Friday, October 15, 2021

Formula Baru Pediasure Dengan Arginine Dan Vitamin K

October 15, 2021 18 Comments


Abbott kemarin Kamis tanggal 14 Oktober 2021 meluncurkan inovasi Pediasure formula baru dengan Arginin dan Vitamin K, serta inisiatif untuk dukung Visible Growth dan pertumbuhan optimal anak. Masa anak-anak asupan nutrisi sangat penting karena pertumbuhan sangat cepat. Jangan sampai di periode emasnya anak stunting akibat kurang nutrisi. Tanda kurang nutrisi yaitu berat badan kurang/underweight, tengkes/stunting, wasting/berat badan rendah dibandingkan tinggi badan dan defisiensi mikronutrien.
 

Acara kemarin dimoderatori oleh mbak Daniar Achri (presenter CNN Indonesia) menambah acara dari awal sampai akhir sesi tanya jawab makin seru dan menarik.


Menurut dr. Cut Nurul Hafifah, SpA (K) / dokter spesialis anak, konsultan nutrisi dan penyakit metabolik, tumbuh kembang anak menentukan bisa tumbuh tinggi enggaknya sampai usia 2 tahun. Kunci agar anak sukses MPASI itu yaitu sejak usia 6-9 bulan diperkenalkan dengan semua jenis makanan tentunya disesuaikan teksturnya. Nah jika anak sudah makan dan nyemil banyak tak bertambah tinggi atau beratnya, bisa disebabkan oleh sistem pencernaan kurang baik atau adanya penyakit infeksi. Harus diobati dan dibetulkan dulu baru bisa tumbuh dengan optimal. Menurut dokter Cut juga dimulai dari Inisiasi menyusui dini setelah lahiran itu 1 jam, nah ini ketika anak pertamaku lahir via SC aku kurang dikasih kesempatan untuk IMD, belum ada 10 menit bayi udah dibawa oleh bidan dan perawat untuk dihangatkan dan dimandikan, sama ketika di ruang perawatan saat jam berkunjung bayiku dibawa padahal lagi menyusu. Nah makanya nanti lahiran anak kedua gak mau di RS itu lagi, mau yang lebih nyaman lebih lama IMD juga bayi. Aku tidak lulus ASI ekslusif untuk bayi pertamaku, jadi sampai sekarang campur susu formula. Oleh dokter anakku pernah juga dikasih susu penambah nutrisi seperti pediasure ini setelah usia diatas 1 tahun, sekarang anakku usia 1 tahun 11 bulan, pernah konsumsi pediasure vanila 400gr/sekaleng 3x125ml sehari sesuai anjuran dokter anak untuk BB booster dan memperbaiki pola makan. 

Mengenai MPASI bener juga sesuai menurut dr.Cut bahwa anak lebih butuh protein dan lemak juga karbohidrat. Sama juga seperti dokter anakku kasih santan untuk lemak dan kaldu protein hewani saat awal MPASI. Dan betul juga jika anak terbiasa sejak kandungan apa yang ibunya makan gak usah pas MPASI kasih keju ma Evo jadi eneg anak malah gak mau makan, diingat saja apa yang kita makan ketika hamil kasih ke anak kita pasti mau makan. Makanan tinggi kalori sangat dibutuhkan, anakku termasuk TB naik pesat tapi BB naik irit walau masih dibatas ambang wajar. Cuma aku pun Konsul ke dokter anak jika anaknya aktif, ceria, tumbuh kembang sensorik dan motoriknya sesuai usianya anaknya sehat. Tapi betul pengaruh gen itu hanya sedikit tapi dari nutrisi pengaruh banyak. Ya betul sih aku pun mamahku tak terlalu tinggi walau bapakku lumayan tinggi, aku tinggi ditambah minum suplemen dan susu. Untungnya walau makan anakku dikit, dia masih suka nyemil, sama dengan dr.Cut dokter anakku juga bilang kasih makanan yang tinggi kalori jangan pure pisang tapi kasih yoghurt keju atau meses coklat, biskuit atau sereal dengan susu, dibikin enak jika jus alpukat kasih susu atau yoghurt.

Memang katanya jika anak bosan atau picky Eater kuncinya di variasi menu, bahkan menurut dokter anakku bisa sampai 10 kali ganti menu dalam sehari, temukan makanan favorit, dan jika anak bosan ya ganti menu. Sistemnya gini nih contoh yang dikasih dokter anakku jam 06.00 susu, 08.00 makan pagi, 10.00 Snack time, 12.00 makan siang, 14.00 susu, 16.00 Snack time, 18.00 makan malam, 20.00 susu. Sistem makan seperti ini bisa memperbaiki saluran cerna dan anak terbiasa makan enak juga sehat. Memang teori selalu tak sesuai kenyataan, memang agak ribet cuma kita sebagai ibu harus mengusahakan yang terbaik buat anak kita. Kalau kata mamahku menurut dokter anak ketika aku kecil memang jika susah makan, susu bisa   ganti nutrisi yang hilang. Cuma di usia anakku saat ini maksimal 3 gelas sehari. Ya betul di usia 8 mau ke 9 bulan anakku sempat gastritis, dan ada gejala ISK walau dikit, setelah diobati antibiotik dan dikasih suplemen nafsu makannya membaik lagi.

Menurut dr.Cut anak juga harus sering diukur TB dan BB nya, anakku setiap sekalian imunisasi dari usia 2 hari sampai 2 tahun diukur tinggi badan dan ditimbang berat badannya, sesekali juga lingkar kepalanya.



Kak Sherina sebagai brand ambasador Pediasure, waktu kecilnya minum susu pediasure karena rasanya enak, dan terbukti membantu asupan nutrisi dan tumbuh optimal juga mendukung potensi bakat anak di masa depan. Kak Sherina minum dua gelas sehari pediasure, tidur cukup untuk dukung growth hormon, sejak kecil ibunya memberi makanan bergizi dan stimulus yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya, rajin mengukur tinggi dan berat badan juga.


Menurut Kak Duma Riris memang betul terbukti asupan nutrisi dengan tambahan susu, madu bahkan ibunya ketika Kak Duma kecil ada waktu Snack time membantu tumbuh tinggi dengan baik. Kak Duma juga suka melibatkan anaknya untuk bikin cemilan dan makanan bersama, sehingga ketika waktunya makan anak-anaknya makin lahap. Kak Duma juga bilang bahwa anak-anaknya juga suka yoghurt sebagai cemilan sehat.


Menurut DR. Jose Rudolfo, Pediasure sudah ada selama 25 tahun di Indonesia, perbedaannya yang sekarang formula baru dengan Arginine dan Vitamin K2 mendukung pertumbuhan optimal anak. Menurut DR. Jose juga setiap anak kebutuhan nutrisi dan kalorinya berbeda, jadi asupan susu pun berapa gelasnya disesuaikan kebutuhan si anak.


Pediasure ada rasa vanila dan coklat, kalau anakku suka vanila belum nyoba yang coklat. Dengan Arginine dan Vitamin K plus 14 vitamin dan 9 mineral membantu nutrisi tumbuh optimal anak.


Arginine membantu melancarkan peredaran darah dan mengoptimalkan saluran cerna.


Vitamin K2 bagus untuk pertumbuhan tulang bisa membantu anak tumbuh makin tinggi.

Abbott juga menyediakan Growth Pedia untuk mengukur TB dan BB dengan bantuan ahli nutrisi online. Juga mendukung agar para orang tua juga guru mengidentifikasi juga mengintervensi tumbuh kembang anak dari sejak dini. Yuk ibu-ibu sekarang makin rajin ukur BB dan TB anaknya plus perhatikan asupan nutrisi dan kalori anak, agar anak kita tumbuh sehat juga optimal, kelak di masa depan menggapai cita-citanya dengan gemilang.



Tuesday, October 12, 2021

The Power Of Social Media Dan Manfaatnya Buatku

October 12, 2021 4 Comments


The Power Of Social Media sangat bermanfaat buatku. Sosmed yang aku punya ada 6, pertama   instagram, di instagram sekarang selain upload foto di feed dan story juga ada rells bisa video. Salah satunya adalah menyimpan kenangan berupa foto dan video, ketika hp kerestrat atau memori full foto dan video ada di instagram. Selain itu ada beberapa endorsed dapet di Instagram, ini lumayan banget nambah penghasilan, bisa buat beli susu pempers anak, bisa beli baju atau tas, atau nyambung buat sehari-hari ketika suami belum gajian. Dan ada lagi ketika mengajak orang lain untuk vaksin dan tetap prokes bisa juga di instagram.


Sosmed keduaku adalah twitter, kadangkala di twitter bisa curcol tapi tetep yang santun ada batasan ya, soalnya apa yang kita ucapkan dan tuliskan diminta tanggungjawabnya sampai akhirat nanti. Jadi gak asal jeplak babibu tapi menimbulkan efek negatif buat orang lain bahaya juga atau gak enak dibaca. Karena hal positif itu ya nular sama halnya dengan hal negatif. Dari twitter juga aku sebagai influencer bisa dapet penghasilan tambahan ketika membantu mempromosikan produk brand.




Yang ketiga blog, di blog aku bisa nulis walau ada curcolnya ada hikmah pelajaran yang aku selipkan disana, pengingat bagi diriku sendiri, untung juga jika bermanfaat untuk orang lain. Awal mula aku bikin blog nulis pengalaman program hamilku biar inget apa yang sudah dilakukan dan belum dicoba, sampai akhirnya berhasil setelah penantian 10 tahun. Nah adanya blog juga jika ada yang butuh info aku share link aja, daripada di whatsapp kudu diulang-diulang informasinya, dan kadang sudah ada beberapa bagian yang lupa.
Dari blog juga aku dapet penghasilan, jika harus menyebut angka aku total aja, karena dari 2016 sampai 2018 itu aku wanita karir kerja kantoran dan ngajar, jadi hanya sampingan, sekarang juga masih sampingan sambil momong anak, sekaligus nulis di blog itu bisa jadi self healing buatku. Bisa review hotel, restoran, wisata dan kuliner yang kadangkala bermanfaat buat orang yang lagi cari referensi, juga share tentang seputar imunisasi anak, tumbuh kembang anak juga kesehatan.



Yang keempat itu adalah youtube, kalau dari youtube aku belum dapet penghasilan karena yang subscribe baru dikit, tapi suka update sesekali, sama pernah menjual rumah di youtube lumayan jika ada pembeli yang nanya rumah detailnya kasih link youtubeku.




Yang kelima itu adalah tiktok, bikin karena ada kerjaan sosmed mengharuskan share di tiktok. Tapi suka juga bukan buat main, tapi dengerin ceramah ustadz ustadzah nambah ilmu baru deh.




Yang keenam facebook, sama juga buat share tulisan blog dan sesekali menyimpan memori pribadi juga sesuatu hal yang disponsori.

Penghasilanku dari sosmed total keseluruhan antara blog, instagram, twitter, facebook dan tik tok dalam setahun ya bukan per bulan, karena aku bukan selebgram atau artis hehe, 2016 sekitar 2jutaan, 2017 11jutaan, 2018 14jutaan, 2019 5jutaan, 2020 3jutaan, 2021 sampai bulan ini 2jutaan. Mungkin kecil bagi orang lain, tapi buatku pencapaian tersendiri, dengan basic anak IPA dan Farmasi mulai bikin sosmed dan blog dari nol sampai bisa nambah pundi-pundi walau recehan sangat bermanfaat buatku.

Ya memang social media tidak melulu tentang hal negatif, banyak positifnya juga tergantung kebijakan kita menggunakannya. Kalau kalian apa hal bermanfaat dari The Power Of Social Media . Ooh iya satu lagi bisa jadi hiburan ketika di rumah saat pandemi gini baca berita terupdate biar gak kudet, juga berselancar di sosial media. Aku juga suka buka situs Indozone disini banyak berita terpercaya, dengan sajian berita terkini, berita harian, hingga informasi secara global yang menarik untuk dibaca. Anakku suka minta screen time, agak susah gak pegang gadget sama sekali, tapi aku pakai youtube kids aja yang ada edukasinya. Tapi anakku masih mau main perosotan, sepedaan, gambar dengan crayon, playdough, masak-masakan dan main boneka juga puzzle, sesekali main ke taman perumahan juga. Aku sering update di sosial media dan blog, untuk merawat agar sosmed dan blog tak tenggelam, tetap eksis walau update tak banyak cuma konsisten kulakukan.


Saturday, October 2, 2021

Perawatan Saluran Akar Gigi

October 02, 2021 0 Comments


Dari Maret 2019 aku suka sakit gigi kiri atas ngilu sampai sakit kepala sebelah, waktu itu berobat dengan drg.Anto di Sentra Medika, suruh dirongsen dulu, melihat apakah gigi masih bagus, yang bermasalah enamel gusi tulang atau akar gigi atau gusi. Tapi ketika ke ruang rongsen susternya malah tanya ibu lagi hamil gak, saya gak tahu sus, karena menanti buah hati 10 tahun. Gini aja ibu telat haid gak, kayanya iya tapi gak ngerti hamil enggak, susternya gak berani karena aku takutnya lagi hamil. Nah bener aja April 2019 baru tahu aku hamil 4 Minggu. Dokter Anto malah ketawa gak berani ya bagian radiologi buat rongsennya, akhirnya dia hanya membersihkan bagian gigi kiri atas yang nyeri katanya karang gigi, tapi kata dia kok makin dalam, mau dilubangi gak dirongsen gak tahu letak masalahnya dimana. Akhirnya setelah dibersihkan enakan gigiku, waktu itu belum Pandemi dan bisa full cover asuransi sekitar 400 ribu dengan resep obat dokter dan tindakan.

Nah masalah gigi ini kumat lagi di 2020, ketemu drg. Mieke di Sentra Medika dan masih Pandemi, kata dokter Mieke ibu masih mengasihi, aku bilang sudah campur sufor. Tapi karena Pandemi dia gak bisa scalling katanya, hanya kuretase gigi dan ada peradangan gusi katanya plus sariawan, kalau masih nyeri harus rongsen dan dikasih obat kumur Alloclair dan minum cdr redoxon. Biaya APD 100 ribu bayar pribadi dan biaya dokter beserta tindakan dan obat kumur 350 ribu rupiah. Aku gak balik lagi buat rongsen karena enakan.

Nah 2021 ini aku hamil anak kedua, gigi kiri atas kumat lagi. Ini masih pandemi dan mengingat ibu hamil gak boleh rongsen gigi plus aku trimester pertama. Sore itu udah gak tahan nyerinya, ke RS Sentra Medika drg.Anto full masih antri 5 pasien dan ada tindakan cabut gigi pasien dua jadi lama, ke Bina Husada dan klinik Promergency udah pulang juga dokter giginya. Di RSIA Assalam pun sama sudah pulang, satpam Assalam kasih tahu ada klinik drg.Yahya Wijaya di dekat Bintang Mas Cibinong. Aku cobain kesitu kliniknya hanya dokter gigi Yahya Wijaya jadi gak rame, aku hanya tunggu 3 pasien. Pas kesitu udah setengah 6 mau Magrib, ada suster sekaligus asisten dan drg.nya, dokter tanya mana yang sakit dan katanya bener gak boleh rongsen plus wah ibu hamil di usia 39, ya gimana dok saya hamil anak pertama aja di 37. Sakit ya Bu kok kuat amat, ya sakit makanya kesini dok, ini giginya masih bagus tapi sudah infeksi, akar masalahnya ada di akar gigi, di salurannya sudah darah kotor bernanah, jadi giginya harus dibersihkan, dibor, dikeluarkan darah kotornya, lalu ditambal gigi yang bolongnya. Kalau giginya rusak pasti dicabut, cuma ini masih bagus jadi ditambal saja setelah perawatan saluran akar gigi kata dokter Yahya. Biaya dokter dan tindakan juga obat dikasih parasetamol Forte 650mg total hanya 200 ribu rupiah. Cuma disini gak bisa gesek kartu asuransi, sistem reimbuse dikasih diagnosa perawatan saluran akar gigi sekaligus kwitansi dan resep. Disuruh balik lagi setelah 4 hari. Hari Sabtu setelah Selasa kemarin gigi kiri atas dibor, dibersihkan juga dikeluarkan darah yang gusinya terinfeksi karena giginya meradang, dibersihkan lagi lalu ditambal. Bedanya yang perawatan pertama gak dibius, yang kedua ini disuntik anti nyeri, plus gak dikasih resep obat. Karena aku lagi hamil waktu habis perawatan juga parasetamol forte hanya kuminum selama dua hari sehari satu kali, padahal dikasih 10 tablet diminum jika nyeri sehari 3 kali. Nah yang kedua jika nyeri diminum parasetamolnya lagi, kuminum satu karena agak nyeri setelah makan malam. Menurut dokter Yahya gigiku gak bisa tambal permanen karena sudah goyang jadi tambal sementara, tapi semoga katanya gak kumat lagi sakitnya, masalahnya yang bolong nyebabin infeksi pun di tengah gigiku. Jadi kemarin itu perawatan saluran akar gigi dengan diagnosa gangna pulva.

Alhamdulillah nemu dokter gigi seperti waktu di Garut, dulu berobat gigi waktu jaman kuliah di Bandung cabut gigi bungsu aja kudu operasi bagi 4 baru diambil ma dokter gigi cewek, denger operasi aku hanya minta scalling karang gigi aja, tapi drg. Criss Alimudin di kliniknya langsung cabut bisa, karena kalau gak dicabut udah mau ke pipi tumbuhnya sakit banget. Sama halnya pernah berobat gigi di Hermina Pandanaran Semarang drg.Cristine hanya dibersihkan karang gigi juga ditambal enamel gusi tiga titik gigi yang akarnya sudah keliatan dan goyang.

Nah dokter Yahya ini mirip dokter Criss udah pengalaman dan begitu kita tunjuk sudah langsung tahu dimana akar masalah nyeri si gigi. Semoga nanti kalau sudah selesai perawatan saluran akar gigi kedua dan ditambal gak nyeri lagi gigiku karena rasanya gak enak banget. Jadi dokter hanya menyarankan jika gak sakit lagi walau tambak sementara gak usah datang lagi. Perawatan pertama dan kedua sama 200 ribu rupiah, dan sistem reimbuse semoga bisa karena surat diagnosa dan kwitansi ma resep hanya selembar kertas ada cap dokter.

Monday, September 27, 2021

Kehamilan Pertama Dan Kedua

September 27, 2021 0 Comments


Kehamilan pertamaku di usia 37 tahun dan melahirkan SC jelang 38 tahun setelah menanti 10 tahun 3 bulan. 

Kontrol kehamilan dan melahirkan dengan dokter kandungan Florencia Lutfi. Waktu hamil pertama sempet program hamil dengan dokter Florencia di Hermina Taman Yasmin, kontrol dan melahirkan di Hermina juga Sentra Medika Cibinong. 

Kontrol kandungan pertama ketika usia kandungan 4 Minggu, dikasih resep asam folat 1 mg sehari 1x, Vitamin D3 400 IU Nature's Plus sehari 1x, duphaston 10 mg 2x sehari.

Kontrol kandungan kedua di usia kandungan 8 Minggu dikasih resep Ossoral 200 sehari 1x, asam folat sehari 1x, duphaston sehari 2x, vitamin D3 sehari 1x.

Kontrol kandungan ketiga 12 minggu, aku kontrol kandungan setiap bulan. Dikasih resep Cavit VIT D sehari 1x, Folavit 400mg sehari 1x. 

Kontrol kandungan keempat 16 minggu, dikasih Folamil Genio sehari 1x, Cavit D3 sehari sekali.

Kontrol kandungan kelima 20 minggu, dikasih Ferofort sehari sekali dan Osfit DHA sehari sekali.

Kontrol kandungan keenam 24 Minggu, dikasih Ferofort dan Osfit DHA sehari sekali.

Kontrol kandungan ketujuh 28 Minggu, dikasih Folamil Genio dan Cal 95 sehari satu tablet.

Kontrol kandungan kedelapan 32 Minggu, dikasih Folamil Genio, Sangobion ganti Maltofer juga Ossoral masing-masing diminum sehari sekali.

Melahirkan putri pertamaku di usia kandungan 36 Minggu, SC di jam 9 pagi lebih, senang banget walau seumur hidup baru ngalamin operasi buat ketemu anakku permata hatiku. Rasa dingin dan nyeri dengan bius setengah badan hilang setelah ketemu IMD ma bayiku, dan ketemu lagi di ruang rawat inap VIP setelah bayi dimandikan.

Waktu kehamilan pertama sempet dikasih penguat kandungan di trimester pertama, karena lebih sering mual muntah juga. Jangan didiamkan jika mual muntahnya sering bisa berakibat keguguran dan untuk menyeimbangkan hormon bumil dikasih penguat kandungan, selain itu untuk mengurangi mual muntah juga. Anak pertama ketahuan jenis kelaminnya perempuan saat usia kandungan 5 bulan, dan betul pas lahir juga perempuan. Sukanya jika eneg mual minum teh botol dan teh kotak, sukanya sariroti dan gak begitu suka nasi dan lauknya kecuali dimakan di restoran.



Kehamilan keduaku di saat anak pertamaku usia 21 bulan, usiaku 39 tahun. Mengetahui kehamilan di saat usia kandungan 6 Minggu. Sama dengan dokter kandungan Hj.Florencia Lutfi tapi di RSIA Assalam. Dikasih resep Folamil Genio sehari sekali saja tanpa penguat kandungan. Aku sempat bertanya kenapa kehamilan anak kedua gak dikasih penguat, tadi saya tanya ibu juga gak mual muntah kan, plus hasil USG juga janin lebih kuat tak ada masalah, menurut suster juga dikasih penguat kandungan jika ada masalah resiko buat tumbuh kembang janin. Iya memang ketika hamil aku selalu gak ngeh, hamil anak pertama kukira Gerd kumat mual muntah mulu, sempet pusing bahkan jatuh di tangga. Anak kedua aku sama sekali gak pusing apalagi mual muntah gak sama sekali, bahkan lompat-lompat dan lari-larian sama anak pertamaku heuheu. Tapi kata dokter yang bahaya itu jika mual muntah sudah sehari 10x, jika cuma eneg uwa uwe biasa gak lebih dari 3x sehari mah kategori wajar. Adiknya putri pertamaku ini mah cuma sekali aja muntah, seringnya eneg minum kopi ilang, tapi jangan banyak minumnya juga. Yang ini doyan ma nasi ma lauknya, malah bisa dibawa masak juga, kalau kehamilan pertama boro-boro masak mencium wangi masakan aja langsung mual muntah heuheu.



Bagiku walau sudah pengalaman USG kontrol kehamilan itu penting buat kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya, juga setiap anak sama perlu diperhatikan tumbuh kembangnya. InsyaAllah aman karena aku pun sengaja periksa di RSIA, di RS Sentra Medika suka rame banyak orang dan suka lama di konfirmasi asuransi plus tebus obatnya. Di Hermina sekarang udah bukan RSIA tapi jadi RSU rame juga, makanya yang penting buatku dokter kandungan sama dokter Florencia yang tahu riwayat kehamilan anak pertama dari program hamil alami dan proses SC-nya, jadi anak kedua juga sama beliau, cuma sayangnya di RSIA Assalam gak bisa gesek dengan kartu asuransi langsung karena belum kerjasama, jadi sistem reimbuse, reimbuse itu harus uang kita dulu, ntar kita kirim ke kantor suami dan asuransinya baru diganti uangnya seminggu kemudian asalkan ada surat diagnosa, kwitansi dan resep obat atau vitamin. Yang penting sehat dan selamat ibu dan bayi sampai lahiran juga seterusnya, di Assalam cepat dari daftar, periksa ma USG, bayar dan tebus resep vitamin.

Kontrol kandungan yang kedua anak keduaku di RS Hermina Bogor, tetap dengan dokter Florencia, di usia kehamilan 10 minggu. Dicover full asuransi, dikasih resep yaitu prove D3 1000, microgest 100 mg, becom zet, oscifit dan folamil genio setelah makan pagi dan siang masing-masing sehari 1 tablet/kapsul.



Friday, September 3, 2021

Dongeng Dukung Eksplorasi Si Buah Hati

September 03, 2021 0 Comments


Di usia putriku sekarang 22 bulan atau 2 tahun kurang 2 bulan, sangat suka bereksplorasi, rasa ingin tahu juga imajinasi dan kreatifitasnya makin berkembang. Salah satunya yang mendukung perkembangan daya eksplorasinya melalui baca buku dongeng.

Dengan dibacakan buku dongeng bagi anakku banyak manfaatnya, diantaranya adalah memperkaya kosakatanya, meningkatkan percaya diri, dan melatih kelak ketika sekolah mempelajari bahan bacaan yang lebih sulit.
 

Menurut penelitian  lewat mendongeng bisa membantu membentuk nilai moral dan karakter. Nestle Dancow Aku dan Kau mengeluarkan buku seri dongeng cerita rakyat sebanyak 15 seri, dimana diantaranya adalah Balas Budi Sang Rusa, aku baru punya ini dan anakku suka, ada lagi Buaya Tembaga, Kancil dan Kerbau, Keong dan Kerbau, Keong Kecil dan Rumahnya, Mengapa Anjing Tidak Bertanduk, 5 seri ini untuk anak usia 1+, 5 seri buku dongeng buat anak usia 3+ yaitu Biwar Si Pemberani, Ibu Kami Seekor Kucing, Kisah Burung Kekekow, Pangeran Palarasa Si Lembut Hati, dimana kemarin pas 2 September Kak Ariyo Zidni membacakan dongeng ini, Si Kurus dan Harimau Loreng. 5 seri buat anak usia 5+ yaitu Asal Mula Nama Salatiga, Kilip dan Putri Bulan, Kluntung Waluh, Pangeran Arya dan Guling Kecilnya, Suwidak Loro.


Menurut Ibu Lydia Sahertian selaku Brand Manager DANCOW Nutritods untuk tumbuh kembang anak, Toddler dan Prasekolah stimulasi dengan dongeng sejak dini banyak manfaatnya buat si buah hati yaitu kemampuan kognitif, bahasa, emosional, dan perilaku sosialnya. Melalui program Dongeng Aku dan Kau tema Indonesia mendongeng bisa mempererat hubungan emosi antara orang tua dengan anak, memberikan stimulasi dan menjadikan dongeng sebagai tradisi tak ternilai bagi orang tua dan anak.

Kemampuan anak untuk berimajinasi dan memecahkan masalah pada usia 18-24 bulan (Colson, 1997), memasuki masa toddler dan prasekolah (3-6 tahun), dimana kemampuan kognitif, bahasa dan emosional juga perilaku mengalami perkembangan pesat menjadi fondasi perkembangan kognitif (Rosales, 2009). Agar stimulasi mendongeng diterima maksimal oleh si Buah Hati, penuhi kebutuhan nutrisi dan aktivitas buah hati dengan lingkungan penuh cinta dari Ayah Bundanya.


Menurut Bunda Ratih Ibrahim, M.M, Psikologi klinis, membacakan dongeng rakyat adalah stimulasi tepat dan asik untuk optimalkan tumbuh kembang buah hati, juga membantu si buah hati mengenal dan mengapresiasi budaya kita, anak akan belajar tentang nilai-nilai moral serta karakter positif seperti keberanian, kasih sayang, dan kepedulian. Mendongeng akan menjadi momen tak terlupakan yang akan dikenang oleh anak sampai dia dewasa kelak. Waktu mendongeng boleh kapan saja, kita luangkan waktu bersama anak dan tak hanya dilakukan ketika mau tidur saja. 

Menurut Mba Meisya Siregar, ketika mendongeng dengan anaknya Bambang duduk sejajar dengan intonasinyang tepat, dan ajak anak yuk Bunda ceritain, Bambang mau yang mana, ketika anak antusias dia bakalan penasaran menyimak dongeng yang kita bacakan tadi.

Menurut Kak Ariyo Zidni, dongeng rakyat Indonesia itu mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kerajinan, gotong royong, berbuat baik dan menolong orang lain juga membantu si Buah hati menghadapi tantangan hidup sehari-hari, misal dongeng Pangeran Palasara, mengajarkan anak tentang pentingnya berbesar hati dan berbuat baik pada sesama.

Kegiatan Indonesia Mendongeng ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Dr. Muhammad Hasbi, Direktur Pendidikan Anak, juga didukung oleh Ibu Athalia Kamil dan Ibu Nur Asia Una juga Ibu Neny Baswedan. Semoga semua anak Indonesia berkesempatan mendengarkan cerita dongeng. Kemendikbudristek pun terus mendorong peningkatan kompetensi untuk guru/PAUD(Pendidikan Usia Dini) dan orang tua.  Yuk Ayah Bunda mendongeng untuk buah hati tercinta kita, mau dongeng sebelum tidur atau kapan saja kita luangkan waktu untuk anak kita, dengan cerita rakyat atau cerita lainnya yang penuh pesan moral biar anak kita kelak berkarakter budi pekerti baik dan berbudaya luhur.

Monday, August 9, 2021

Tetap MengASIhi Dikala Pandemi

August 09, 2021 0 Comments

 


ASI adalah rezeki seorang ibu untuk anaknya. Semua ibu di dunia ini pasti mau memberikan yang terbaik buat anaknya. Tidak ada ibu yang tak sayang anaknya, cuma pada kenyataannya rezeki tiap orang itu berbeda termasuk ujiannya. Ada ibu yang melimpah ASI-nya sampai penuh di kulkas bahkan didonorkan. Tapi ada ibu yang ASI-nya sedikit walau sudah pijat laktasi dan minum  berbagai suplemen pelancar ASI. Aku termasuk ASI-nya dikit walau sudah pijat laktasi, suami support dan dipompa ASI. 


Waktu hari Sabtu 7 Agustus kemarin ada Shopee live Philips Avent mengenai tetap mengASIhi dikala Pandemi. Ya saat Pandemi ibu-ibu cenderung stress karena bisa jadi jenuh dengan rutinitas, tapi harus rileks dibikin santai dan dibawa happy biar ASI tetap ada. Kata dokter Andreas ibunya harus banyak makan buah dan sayur, disupport bapaknya dan melakukan pijat laktasi.
Jika ada ibu yang positif covid bisa tetap mengASIhi anaknya menurut dokter Andreas. Katanya ibu menyusui gak usah tergantung dengan suplemen pelancar ASI, tapi boleh mendapatkan vitamin zinc, zat besi dan D.


Kunci mengASIhi biar sukses di pelekatan yang pas dan harus sering mengosongkan payudara biar ASI tetep ada. Teknik pumping yang benar serta alat pumping ASI yang tepat juga bisa bikin ASI banyak deras. Kalau aku pumping elektrik suka sakit apalagi pumping manual, lebih suka pumping silikon. Tapi banyak review ibu menyusui cocok dengan pompa ASI Philips Avent.


Nah aku pun ketika menyusui ASI-ku dikit dan anakku ada tounge tie dan lips tie harus diinsisi atas saran dokter anak sekaligus konselor ASI. Ya memang menyusui lebih bagus DBF atau bayi langsung menyusu dari payudara ibunya. Cuma waktu itu aku gak mau diinsisi, dan bayiku sekarang usia 20 bulan artikulasi bicaranya pun jelas. Karena dulu sempat khawatir katanya jika tidak diinsisi bicaranya bakalan gak jelas. Anakku memang gak pinter DBF tapi harus pakai dot, pemilihan puting DOT pun yang sesuai bentuk puting ibu. Memang betul kata dokter anak-ku dan dokter Andreas lebih baik pakai sonde atau sendok ASI-nya tapi waktu itu udah dicoba bayiku takut tersedak dan dia kesusahan akhirnya pakai dot atau botol susu. Sekarang mau dibiasakan di tempat minum ada sedotan dan gelas. Dan aku pun pernah ketika pumping payudara sampai habis, karena ketika selesai menyusui aku terus pumping, ternyata pumping itu ada waktunya satu jam atau dua jam dikasih jeda dulu. Jadi full ASI anakku hanya seminggu, itu pun jarang DBF tapi pumping ASI masukan botol susu, sampai akhirnya dicampur sufor. Ya katanya harus keras kepala ketika menyusui dengan ASI, tapi karena di usia anakku seminggu harus dirawat di perina tinggi bilirubin disinar selama 24 jam karena beda golongan darahku dengan anakku O Rhesus positif dan B Rhesus positif, sementara ASI-ku dikit jadi keterusan campur sufor sampai sekarang. Walau aku tak sukses memberikan ASI bonding aku dan anakku kuat. Walau ada yang bilang harus ASI full biar ibu anak bonding kuat, tapi namanya anak dan ibu kandung tetap kuat kok. Jadi jika sesama ibu dan wanita kita harus saling support gak usah membandingkan antara lahiran normal dan operasi SC , keduanya sama pertaruhkan nyawa. Full ASI atau campur sufor, bukan berarti ibu yang kasih sufor itu gak usaha maksimal atau stress dan tak sayang anaknya karena malas menyusui. Belajarlah berempati sebagai manusia yang punya kelebihan dan kekurangan. Dan jika yang lulus mengASIhi sampai 2 tahun selamat itu anugerah-Nya. Dan bagi yang tidak gak usah berkecil hati karena tetap jadi seorang ibu dan anaknya juga sehat ceria aktif. Dan ketika anak full ASI katanya ketika MPASI gak GTM, pada kenyataannya ada juga anak full ASI mengalami GTM. Kalau MPASI terletak di variasi makanan biar anak gak GTM dan kebiasaan makan suplai dari ibunya ketika di kandungan juga anak MPASI belajar makan, lambat laun seiring waktu anak kenal berbagai tekstur dan rasa makanan minuman dan apa yang dia suka. Buah dan sayuran kalau dokter anak bilang hanya perkenalan karena belum terserap maksimal oleh pencernaan anak. Tapi anakku suka sayur dan buah biar gak sembelit, kalau protein lebih suka ikan daripada  daging.

Tuesday, August 3, 2021

Pengalamanku Bayar Iuran dan Manfaat BPJS Kesehatan

August 03, 2021 0 Comments

Dulu waktu aku masih bekerja di Semarang didaftarkan BPJS Kesehatan oleh kantor tapi atas nama pribadi masing-masing, ada yang dapat kelas II dan III, aku kebagian kelas II, dulu daftarnya di kantor BPJS Semarang dan bayarnya bisa di Indomart atau kantor pos. Aku bayar itu dibayarin kantor full Rp 75.000 kalau sekarang kelas II Rp 100.000. Nah sempet tuh setelah resign karena ikut suami pindah kota dari Semarang ke Jakarta, ada tagihan ke rumah ortuku di Garut oleh petugas dari Desa. Aku kan heran soalnya kan udah gak pakai KTP Garut sejak nikah KTP Semarang, nah aku klarifikasi ke kantor Semarang dan kantor suamiku di Jakarta karena aku istri otomatis jadi ikut BPJS Kesehatan kelas I dan ikut suami sebagai tanggungan. Ngurusin ini agak lama kita bayar pribadi dulu yang selama kelas II kalau gak salah Rp 600.000 tagihan BPJS Kesehatanku selama 8 bulan, lalu sampai sekarang aku BPJS Kesehatan kelas I ikut kantor suami otomatis dipotong gaji per bulan sebesar Rp 300.000. Nah aku pun sudah klarifikasi ke petugas desa di Garut jangan nagih ke ortuku karena mereka gak tahu apa-apa plus KTP sesuai domisiliku pindah juga sudah otomatis potong gaji. Semenjak itu gak ada tagihan via telfon lagi, nah harusnya data peserta JKN melalui BPJS Kesehatan ini harus diupdate sesuai alamat di KTP walau NIK-nya sama biar gak ada salah paham seperti yang kualami itu.

 

 Ini potongan gaji per bulan dari kantor suamiku untuk kami berdua, BPJS emp (1%) Rp 72.046 dan BPJS Comp (4%) Rp 288.184 jadi total  Rp 360.250 per bulan. Kalau ini sudah tak ada kendala lagi sudah aman karena otomatis dipotong dari gaji suamiku, cuma rada susah nih buat daftarin anak kami biar punya BPJS Kesehatan juga.


Nah kami pernah pakai BPJS Kesehatan waktu sakit ringan, aku dan suamiku di Faskes I waktu berobat radang tenggorokan dan maag di klinik As Salam dikasih obat generik buat 3 hari lumayan sembuh. Cuma memang antri, nah ketika aku mau lahiran karena kami juga ada fasilitas asuransi yang sama dipotong gaji periksa kehamilan dicover asuransi, cuma ada limitnya. Aku dianter suami dan ortu lagi hamil besar pernah bertanya ke BPJS Kesehatan kabupaten Bogor, disana disuruh print kartu BPJS Kesehatan sendiri dan kami harus konfirmasi RS swasta tempat kontrol kehamilan dan lahiran, ternyata gak bisa menggunakan BPJS Kesehatan karena dari awal sudah gunakan asuransi, harus tetep pakai asuransi sampai batas limit habis dan sisanya bayar uang pribadi. Kecuali katanya jika dari awal pakai BPJS Kesehatan bisa, cuma masalahnya dokter kandunganku juga gak terima BPJS Kesehatan karena ada pembatasan suplemen dan obat.


Nah kami rasakan sekali manfaat dari rajin bayar iuran BPJS Kesehatan / Kartu Indonesia Sehat ini ketika kami kena covid di Mei Juni kemarin.
Terus terang kami gak punya cukup tabungan buat rawat inap apalagi biaya ICU di RS swasta. Aku dan anakku yang balita gejala ringan cukup isoman obat dan vitamin pribadi gak dikasih dari Puskesmas, tapi dengan adanya KK, KTP dan Kartu Indonesia Sehat/BPJS Kesehatan kita dapat tes antigen dan PCR gratis dari Puskesmas yang dateng ke rumah. Dan waktu itu suamiku dan mamahku harus dirawat inap karena saturasi oksigen rendah juga ada sesak nafas, bapakku almarhum harus masuk ICU karena gejala berat covid dan ada komorbid diabetes dan darah tinggi.
Untung punya Kartu Indonesia Sehat mamah bapakku yang iuran dipotong dari gaji pensiunan PNS, jadi ketika masuk IGD RSUD sebelum masuk kamar perawatan dan ICU kita cukup membawa KTP, KK dan Kartu Indonesia Sehat. Coba bayangkan kami yang gak punya tabungan banyak biaya perawatan di RS buat 3 orang itu gak murah, bayar darimana coba untuk 3 orang pasien dengan almarhum bapak 10 hari di ICU, mamah 11 hari rawat inap, suami 8 hari rawat inap. Alhamdulillah tertolong banget dengan adanya BPJS Kesehatan, dan sukanya lagi kasus kemarin yang kita alami walau domisili ortu di Garut bisa langsung ditangani di RSUD Cibinong Kabupaten Bogor. Nah begini gak usah ada rujukan jadi pasien cepat dapat perawatan plus termasuk pemulasaran jenazah bapak pun oleh pihak RSUD termasuk peti, kain kafan dan jenazah dicover Kartu Indonesia Sehat. Dan ketika jenazah hendak dimakamkan sesuai alamat domisili KTP dengan prokes tidak ribet harus ada pengantar hanya ada surat keterangan kematian dan jenazah yang sudah dimandikan dikafani, dikasih APD dan peti jenazah.
Terima kasih BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat kami merasakan manfaatnya dikala pandemi dan kena covid kemarin. Selamat HUT yang ke 53 buat BPJS Kesehatan, semoga makin baik dan terus memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat sebagai peserta JKN.