Tuesday, July 14, 2020

Ke Dokter Gigi Saat Pandemi


Sakit gigi di tengah pandemi covid ini memang gak enak ya, kalau saat normal dulu kita bebas dan bahkan bisa scaling karang gigi setiap 6 bulan sekali. Tapi disaat pandemi gini disarankan jika sakit swamedikasi dulu dengan obat pereda nyeri gigi misal parasetamol atau asam mefenamat. Merknya banyak boleh yang mana saja asal ketika beli di apotek sesuai dosis yang disarankan Apoteker ya.

Nah akhir Juni lalu aku sakit gigi ada seminggu, sudah minum obat pereda nyeri masih aja nyut-nyutan, sungguh menggangu aktivitas sebagai istri dan ibu untuk menjalankan tugas sehari-hari. Nah karena belum membaik plus selain nyeri gigi mulai nyeri kepala kuputuskan ke dokter gigi.


Kupilih RS Sentra Medika dekat rumah, biar anakku sama suamiku nunggu di mobil gak turun plus RS yang tidak merawat pasien covid, cuma disini bisa skrining covid. Dan dari hamil plus melahirkan dan imunisasi bayi disini karena bisa pakai Asuransi Astra Life.
Disini dokter pakai APD, nakesnya juga plus bagian admin pakai masker dan faceshiled.

Nah kemarin kukira sakit gigi akibat gigi yang bolong, pas awal hamil juga gini nyerinya cuma waktu itu harus rongsen, tetapi karena hamil gak boleh rongsen hanya diinjeksi di gusi dan dibersihkan karang gigi di bagian yang sakit. Kemarin juga gitu katanya selama pandemi gak boleh scaling semua bagian gigi, cuma mengobati bagian yang sakit saja. Ternyata kemarin radang gusi bukan gigi bolong. Akhirnya dikuretase gusi giginya plus dibersihkan sisa makanan di bagian yang sakit. Kuretase adalah proses teknik bedah peridontal, dengan menghilangkan granulasi inflamasi yang menempel pada poket peridontal. Di RS Sentra Medika juga menerapkan jaga jarak/social distancing baik tempat duduk ruang tunggu pasien, bahkan di lift.


Bayar hanya APD dokter gigi 100 ribu rupiah, kalau dokter anak biasanya 50 ribu rupiah. Dan dikasih resep cataflam 5 tablet buat pereda nyeri dan radangnya diminum sehabis makan sehari 2x, dan obat kumur Alloclair dimana abis kumur sebanyak 10 ml, jangan makan dan minum selama 1 jam. Total dicover asuransi 344 ribu rupiah. Buat kalian yang sakit gigi tapi takut ke dokter gigi saat pandemi, tenang saja InsyaAllah aman, pilih RS swasta jangan negeri (agar tidak ramai plus gak berdekatan dengan pasien covid), atau klinik gigi juga boleh, yang menerapkan protokol kesehatan. Cek suhu tubuh ketika masuk RS, kita wajib pakai masker, cuci tangan dulu sebelum dam sesudah dari RS, ganti baju dan mandi sehabis dari RS.


1 comment:

Terima kasih sudah membaca blog saya
Mohon tidak meninggalkan link hidup