Wednesday, September 2, 2020

BB Bayi Naik Dikit Apakah ADB Atau ISK



 
Bayiku sehat dan tumbuh kembangnya sesuai seharusnya, sesuai usianya. Tetapi akhir-akhir ini rada susah makan, bukan gerakan tutup mulut. Masih mau tapi sedikit, dan kalau dia gak suka pasti drama nangis dan dilepeh juga diemut, kalau sudah diemut dikeluarkan pakai sikat giginya. Nah BB-nya naiknya dikit-dikit sejak usia 7 bulan, gak 500 gram per bulan tapi antara 10 sampai 25 gram saja, kalau TB-nya bagus sekitar 1 sampai  3 cm per bulannya.  Padahal dari usia 1 sampai 6 bulan naiknya per bulan 500 gram. Mungkin karena MPASI sama tumbuh gigi juga. Nah DSA/dokter spesialis anaknya menyarankan untuk tes Laboratorium via darah dan urine, karena kalau BB naik dan susah makan suspect ADB/Anemia Defisiensi Besi dan ISK/Infeksi Saluran Kencing.


Bayiku saat diambil darah kasian huhu, tapi bayiku mah kuat, nangis begitu jarum buat ambil darah kena kulitnya saja, abis itu berhenti. Suka keinget waktu usia seminggu diambil darah 2x karena Bilirubin lebih 4 angka dari 10, harus disinar semalem di Perina, sendirian sama suster, waktu itu aku nangis semaleman sampai tekanan darah tinggi coz kurang tidur. Bahkan mau pulang ke rumah juga diambil darah lagi, syukurlah waktu itu angkanya jadi 8 normal dan boleh pulang gak lama disinarnya.


Ini urine collector, susah banget buat nampung urine bayi disini, yang kakinya aja gak mau diem, plus dia bisa lepasin sendiri hehe. Beli 2 gagal yang pertama bocor urinenya kena baju Mami, yang kedua lepas, yang ketiga berhasil cuma 10ml, untung boleh ditampung di wadah steril buat di cek Laboratorium.


Anak-anak yang mengalami Anemia Defisiensi  Besi /ADB umumnya mengalami penurunan nafsu makan, tubuh yang gampang lelah dan cenderung mudah sakit. Tanda-tanda lainnya, yaitu:

  • Kepala pusing atau berkunang-kunang,

  • Denyut jantung yang cepat,

  • Kulit terlihat pucat, terutama di sekitar tangan, kuku, dan kelopak mata,

  • Anak menjadi lebih rewel.

Shasha tidak menunjukkan gejala-gejala diatas, hanya susah makan, atau kadang porsi dikit dan BB naik dikit saja. Rada pucat ya setelah diambil darah, tapi dikasih cemilan dam susu ya segar lagi.


Itu rincian biayanya, darah lengkap, feritin dan serum ionnya jadinya seminggu, Sabtu periksa, Sabtu depannya baru keluar hasilnya. Kalau urine lengkap cuma 1 jam, tapi nampungnya kita sampai 3 jam karena baru yang ketiga kali berhasil hehe, kebalik sama darah diambilnya sebentar hasilnya yang lama.

Gejala ISK pada bayi :

  • Menangis saat buang air kecil,
  • Buang air kecil jadi lebih sering dan sedikit-sedikit,
  • Sering rewel,
  • Air kencing berbau tidak sedap, terlihat keruh atau berdarah,
  • Nafsu makan turun,
  • Mual dan muntah,
  • Terlihat lesu,
  • Demam.
Bayiku tidak ada tanda ISK tersebut, hanya makannya aja sedikit tidak nafsu makan.


Nah itu hasilnya, Alhamdulillah kalau hasil cek darah lengkap dan feritin juga ironnya bagus, berarti bayiku tidak kekurangan zat besi atau ADB/Anemia Defesiensi Besi. Cuma itu hasil urinenya leukosit esterase positif 1 harusnya negatif.


Dan hasil urine mikroskopis leukositnya 8 - 12, harusnya 0 - 5, sel epitelnya 10 -15 harusnya 0 - 1, nah dokter anaknya menyimpulkan bahwa ada ISK/Infeksi Saluran Kencing, ini yang menyebabkan kurang nafsu makan plus BB-nya naiknya dikit-dikit.



SPORETIC merupakan antibiotik yang mengandung Cefixime. Obat ini digunakan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rentan, antara lain infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, otitis media, faringitis dan tonsilitlis, bronkitis akut dan kronik. Dari Rabu minggu lalu sampai Selasa kemarin harus habis nih antibiotiknya, ini dicairkan dulu dengan air aqua 20ml, diminum sehari 2 x 2ml. Ya Alhamdulillah sekarang makannya lahap lagi, walau harusnya 0 negatif hasilnya tapi positif 1 hasilnya ngaruh ke nafsu makan ternyata ISK ini. 

Padahal Mami itu gercep ganti pempers, mau pipis atau pup apalagi. Di rumah pakai air hangat dengan waslap bersih, kecuali lagi pergi pakai tisu basah cussons gak iritasi atau ruam, pempers pun cocoknya mamypoko royal soft. Kecuali waktu itu sempat gejala diare pup mulu selama 2 hari iya ruam pada area miss v dan anusnya merah 

Dan ternyata gigi tumbuh pun ngaruh ya ke nafsu makannya apalagi saat gusi bengkak giginya mau muncul selain ences mulu. Jadi kalau saat gitu anakku maunya disuapin langsung pakai tangan, kena sendok rada meringis gak mau. Giginya yang numbuh baru 5 yang keenam baru nongol dikit.


Ini BB dan TB bayiku dari lahir sampai usia 9 bulan :
Lahir BB 2.705 kg, TB 49 cm, sempet turun pas usia 6 hari jadi 2.595 kg TB tetap 49 cm, dan kuning karena beda golongan darah sama Mami. ASI-nya kurang cocok makanya dibantu sufor waktu itu.
Usia 10 hari BB 2.785 kg, TB 49 cm.
1 bulan BB 3.595 kg, TB 50.7 cm.
2 bulan BB 4.455 kg, TB 54 cm.
3 bulan lebih 2 hari BB 5.080 kg, TB 60.2 cm.
4 bulan lebih 2 hari BB 5.660 kg, TB 62.3 cm.
5 bulan kurang 1 hari BB 6.140 kg, TB 62.3 cm.
6 bulan kurang 4 hari BB 6.530 kg, TB 64.4 cm.
7 bulan kurang 6 hari BB 6.900 kg, TB 65.5 cm.
8 bulan kurang 9 hari BB 6.916 kg, TB 67.2 cm.
8 bulan kurang 4 hari BB 7.005 kg, TB 69 cm.
8 bulan lebih 17 hari BB 7.015 kg, TB 70.0 cm.
9 bulan lebih 14 hari BB 7.25 kg, TB 70.4 cm.

Nah kan walau BB-nya 7.25 kg masih masuk batas normal BB bayi perempuan, apalagi TB-nya sesuai batas normal Alhamdulillah. Plus kalau sufornya juga aku pilihkan S26 gold yang banyak vitamin dan mineral juga zat besi. MPASI nya bervariasi plus suasana dibikin menyenangkan. Memang bayiku mah bosenan juga sama menu MPASI, jadi aku catat di buku mana yang dia suka dan tidak. Mana yang sudah dimasak beberapa kali dan belum, pasta pun makaroni dan mie buat bayi dari brokoli suka. Kadang disup atau variasikan dengan keju dan sayuran juga daging, ikan ma telur ayam dan telur puyuh ditim juga udah pernah. Yang gak suka dia abon sapi buat bayi sama kecap organik, gak begitu suka manis tapi suka gurih asin bayiku mah. Semoga makin sehat dan cerdas juga soleha ya anakku. Kemarin cek juga gak dicover asuransi, lumayan sih, cuma biar gak penasaran, harga segitu dibanding kesehatan anak dan dapatnya juga dengan ikhtiar plus doa selama 10 tahun, gak ada salahnya ikutin saran dokter. Alhamdulillah sekarang makannya sama ngemilnya lahap dan banyak, minum susunya pun tetap banyak.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog saya
Mohon tidak meninggalkan link hidup