Tuesday, June 4, 2019

MESJID DI JAKARTA DAN SEKITARNYA YANG BAGUS ARSITEKTURNYA


 Mesjid Ramlie Musofa

Besok kita umat muslim akan berlebaran 1 Syawal 1440 H, dimana setelah berpuasa sebulan lamanya, meraih kemenangan di Hari Raya Idul Fitri. Mau di kota manapun pasti pagi hari bersama keluarga tercinta akan pergi untuk solat Idul Fitri berjamaah di mesjid, atau lapangan jika jamaah tidak tertampung di mesjid. Kalau dulu di Semarang Demak aku solat Idul Adha di mesjid Agung Jateng, kalau Lebaran Idul Fitri di Garut aku solat Idul Fitri di halaman mesjid Agung Tarogong atau mesjid agung Garut. Kalau di Ponorogo solat Iednya di lapangan dekat mesjid.
Ketika suami dipindah ke Jakarta aku sudah pernah solat Idul Adha di Istiqlal, solat Dhuha di Ramlie Musofa, dan solat Dzuhur di AT-Tiin dan Ashar di Kubah Mas.

Ada 4 mesjid di Jakarta dan Depok yang bagus arsitekturnya yaitu : 
1. Mesjid Ramlie Musofa, terletak di Jalan Danau Sunter Raya Selatan Blok I / 10 No. 12C -14A RT.13/ RW.16, Sunter Agung. Tanjung Priok Jakarta Utara. Sekilas bangunannya mirip Taj Mahal India, selain tulisan Arab ada tulisan Cina disini, jadi ada 3 bahasa Indonesia, Arab dan Mandarin di mesjid ini. Mesjid ini dibangun 2011 oleh bapak Ramlie keturunan Thinghoa. Musofa adalah singkatan dari nama anaknya Muhammad, Sopian dan Fabian. Selain solat  dipakai akad nikah juga disini. Aku dan suamiku baru sekali kesini untuk solat Dhuha, boleh juga kok berfoto disini.


I
 Mesjid Istiqlal

2. Mesjid Istiqlal terletak di Jl. Taman Wijaya Kusuma Ps.Baru Kec.Sawah Besar Jakarta Pusat. Bisa menampung 200 ribu orang, selesai dibangun 1978. Istiqlal artinya merdeka, terbesar di Asia Tenggara dekat dengan Monas, dan gereja Katedral Jakarta. Masuk mesjid ini jika ada pejabat negara kita bakalan diperiksa dulu di depan, disarankan bawa plastik untuk wadah sendal, jika hari Raya penuh mesjidnya. Kalau hari biasa gak terlalu penuh. Sudah 2x aku dan suamiku ke mesjid Istiqlal pas solat Idul Adha dan solat Dzuhur pas hari biasa bersama ortuku. Banyak makanan dan minuman dijual di halaman mesjid ini dekat area parkir, ada sate padang, rujak buah, dan kelapa muda juga teh hangat.

Mesjid AT-Tin

3. Mesjid AT-Tin, terletak di Jl. Taman Mini I No. 3, RW.3 Pinang Ranti Kec. Makasar Jakarta timur. Dibangun oleh keluarga presiden kedua RI bapak Soeharto, inisiatif anak-anaknya setelah ibu Tien pergi ke Mekkah ingin bangun mesjid. Di mesjid ini juga sering dipakai akad nikah, aku dan suamiku sudah 2x kesini untuk solat Dzuhur dan Ashar bersama ortuku. Mesjid At-tin dibangun tahun 1999 dan bisa menampung 9 ribu orang, luasnya 70 ribu meter persegi, menampung 1850 orang.

Mesjid Kubah Mas

4. Mesjid Kubah Mas, terletak di Meruyung Limo  Depok Jawa Barat, kubahnya ada 5 yang terbuat dari emas. Mesjid ini didirikan oleh Dian Al Mahri pengusaha asal Banten yang gemar sedekah. Bangunannya selesai 2006, dan luasnya 50 hektar juga bisa menampung 20 ribu orang. Banyak yang itikaf disini kemarin, ada yang berasal dari Depok, Jakarta dan Bogor bahkan Jawa untuk beritikaf disini. suasananya mendukung khusyu untu beribadah. disediakan takjil dan makan sahur plus mesin cuci untuk jamaah yang menginap disini untuk itikaf. Ada beberapa Al quran untuk tilawah, dan solat Tarawehnya 23 rakaat, jumlah bacaan hampir 1 juz. Kemarin aku dan suamiku hanya solat Ashar disini dan ngaji Yasin. Dulu pernah sama mamahku kesini ikut piknik om dan tanteku, kalau gak salah gak jauh dari sini ada kampung Cina. Masuk parkir mobil disini 15 ribu rupiah.

Memang perempuan bagusnya solat di rumah, tetapi asalkan bersama mahramnya boleh ikut solat jamaah di mesjid. Di setiap daerah aku senang terhadap mesjid sekalian solat dan istirahat, mesjid Demak dulu pernah 2x solat disana, mesjid Pekalongan dan Tasikmalaya juga mesjid Sumedang pernah disinggahi ketika mudik ke rumah ortu atau mertua. Mesjid yang kangen selalu ingin kesana lagi bagiku dan suamiku adalah mesjid Nabawi, mesjid Aqso dan masjidil Haram. Kalau ke LN juga suamiku udah pernah ke mesjid Biru Istanbul Turki. Dan kemarin bulan Rajab bisa solat magrib  di mesjid selat Melaka, mesjid Jameek wanita gak boleh masuk karena mau dipakai Jumatan waktu itu, dan Dhuha mau Dzuhur di mesjid Putrajaya Malaysia. Ketika kaki melangkah ke mesjid malaikat menyertai, dan coba saja tengok ketika ada musibah mesjid tetap berdiri kokoh seperti mesjid Baiturrahman Aceh. Itu sebabanya aura ibadah makin semangat kalau berjamaah di mesjid. Semoga kita semua termasuk manusia yang suka memakmurkan mesjid ya, Aamiin.




No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog saya
Mohon tidak meninggalkan link hidup