atau save lokasi tempat makan minum yang kita pilih. Kita tinggal tunjukan deal kepada staff restoran atau kasir tempat makan dan minum tadi. Setelah selesai menikmati makanan atau minuman yang kita pilih, tinggal scan QR code, dan kita bisa langsung bayar dengan kartu debit, kartu kredit atau Pay Latter.


Aku pun mencoba beli Holdak di Cibinong City Mall dengan aplikasi Traveloka Eats. Mayan loh dapat voucher Rp 75.000, dan daat 14 poin pula, wah emang enak nih promo Treats By Traveloka Eats ini. 


Treats By Traveloka Eats ada di dekat kita resto makanan dan minumannya, tinggal klik aja aplikasi Traveloka Eatsnya. Makanan khas Indonesia bahkan mancanegara pun ada. Sudah ada di beberapa kota besar seperti Jabodetabek, Semarang, Bandung dan Surabaya.
Ada 'Hidden Gems' yang terbaru atau resto menarik dan enak ketemu di Treats By Traveloka Eats. Tiga kota penuh kenangan buatku adalah Bandung, Semarang dan Bogor. Hmm Bandung dan Semarang memang kota kenangan buatku dan suamiku, kami ketemu di kampus Gajah Bandung, sampai lulus kuliah profesi dan menikah. Semarang kota domisili selama 9 tahun yang kami berdua memulai semuanya, merintis karir dan rumah tangga di kota Semarang. Bogor walau di kabupatennya adalah tempat domisiliku sekarang, dan di kota ini aku melahirkan putriku tersayang.


Nih aku nemu The Lake House, di Cisarua Bogor dekat Taman Safari, pizza pepperoninya menggoda. Sama Dengan  Coffea, selain hot cappucino ada cemilan juga, lokasinya di Ciwalk Bandung, banyak tanaman hijau dan boneka hewan lucu disini. Wah bulan depan kesini ah sama keluargaku, para keponakan dan anakku pasti senang. Dan ingat Semarang, aku nemu Mondo Gelato di Singosari Raya, terakhir di Semarang icip gelato Spiegel. Kuliner di Semarang dan Bandung pun kami sering kangen nih. Dan setiap balik ke dua kota itu selalu ada spot kuliner teranyar. Bandung dan Semarang juga Kabupaten Bogor, bukan hanya tempat atau rumah buat kami berdua, tapi sudah bagian dari sejarah kehidupan kami.
'Good mood' berawal dari 'good food' bukan, jadi kuliner tak hanya untuk makan dan minum, rileksasi jika tempatnya cozy juga membuat kenangan indah bersama keluarga tercinta. Yuk kamu mau coba #PengalamanMengenyangkan, temukan 'Hidden Gems' via Treats by Traveloka Eats pasti menyenangkan dan mengeyangkan deh.