Friday, May 18, 2018

Dua Resto Sunda di Garut yang Instagramable


1. Darmaga Sunda,  terletak di antara tugu  batas kota, mau masuk kota Garut dan akhir kota Bandung. 
Darmaga itu kalau di Sunda itu, tempat ada airnya seperti danau,  dermaga atau pelabuhan tempat beristirahat. 
Pas nih restonya untuk makan sekalian istirahat bagi warga Garut dan Bandung atau siapa saja yang melintas disini.


Di Darmaga Sunda tempatnya tersedia kursi dan meja juga lesehan, keluargaku waktu itu malam hari selepas Magrib ke Isya milih yang lesehan. 
Dan tempatnya instagramable banget nih, kece buat swafoto dan berfoto bersama. 

Ada sepeda bebek air bisa sewa  25 ribu rupiah untuk beberapa menit biar bisa mengitari dan menikmati dermaga, bisa sewa beca mini mengitari dermaga cukup 10 ribu rupiah untuk beberapa menit, sekitar 15 menit.
Ada juga kapalnya terbuat dari kayu ada nahkoda dan berjejer meja kursi seperti makan dalam kapal laut. 
Anak-anak, keponakanku suka nih makan di Darmaga Sunda, sambil naik beca dan naik sepeda air. 


Ini dia menu yang kami pilih ayam goreng kampung, nasi liwet, tumis toge, tumis jamur dan tumis kangkung seafood, lengkap dengan sambel dan lalapan.  
Minumnya jus buah naga, jus stroberi dan alpukat, disediakan teh hangat tawar juga. 
Total segini dengan jus 5 gelas sekitar 300 ribuan lebih kurang dari 400 ribuan rupiah.
Rasanya lumayan enak dan bertambah nikmat dengan suasana malam di darmaga.  


2. Kampung Muara Sunda,  berada di kota Garut arah ke kecamatan Bayongbong. 
Suasana di Kampung Muara Sunda makan di tengah sawah dan kolam ikan emas. 
Disini pun instagramable dan menambah nikmat makan bersama keluarga. 


Selain buliran padi yang menguning dan kolam ikan, Kampung Muara Sunda juga banyak aksesoris domba Garut di setiap sudut ruangan yang ada meja kursi tempat makan, kita tetap memilih yang lesehan menghadap ke sawah dan sebelah kolam ikan. 


Ini dia menu yang kita pilih, ikan gurame bakar, nasi putih, goreng tempe tepung daun bawang, tumis iga sapi,  karedok sayur mentah tidak pedas juga tahu goreng beserta sambel dan lalapan. 
Alhamdulillah nikmat, rasa masakan yang lezat dan suasana tempat makan menambah kenikmatan ketika menyantap makanan ini. 
Minuman disediakan teh hangat tawar di teko dan kita pesan jus buah naga dua, jus stroberi satu dan jus alpukat satu. 
Total untuk semuanya lebih dari 300 ribuan kurang dari 400 ribuan rupiah. 

Nah kalau kamu mau pilih mana nih sobat, kalau kita suka dua-duanya makan di resto Darmaga Sunda dan Kampung Muara Sunda, sekaligus buat foto hihi. 


23 comments:

  1. Lokasinya bagus,kak
    Total harga menu untuk jumlah keluarga sebanyak itu terbilang cukup ekonomis juga yaa ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas enak makanannya, nyaman dan kece tempatnya dan lumayan terjangkau harganya untuk makan sekeluarga

      Delete
  2. Aku orang Sumatera yang cocok banget lidahnya dengan masakan Jawa dan Sunda. Suka dengan RM yang konsepnya tradisional gini. Apalagi makannya depan sawah, bisa nambaaaaaah terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah siip atuh mbak don, kalau masakan jawa cenderung manis, kalau masakan sunda cenderung asin gurih, iya betul depan sawah meningkatkan selera makan ya

      Delete
  3. Aduhh, salah besar nih saya baca artikelnya pas jam puasa, kan jadi... 😁 Hemmm, boleh nih jadi menu berbuka, dan sambil ngabuburit bisa pepotoan 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heuheu, iya tak bermaksud ngabibita hehe, iya bisa alternatif tempat untuk bukber mbak fen ��

      Delete
  4. Hmmmm. Dari tampilannya, Darmaga Sunda lebih menggoda untuk dikunjungi ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau aku suka dua duanya, tapi bebas memilih tergantung selera mau darmaga sunda atau kampung muara sunda :)

      Delete
  5. Hm...bisa jadi rekomendasi nih kalo sewaktu-waktu main ke Garut.. TFS mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak tanti siapa tahu liburan lebaran nanti bisa ke garut ya

      Delete
  6. Tempe mendoan, hahaha. Serasa ada yg kurang kalau menu yg satu itu nggak hadir di tengah2 kita.

    Kalau aku ngajak anakku, bisa jadi milih yg ada bebek airnya, Mbak. Sekalinya makan sambil rekreasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tempe goreng tepung di sunda mah, di jawa tempe mendoan mirip cuma agak beda citarasanya, iya para keponakan lebih suka yang darmaga sunda, kalau beca mini sama ada di kampung muara sunda juga

      Delete
  7. Wah serunya.. kayaknya yg nomor satu perlu dicoba besok pas lewat mau ke arah bandung.

    ReplyDelete
  8. Wah, cantik ya tempatnya. Kalau yg Darmaga kyknya ownernya friend di fbku juga. Karena dulu sering beberapa kali melihat update perjalanan bisnisnya mulai dari awal membangun. Senang deh kalau sekarang masih berjaya ya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah syukurlah kalau berteman, Darmaga Sunda juga keitung resto baru mbak ida

      Delete
  9. Kabitaa ihh pingin geura mudik ke Big trus main2 deh ke Garut

    ReplyDelete
  10. Bandung maksudna tehh hahaha kunaon kalahka Big

    ReplyDelete
  11. Kalo ke resto Sunda tuh sukanya oesen pepes, bumbunya suka banget. Jadi kangen jalna kesana ih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pepes ikan dan pepes ayamnya enak, kuncinya di bumbu dan daun kemangi kalau pepes sunda mah, hayu atuh ka bandung garut mbak wati :)

      Delete
  12. Menu makanannya enak semua. Tempatnya juga asik. Duh, jadi pengen ke Garut.

    ReplyDelete
  13. wah salah bgt blog walking ke postingan tentang restoran. aku jadi lapar :(

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca blog saya
Mohon tidak meninggalkan link hidup