Thursday, October 19, 2023

Senyum Harapan Untuk Anak Sumbing


Bibir sumbing itu terjadi karena selama kehamilan kekurangan asupan vitamin A juga radiasi , dan akibat jaringan yang membentuk bibir tidak menyatu atau menutup dengan sempurna sebelum kelahiran sehingga ada celah. Ini ketika dalam kandungan proses pembentukan bibir bayi mulai terjadi pada usia kehamilan 4–7 minggu. Cara mencegah bibir sumbing pada bayi yaitu rutin periksa kehamilan di bidan dan dokter kandungan, menghindari asap rokok juga tidak merokok dan tidak minuman beralkohol, menjaga berat badan ideal dan makan makanan bergizi juga seimbang nutrisinya tercukupi.

Ketika hamil ibu hamil tidak boleh kekurangan asam folat, zinc, vitamin B kompleks. Jika sudah lahir bayi yang alami bibir sumbing bisa dilakukan operasi, operasi dilakukan sesuai dengan lebar bibir sumbing bayinya, bisa dilakukan beberapa tahapan, yang pertama dilakukan ketika bayi usia 3 bulan disebut operasi sumbing bibir/labioplasty, usia 10-12 bulan operasi langit-langit/palatoplasty, usia 1 tahun terapi wicara, umur 7-9 tahun operasi gusi, dewasa operasi tulang-tulang muka/kesimetrisan. Bayi bibir sumbing bisa lancar pelafalan bicara kelak ketika remaja dan dewasanya, jika tepat penanganan dan segera dioperasi.

Cuma di Indonesia bibir sumbing suka dikaitkan mitos karena karma ortunya atau dianggap aib, padahal pemicunya karena pas hamil kurang vitamin, kurang nutrisi dan akibat radiasi tadi.
Nah jika bayi yang alami bibir sumbing ini lahir di keluarga mampu, mungkin untuk operasi pasti segera, tapi lain halnya untuk keluarga yang tidak mampu, bahkan mungkin sampai dewasa ada yang dibiarkan.


Di Aceh, ada penggiat memberikan pendampingan untuk penderita bibir sumbing dan langit-langit mulut, yaitu pak Rahmad Maulizar, lahir di Meulaboh Aceh 20 September 1993. Pak Rahmad giat mensosialisasikan Smile Train Indonesia dan Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh. Smile Train ini mengadakan layanan gratis untuk operasi bibir sumbing dan langit-langit mulut bagi pasien tidak mampu di Aceh. Pak Rahmad mendapatkan SATU Indonesia Award tahun 2021 karena kegiatan Smile Train ini. Setiap bulannya ada 40 pasien di operasi melalui tangan DR.M.Jailani, SpBP-RE (K), dokter ahli bedah plastik, dokter Jailani jadi mitra Smile Train. Selain dokter Jailani ada juga dokter Mirna Sari dan dokter Syamsul Rizal, sudah lebih dari 5000 orang yang melakukan operasi bibir sumbing gratis di Smile Train ini. Tim bedah plastik inilah yang melakukan operasi gratis, baik obat dan kamar ditanggung Smile Train. Berdiri Smile Train 2007 dipelopori dr. Muhammad Jailani bersama tim.

Para pasien operasi gratis bibir sumbing di Smile Train ini merasakan senyum sempurna dan punya harapan baru dalam hidupnya. Pak Rahmad pun tadinya pasien bibir sumbing selama 18 tahun, lalu di operasi gratis 2011, lalu bergabung tahun 2008 dengan Smile Train ini. Karena pengalaman beliau itu giat ke pelosok desa mengajak pasien dan keluarganya untuk mendapatkan pelayanan operasi bibir sumbing gratis dari Smile Train Indonesia. Keren banget ya kalau banyak orang yang peduli dengan sesama seperti pak Rahmad ini, makin banyak yang bisa merasakan senyum indah dan punya harapan baru setelah operasi bibir sumbing atau celah langit-langit mulut. Dalam menjalankan perannya pak Ahmad suka ditemani istrinya Noviani, pernah diejek, dikejar dengan senjata tajam karena dikira mau nipu. Memang tantangan menjadi pekerja sosial itu tak mudah ya, harus kuat mental tahan banting. Bagi Pak Rahmad masa depan anak-anak Aceh terutama yang menderita bibir sumbing lebih penting, agar mereka tampil percaya diri dan meraih kesuksesan.



1 comment:

  1. Pak Rahmad keren banget. Perjuangan dan dedikasinya perlu diacungi jempol dan benar-benar memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. Gak heran, berkat dedikasi, perjuangan, kontribusi dan konsistensinya, blio memperoleh apresiasi dari Astra Internasional melalui Satu Indonesia Award. Luar biasa!

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca blog saya
Mohon tidak meninggalkan link hidup